NOVES
Senin, 14 Juli 2014

Q:

Gagal Lagi, Gagal Lagi

Pak, saya telah berjuang habis-habisan tetapi terus-menerus gagal. Kenapa ya, Pak? Saya harus bagaimana?
Noves (via Twitter)

AW:

Tidak masalah. Lebih baik gagal dulu, baru nanti kita bisa berdiri kokoh saat meraih keberhasilan. Sukses yang membanggakan itu tidak ada yang instan. Ada proses berliku, yang tentu harus disertai dengan evaluasi. Kita juga harus yakin pada diri sendiri, mau berjuang, serta berkorban. Sukses selalu untuk Anda!

 

FITRIANI
Kamis, 10 Juli 2014

Q:

Tim Kuat dan Hebat

Saat ini saya dipercaya atasan untuk mengepalai sebuah tim. Menurut Bapak, bagaimana caranya, agar tim saya menjadi tim yang kuat dan hebat?

AW:

Rahasia untuk memiliki tim yang kuat dan hebat adalah selalu bekerja sama dengan landasan contoh nyata dan komunikasi yang intens. Rasa saling percaya dan kemampuan mengisi kelebihan satu sama lain akan menjadi kekuatan yang mampu memajukan tim Anda secara luar biasa.

YUNAN N
Selasa, 8 Juli 2014

Q:

Karier atau Pendidikan?

Saat ini saya sedang di persimpangan jalan, Pak. Lebih baik saya pilih karier atau pendidikan, ya? Mohon dibantu mencerahkan.

AW:

Dua-duanya saling menyokong. Karier akan berkembang kalau pendidikan juga semakin baik. Sebab, dari pendidikan kita juga akan memiliki wawasan lebih luas untuk memaksimalkan karier. Dan perlu diketahui, jangan membatasi pendidikan dengan hanya yang formal saja, karena banyak ilmu non-formal yg juga penting untuk pengembangan karier.

Namun, kalau pilihan harus salah satu antara mana yang harus didahulukan antara karier atau pendidikan, Anda perlu menimbang lebih jauh, rencana jangka pendek dan jangka panjang apa yang sedang Anda persiapkan saat ini. Orientasi dari rencana itu akan membuat Anda lebih menentukan prioritas mana yang perlu didahulukan agar keduanya bisa saling menyokong untuk masa depan.

INDAH SARI DEWI
Senin, 7 Juli 2014

Q:

Agar Semangat Terjaga

Salam sukses luar biasa Pak! Bagaimana caranya agar semangat kita tetap terjaga dan konsisten? Terima kasih.

AW:

Lawan sikap-sikap yang mengendurkan semangat, seperti malas, tidak disiplin, dan sebagainya. Kita sendiri yang punya kuasa atas diri sendiri, jadi kita sendirilah yang bisa dan mampu mengendalikan semangat. Sebagai penguat, baca buku-buku inspiratif atau datang ke seminar-seminar motivasi untuk berkumpul dengan orang-orang yang punya semangat ekstra. Dengan begitu, Anda akan terbiasa berpikir positif dan selalu terdorong untuk menjaga semangat dalam diri.

YOGI N. CAKHYO
Selasa, 1 Juli 2014

Q:

Tips Memilih Partner Bisnis

Pak, tolong bagikan kiat jitu untuk memilih partner bisnis yang baik.

AW:

Cari orang yg punya karakter dan mentalitas positif, serta punya rekam jejak yang baik. Tentu, akan jauh lebih baik kalau kita punya chemistry dan ketertarikan bidang yang sama sehingga untuk berbagi tugas bisa dilakukan dengan lebih mudah.

WL
Jumat, 27 Juni 2014

Q:

Karyawan Jadi Mandiri

Saya usaha ponsel. Belakangan, karyawan saya mengundurkan diri dengan cara yang kurang enak, dan ternyata mereka sekarang malah membuka toko sejenis di dekat toko saya. Menurut Bapak, saya harus bagaimana?

AW:

Sebenarnya, wajar saja jika karyawan ingin mandiri. Apalagi, jika ia merasa ilmunya sudah cukup. Anda sebagai mantan pimpinan mereka seharusnya bisa lebih lapang dada dan berpikiran terbuka. Kalau pun posisinya saat ini malah menjadi pesaing, sebenarnya dengan Anda pernah menjadi bos mereka, seharusnya Anda tak perlu khawatir karena pengalaman Anda jelas lebih luas dari mereka. Namun ada baiknya, coba ajak berkomunikasi. Siapa tahu, Anda dan mereka malah bisa saling melengkapi nantinya, sehingga persaingan bisa berubah jadi malah saling menguntungkan.

