HENDRA
Rabu, 19 November 2014

Q:

Promosi Program Studi

Pak, saya bekerja sebagai dosen di salah satu universitas. Kebetulan, program studi yang saya pegang (D3 Pemasaran), paling sedikit peminatnya. Untuk itu, saya sudah bagikan brosur, promosi di website, sampai terjun langsung ke sekolah. Namun belum berhasil. Mohon kiat jitu dari Bapak. 

AW:

Pemasaran adalah soal bagaimana kita mengomunikasikan produk secara tepat pada sasaran yang dituju. Selain itu, kualitas sang pemasar sendiri juga acapkali menjadi penentu seseorang untuk memilih produk tertentu. Karena itu, menurut saya, Anda bisa coba makin menggencarkan promosi eksistensi diri, misalnya dengan menulis soal materi pemasaran di media massa, mengisi seminar tentang pemasaran, hingga membuat branding yang intinya, agar mampu meyakinkan orang bahwa sekolah Anda—dan Anda sebagai dosennya—memang sekolah yang tepat dan meyakinkan untuk belajar soal pemasaran.  


ARTHANA PUTRA
Sabtu, 15 November 2014

Q:

Percepatan Penghasilan

Pak AW, saya ingin sekali mengalami percepatan penghasilan. Dari berbagai literatur yang saya baca, disarankan memiliki massive income. Kalo boleh tahu, bagaimana cara mendapatkannya, atau minimal cara melihat peluangnya? 

AW:

Mungkin yang Anda maksud itu adalah pendapatan dari berbagai bidang. Atau, bisa jadi yang dimaksud adalah passive income.

Apa pun yang dimaksud, yang pasti semua ada proses dan waktunya. Percepatan penghasilan hanya akan terjadi pada mereka yang mau bekerja keras, berinvestasi cerdas, dan terus belajar mengembangkan diri pada bidang yang dikuasainya.


WAHIDIN JATI
Rabu, 12 November 2014

Q:

Tambang Gunung Batu

Pak, saat ini saya ada tambang gunung batu namun saya belum ada pengalaman di dalam menjalankan bisnis ini. Saya juga perlu modal yang cukup besar untuk menjalankannya. Mau cari investor, bagusnya dari kalangan apa, Pak? Dan bagaimana cara memasarkannya, mohon saran dari Bapak.

AW:

Pak Wahidin, punya mimpi boleh, ada peluang juga bagus untuk dimaksimalkan. Namun, jika tak ada pengetahuan dan pengalaman sama sekali, mungkin perlu waktu belajar lebih banyak sebelum mencari partner atau investor yang mau membantu. Apalagi dengan modal yang besar, sudah tentu investor akan memilih berinvestasi pada orang yang memang terbukti punya kapasitas dan kemampuan yang cukup pada bidangnya. Soal pemasaran, banyak cara yang bisa dilakukan. Namun yang pasti, kualitas hasil kerja itulah yang akan memaksimalkan hasil pemasaran. 


ISMAIL
Senin, 10 November 2014

Q:

Atasan Menggampangkan Kerja

Saya seorang karyawan swasta. Akhir-akhir ini semangat bekerja saya sangat menurun karena saya tidak terlalu suka dengan atasan. Atasan saya itu terlalu menggampangkan semua urusan kerja. Imbasnya, sangat besar bagi saya dan rekan-rekan kerja. Kami terbebani dengan tugas-tugas yang diberikan, tapi atasan saya itu hanya santai saja, dan tidak memberikan motivasi kepada kami. Mohon jalan keluarnya, Pak. Terima kasih.

AW:

Ada baiknya bicara baik-baik dengan pimpinan, bagaimana agar perusahaan bisa lebih maju. Jangan takut memberi masukan dan kritikan. Sebab, mungkin jika dibiarkan, perusahaan/pimpinan bisa terjebak di zona nyaman yang justru bisa melenakan, sehingga ujungnya saat terjadi perubahan, perusahaan jadi tak siap dan kalah bersaing.

Namun, jika memang akhirnya pimpinan tidak bisa berubah, dan lingkungan kerja pun tak memungkinkan untuk berkembang lagi, mungkin mencari pekerjaan baru bisa menjadi satu opsi. Semoga bisa jadi solusi yang membawa kebaikan untuk semua tim.


LAGA NOERDI HAMZAH
Senin, 3 November 2014

Q:

Bekerja Tidak Sesuai Minat

Pak Andrie Wongso yang luar biasa, saya sekarang bekerja tidak sesuai dengan minat. Saya merasa berat dan susah dalam mempelajari apa yang saya kerjakan. Terkadang saya ingin berhenti, tapi jika demikian saya malu kepada orangtua dan teman-teman (saya sudah berjanji dan pamitan, serta minta doa mereka agar saya bisa bekerja dengan baik).

Pertanyaannya, apakah saya harus berhenti di pekerjaan saya yang sekarang, lalu bekerja sesuai minat dan apa yang saya sukai? Atau saya tetap bekerja agar tidak mengecewakan mereka, sambil menabung modal untuk membuka usaha sendiri (tapi dalam jangka waktu yang lama)? Mohon jawabannya.

AW:

Halo Noerdi,

Bekerja adalah soal tanggung jawab. Jika memang saat ini Anda bekerja tidak maksimal karena merasa belum sesuai dengan minat dan akhirnya jadi stagnan atau bahkan bisa mengganggu keseimbangan tim, ada baiknya Anda cari pekerjaan lain yang lebih sesuai. Untuk itu ada baiknya Anda evaluasi diri sendiri. Sebab, tak jarang orang bekerja belum sesuai minat, namun karena punya komitmen kuat, bekerja dengan hati, menjaga amanah sesuai yang dipercayakan, lama-lama hal yang kurang disuka bisa jadi hal yang biasa, dan malah ujungnya bisa berprestasi pula.

Sedangkan untuk membuka usaha itu pun sebenarnya juga merupakan sebuah pilihan yang belum pasti. Karena itu, pilihan ada di tangan Anda. Perluas wawasan, jangan gegabah ambil keputusan, pilah pilih dan pertimbangkan mana yang terbaik untuk Anda dan orang-orang terdekat. 




Kirimkan Pertanyaan Anda


Nama

Email

Subject
Pertanyaan