JONATHAN PRIESTLY
Senin, 18 Agustus 2014

Q:

Menentukan Arah Sukses

Belakangan ini, saya terus berpikir untuk keluar dari pekerjaan saat ini karena ketidaknyaman dalam bekerja. Yang ada di pikiran saya adalah saya ingin sukses dan saya ingin berkarier, tetapi saya bingung dari mana harus saya mulai. Menurut Pak Andrie, saya harus bagaimana? Karena saya ingin sekali mencapai puncak sukses dan siap berjuang, namun tidak tahu arah yang tepat.

AW:

Halo, Jonathan. Untuk sukses, pasti harus diperjuangkan. Dan, sering kali itu harus diperjuangkan dalam kondisi yang serba tidak nyaman, serba penuh tantangan. Karena itu, coba lihat dan evaluasi, apa yang membuat ketidaknyamanan saat ini. Jika memang Anda sudah memberikan yang terbaik dan belum mendapatkan hasil yang sepertidiharapkan, coba tahan diri. Atau, pilihannya adalah mencari tempat lain yang bisa menampung Anda untuk meningkatkan kapasitas dan prestasi diri. Tetap berjuang, tunjukkan semangat, dan tetapkan target besar di depan, maka jalan menuju sukses akan selalu terbuka untuk Anda.


RATNA
Kamis, 7 Agustus 2014

Q:

Ingin Mandiri dan Berhasil

Pak Andrie, perceraian membuat saya down dan depresi berat. Dengan berbagai upaya saya berusaha bersabar bertahan dalam menjalani pernikahan lebih 16 tahun. Dalam batas kesabaran dan kekuatan diri saya yang terus mendapat intimidasi, KDRT juga dibatasi ruang gerak, perceraian adalah jalan terbaik untuk kesembuhan ketenangan psikis. Saya harus menebus mahal sebuah ketenangan kesembuhan psikis, dengan kehilangan segalanya.

Hidup harus terus berjalan, saya tidak boleh terus terpuruk dalam kondisi down. Saya ingin memiliki usaha yang dapat menghasilkan uang untuk membuat saya mandiri dan berhasil. Saya bingung harus berusaha apa? Saya tidak memiliki kemampuan, modal maupun dukungan keluarga. Saya kini seperti sebatangkara tanpa ada satupun yang peduli karena semua orang, termasuk keluarga menjauhi, mencaci maki, menghina merendahkan diri karena saya kini bukan siapa siapa dan tidak memiliki apa apa.

Saya sudah mencoba melamar pekerjaan di perusahaan tapi ditolak dengan alasan tidak ada dokumen. Saya tidak memiliki dokumen ijazah karena semua terbakar.

Pak Andrie, saya mohon advice supaya saya bisa bangkit dan tetap bersemangat menjalankan hidup setlah badai keras menghantam. Saya ingin buktikan saya bisa mandiri dan berhasil.

Terimakasih atas waktu dan pengertian Pak Andrie.

AW:

Untuk Ratna yang luar biasa, saya salut dengan semangat Anda untuk mau bangkit dan segera kembali melangkah setelah mengalami masa penuh cobaan. Semangat ini adalah modal dasar untuk meraih apa yang ingin Anda perjuangkan. Saran saya, coba gali kemampuan apa yang Anda kuasai, mengerti, dan pahami saat ini. Entah menjahit, memasak, atau hal lain yang bisa jadi sebelumnya hanya sekadar hobi. Tekuni dan fokus pada salah satu kelebihan tersebut, dan perjuangkan untuk meraih hasil maksimal. Saya tahu, tidak mudah memang. Tapi, dengan tekad kuat, selalu ada jalan menuju hasil yang Anda impikan. Tetap semangat!!!


NOVES
Senin, 14 Juli 2014

Q:

Gagal Lagi, Gagal Lagi

Pak, saya telah berjuang habis-habisan tetapi terus-menerus gagal. Kenapa ya, Pak? Saya harus bagaimana?
Noves (via Twitter)

AW:

Tidak masalah. Lebih baik gagal dulu, baru nanti kita bisa berdiri kokoh saat meraih keberhasilan. Sukses yang membanggakan itu tidak ada yang instan. Ada proses berliku, yang tentu harus disertai dengan evaluasi. Kita juga harus yakin pada diri sendiri, mau berjuang, serta berkorban. Sukses selalu untuk Anda!

 


FITRIANI
Kamis, 10 Juli 2014

Q:

Tim Kuat dan Hebat

Saat ini saya dipercaya atasan untuk mengepalai sebuah tim. Menurut Bapak, bagaimana caranya, agar tim saya menjadi tim yang kuat dan hebat?

AW:

Rahasia untuk memiliki tim yang kuat dan hebat adalah selalu bekerja sama dengan landasan contoh nyata dan komunikasi yang intens. Rasa saling percaya dan kemampuan mengisi kelebihan satu sama lain akan menjadi kekuatan yang mampu memajukan tim Anda secara luar biasa.


YUNAN N
Selasa, 8 Juli 2014

Q:

Karier atau Pendidikan?

Saat ini saya sedang di persimpangan jalan, Pak. Lebih baik saya pilih karier atau pendidikan, ya? Mohon dibantu mencerahkan.

AW:

Dua-duanya saling menyokong. Karier akan berkembang kalau pendidikan juga semakin baik. Sebab, dari pendidikan kita juga akan memiliki wawasan lebih luas untuk memaksimalkan karier. Dan perlu diketahui, jangan membatasi pendidikan dengan hanya yang formal saja, karena banyak ilmu non-formal yg juga penting untuk pengembangan karier.

Namun, kalau pilihan harus salah satu antara mana yang harus didahulukan antara karier atau pendidikan, Anda perlu menimbang lebih jauh, rencana jangka pendek dan jangka panjang apa yang sedang Anda persiapkan saat ini. Orientasi dari rencana itu akan membuat Anda lebih menentukan prioritas mana yang perlu didahulukan agar keduanya bisa saling menyokong untuk masa depan.


Terbaru