JLK
Jumat, 3 Oktober 2014

Q:

Potensi Diri

Salam Pak Andrie, saat ini saya bekerja di sebuah perusahaan sebagai staf biasa. Namun karena mampu menguasai banyak hal secara autodidak, saya kerap kali dimintai bantuan oleh staf lain—bahkan atasan dari luar departemen kerap mengajak berdiskusi mengenai jalan keluar suatu masalah. Yang menyedihkan, saya tidak dipandang oleh atasan saya sendiri. Bahkan ketika saya menyinggung kenaikan gaji,  beliau terlihat seperti tidak senang. Apakah saya harus menerima keadaan ini, atau mencari perusahaan lain yang lebih menghargai potensi saya? Tolong bantu saya menjadi orang yang lebih bijak dan kaya mental.

AW:

Kerja maksimal Anda pasti akan terbayar, entah dalam waktu dekat atau suatu saat nanti. Jika Anda terus bisa menunjukkan prestasi—saat hukum perubahan terjadi—mungkin saja tiba-tiba pimpinan berganti dan Anda akan segera mendapat perbaikan karier lebih cepat.

Atau, bisa jadi, saat ini ada headhunter yang sedang memperhatikan sepak terjang Anda, hingga saatnya tiba, akan memberikan penawaran kerja lain yang lebih baik. Untuk itu, jangan pernah mengendurkan semangat. Tetap berusaha, bekerja, dan berkarya maksimal!


REZA
Kamis, 25 September 2014

Q:

Gelar Pendidikan Hanya Sampai SMP

Pak Andrie yang LUAR BIASA, semua orang bilang kepada saya, bahwa saya akan mengalami kesulitan finansial dan sangat sulit mendapatkan pekerjaan kalau pendidikan hanya sampai SMP. Bagaimana pendapat Bapak? Mohon saran juga agar saya bisa jadi orang yang berhasil seperti Bapak.

AW:

Halo, Reza. Pendidikan ada yang sifatnya formal dan nonformal. Pendidikan formal di sekolah menurut saya tetap penting, sebagai bekal untuk mewujudkan impian. Tapi, selain itu, ada juga pendidikan nonformal yang biasanya kita peroleh dalam pergaulan di masyarakat. Dalam pendidikan nonformal tersebut, yang lebih menentukan kesuksesan adalah kekayaan mentalitas dan usaha keras untuk meraih cita-cita.

Maka, terus berjuang. Jadikan suara-suara negatif bukan sebagai pelemah semangat, namun justru jadi cambuk untuk makin keras berusaha! Oke?


HENDRY
Kamis, 18 September 2014

Q:

Sering Dikhianati

Pak Andrie, Salam Luar Biasaaaa.....!! Pak, saya pernah mengikuti success talk Bapak di Medan. Pak, apakah menjadi seorang pribadi yang baik dan selalu baik adalah hal yg belum tentu baik? Karena saya merasa sering dikhianati oleh teman sendiri yang telah saya anggap teman baik dan mempercayai mereka. Namun, saya merasa sering dikhianati. Sejak dari dunia pekerjaan, bahkan sampai percintaan. Saya dikhianati oleh orang (pacar) yang saya sayangi. Di manakah kesalahan saya? Ataukah saya ada kekurangan dalam mengenal karakter atau pribadi seseorang, Pak?

AW:

Hendry yang baik. Kebaikan—dan sebaliknya, keburukan—selalu berbalas. Hanya saja, kadang memang kita tidak bisa memastikan, kapan dan bagaimana balasan dari segala perbuatan tersebut akan terjadi. Saran saya, jika memang Anda merasa sudah berbuat baik, pertahankan, dan lebih ditingkatkan. Kalau pun orang lain memberikan respons yang belum sesuai harapan, coba evaluasi diri terlebih dahulu. Jika memang Anda sudah berbuat baik, mungkin saja memang lingkungan yang belum cocok dengan Anda. Cari lingkungan lain yang lebih cocok.


KEYSI
Selasa, 9 September 2014

Q:

Membangkitkan Percaya Diri

Pak Andrie, bagaimana membuat diri kita selalu percaya diri ketika permasalahan datang bertubi-tubi seperti tiada akhirnya, dan seperti tidak ada orang di sekitar kita yang peduli?

AW:

Percaya diri berkaitan erat dengan kesiapan mentalitas dan kesiapan teknis. Maka, coba cari aspek penguat mental dan teknis, yang dapat membuat Anda makin yakin dengan apa yang sedang diperjuangkan. Dan, seperti yang sering saya katakan, tak masalah 1000 orang tak percaya pada kita, yang penting kita sendirilah yang harus percaya sepenuhnya dengan diri sendiri. Jadi, terus semangat. Sambut segala masalah yang ada dengan kepala tegak dan hadapi, sebab masalah biasanya justru akan membuat kita lebih dewasa dan bijak menghadapi masa depan. Selamat berjuang!


JUMARI
Senin, 1 September 2014

Q:

Oang yang Kurang Bersosialisasi

Pak Andrie, saya adalah tipe orang yang kurang bisa bersosialisasi, baik di lingkungan kerja maupun rumah. Tetapi saya ini pekerja keras, berorientasi pada hasil yang maksimal, dan sangat serius dalam bekerja. Bagaimana Bapak memandang hal ini? Apakah kurang sosialisasi ini akan memberikan efek kurang baik terhadap karier saya? 

AW:

Sebagai makhluk sosial, sudah tentu sebenarnya bersosialisasi adalah hal penting yang harus kita jaga. Sebab, kita tidak bisa bekerja sendirian. Tentu, kerja keras dan fokus pada hasil adalah modal yang sangat baik untuk pengembangan karier. Namun, keseimbangan dalam berkomunikasi dengan orang lain akan menjadi kombinasi yang jauh lebih efektif untuk menunjang karier. 


Terbaru