Peristiwa Luar Biasa
2789x352-no1

Gempa di Aceh, Lebih dari 100 Orang Tewas

aceh

Gempa pada waktu subuh mengguncang Pidie Jaya, Aceh dan sekitarnya, Rabu (7/12). Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi terjadi pukul 05.03.36 WIB dengan kekuatan M=6,5. Pusat gempa terletak pada 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat—pada jarak 106 km arah tenggara Kota Banda Aceh, pada kedalaman 15 km.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat pagi menyebutkan jumlah korban tewas terus bertambah. Dalam dua hari, korban mencapai 102 orang. Lebih dari 700 orang luka berat dan ringan. Mayoritas korban di tiga kabupaten yaitu Pidie Jaya, Pidie, dan Bireun. Penyelamatan korban terkendala pada keterbatasan jumlah alat-alat berat dan lokasi bencana yang kurang dapat dijangkau oleh petugas—TNI, Polisi, Basarnas.

Getaran gempa juga merusak belasan ribu bangunan ruko dan rumah, dan menyebabkan ribuan orang mengungsi.

Penggalangan dana sosial dan kebutuhan darurat segera diadakan di berbagai tempat untuk membantu para korban gempa. Adapun Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi pada Kamis petang. Ia menjenguk korban yang dirawat di RSUD Sigli, berkunjung ke Masjid Atta Darut di Trienggadeng Pidie Jaya, serta datang ke lokasi penampungan korban.

Mengenai bencana alam ini, BMKG kembali menyuarakan perlunya sosialisasi yang berkelanjutan akan pentingnya bangunan aman/tahan gempa bumi. Hal ini penting karena begitu banyak korban luka dan meninggal akibat bangunan yang roboh dan menimpa penghuninya.  Jika terkendala biaya, maka pilihnnya adalah rumah dari bahan kayu dan bambu. Disebutkan bahwa membuat bangunan rumah tembok tanpa besi tulangan dan bahan berkualitas rendah, justru akan menjadikan penghuninya sebagai korban saat terjadi gempa.

 

2789x352-no2

Your comment

advertise-your-business_4-500x500
luar-biasa-500x500-1
qotd_stars_500x500