DAVID
Rabu, 18 Juni 2014

Q:

Yakin Sukses, Tapi

Salam luar biasa, Pak! Saya selalu yakin bahwa saya akan sukses di masa depan. Tapi Pak, terkadang muncul keraguan dalam diri saya. Kadang saya berpikir bagaimana bila saya gagal setelah perjuangan sekian lama saya tempuh. Dan kemungkinan tersebut tidak tertutup, mengingat hal apapun bisa terjadi di masa depan. Bisa saja saya amat sukses, tapi bagaimana jika bisnis saya gagal? Pesimis memang harus dihindari, tapi tidak salah untuk berpikir demikian kan? Bagaimana Pak, untuk menghilangkan rasa ragu tersebut, dan dapat "memastikan" keberhasilan untuk masa depan saya? Semoga Bapak berkenan menjawab hal ini.

AW:

Keraguan itu manusiawi. Pesimis pun juga manusiawi. Tapi, jika ingin sukses, hal semacam itu harus bisa kita taklukkan dan hilangkan. Lawan segera sifat negatif yang acap muncul dengan menyiapkan diri secara maksimal. Satu-satunya cara untuk memastikan keberhasilan di masa depan adalah dengan berjuang mati-matian hari ini. Jadi, jangan takut dengan masa depan, dan jangan menyesal dengan hari kemarin. Sepanjang kita sadar dan mau berjuang, jalan menuju sukses pasti terbuka sangat luas.

AMALIA
Selasa, 10 Juni 2014

Q:

Kuliah atau Tidak?

Pak, saya sudah 5 kali daftar di Perguruan Tinggi Negeri, tapi tidak ada yang berhasil/lolos. Saya hampir putus asa dan sempat berpikir, “Kuliah atau tidak, ya?” Minta solusinya, Pak.

AW:

Kuliah itu tidak terbatas harus di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Banyak Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang juga berkualitas. Yang utama sebenarnya adalah kualitas manusianya. Yakni, bagaimana Anda bisa terus belajar, menyerap ilmu, dan akhirnya menerapkan ilmu itu untuk mewujudkan cita-cita. Tapi, jika ukuran harus masuk PTN adalah standar yang ingin Anda capai, coba evaluasi, mengapa sampai lima kali gagal? Mungkin harus belajar lebih rajin, belajar lebih banyak kisi-kisi soal, dan mungkin kurang teliti administrasi. Terus mencoba dan pantang putus asa!

HANIFA
Senin, 2 Juni 2014

Q:

Antara Teman dan Perasaan

Pak Andrie, saya seorang siswi SMA yang ingin membanggakan kedua orangtua. Maka, saya belajar terus dengan sangat keras. Alhamdulillah saya mendapat juara kelas. Namun apabila ada teman yang lebih berhasil dari saya, misalnya menang dalam suatu perlombaan yang juga saya ikuti, hati saya rasanya kesal sekali. Saya sudah mencoba untuk menenangkan diri tapi hal itu teringat terus. Bagaimana pandangan Bapak akan hal ini?

AW:

Kompetisi itu memang sering kali membuat kita kurang nyaman saat mengalami kekalahan. Jangan khawatir, itu sangat manusiawi. Namun, justru hal semacam itu jika dikelola dengan cara positif malah bisa menjadi pemicu untuk kita menjadi lebih baik. Karena itu, saat kalah oleh teman dan terus teringat, coba berlatih lebih tekun, bekerja lebih giat, belajar lebih rajin. Orang lain lebih baik dari kita biasanya karena memang mereka berbuat lebih. Karena itu, jadikan kekalahan sebagai evaluasi untuk memacu diri berbuat yang lebih dan lebih lagi. Selamat berjuang!

KITTY ANDRI
Rabu, 14 Mei 2014

Q:

Usaha Terus atau Berhenti

Pak Andrie, saya ingin menanyakan pendapat Bapak tentang usaha yang sedang saya jalankan. Saya menjalankan usaha keluarga yaitu industri kecil pengolahan biji kopi yang sudah berjalan lebih dari 50 tahun, tapi baru saya tangani 5 tahun belakangan. Ketika saya ambil alih usaha ini, motif saya semoga usaha ini bs berkembang. Tapi ketika saya jalani, tidak segampang yang saya bayangkan. Karena tergerus ekonomi, keadaan semakin berat. Lantas saya membuka usaha gerobak kopi di depan Indomaret dengan usaha kilang kopi yang masih berjalan. Usaha ini sudah berjalan setahunan, tapi saya selalu mendapat kendala baik di bagian sales maupun SDM juga tidak mendukung. Sekarang ada bisikan agar saya menghentikan usaha ini.

Terus terang saja, saya sudah agak capek batin belakangan ini, tapi sangat sayang bila usaha yang saya kerjakan sia-sia begitu saja. Saya hendak menanyakan pendapat Pak Andrie, apakah untuk menuju kesuksesan itu memang perlu perjuangan dan kegigihan ataukah memang saya harus mencari jalan lain?

AW:

Tak ada usaha yang sifatnya instan. Semua pasti mengalami proses perjuangan. Apalagi kalau usaha sudah berjalan 50 tahun, seharusnya ada banyak pembelajaran yang bisa dipetik untuk perbaikan. Namun memang, belakangan ini perkembangan zaman berjalan begitu cepat. Karena itu, butuh inovasi yang serbacepat pula untuk menghadapi perubahan.

Soal sales dan SDM memang hal yang perlu mendapat perhatian. Tetapi sebenarnya, semua berujung pada bagaimana kualitas dan pelayanan bisa dimaksimalkan, baik bagi konsumen maupun ke internal perusahaan. Coba komunikasikan dengan semua tim yang membantu, cara-cara apa lagi yang bisa dipakai untuk lebih meningkatkan hasil.

Misalnya, coba ajak komunikasi dengan komunitas penggemar kopi, ajak kerja sama pihak lain untuk membuat acara-acara yang bisa mendatangkan lebih banyak konsumen. Selalu ada jalan jika Anda dan tim mau berusaha mencari cara untuk terus mengembangkan usaha tersebut. Selamat mencoba dan terus berjuang!

AJUKAN PERTANYAAN KEPADA ANDRIE WONGSO
Nama
Email
Subjek
Pertanyaan
Nama
Email


  • KREATIF
  • ENERGIK
  • DINAMIS

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambut dengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiap waktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif, penuh energi, dan dinamis. Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, dan Dinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

- KREATIF -
Ia adalah sumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

- ENERGIK -
Sesuai hukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harus mengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupan ini.

- DINAMIS -
Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikan diri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan “Kreatif, Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru dan bermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
CLOSE
KIRIM ARTIKEL

Untuk diketahui bersama ada beberapa pokok yang perlu diperhatikan:
1. Karya sendiri dan bukan jiplakan
2. Bahwa artikel harus bernafaskan motivasi dan pembelajaran sesuai dengan visi dan misi Andriewongso.com
3. Bahwa artikel yang masuk semua harus melalui proses filterisasi (Tidak semua artikel yang masuk pasti ditampilkan)
4. Penjadwalan artikel adalah ditentukan oleh pihak Andriewongso.com dan bukan pihak pengirim artikel.
5. Pilih kategori yang tepat dengan artikel Anda, dan pihak Andriewongso.com berhak untuk mengatur ulang kategori artikel yang akan ditampilkan bila dirasa kurang sesuai.
6. Harap melampirkan foto diri ataupun logo (untuk campus corner) Anda, artikel tanpa foto tidak akan ditampilkan.
7. Isi artikel efektif adalah jangan lebih dari 3000 karakter (Maksimalkan 1 lembar) atau di buat serial.
8. Isi artikel tidak boleh menyinggung soal Suku, Agama maupun Golongan ataupun Etnis tertentu. (SARA)
9. Isi artikel tidak boleh yang berpotensi menimbulkan perselisihan, permusuhan, kebencian, dan sebagainya.
10. Dilarang memasang foto atau gambar-gambar yang tidak senonoh (misalnya yang berbau pornografi atau berbau SARA)
11. Isi artikel tidak diperbolehkan mengandung tujuan IKLAN tanpa seijin pihak Andriewongso.com
CLOSE
KIRIM TESTIMONIAL

CLOSE
KIRIM MOTIVASI

CLOSE