|
|||
|
Penulis : Ade Rai - Pakar Pembentukan Tubuh, 3x Juara Dunia Binaraga Drug-Free
Rating Artikel :
Rabu, 23-Januari-2008
Pernah mencoba menghitung domba yang melompat? Atau
menyebutkan daftar nama selebriti dunia yang masuk penjara untuk bisa tertidur
tetapi tidak berhasil? Sering merasa bosan karena sulit tidur di malam hari
sehingga menggerayangi kulkas untuk mencari makanan? Apabila demikian, mungkin
Anda adalah korban sindroma makan di malam hari.
Hampir 65% orang yang gemuk mengkonsumsi kebanyakan kalorinya setelah pukul 7 malam, demikian dilaporkan oleh sekolompok peneliti dari Australia. Mereka menemukan orang yang secara tipikal melakukan ini adalah mereka yang depresi dan memiliki kualitas hidup yang rendah. Studi lain juga menyebutkan orang yang melahap makanan di malam hari memiliki tingkat ghrelin (hormon pengendali nafsu makan) yang lebih rendah daripada orang biasa, tetapi juga memiliki tingkat insulin dan gula darah yang lebih tinggi juga. Para ilmuwan menganggap kebiasaan ini disebabkan oleh terganggunya ritme biologis yang menyebabkan tingkat hormon tidur (melatonin) yang rendah, dan juga oleh rendahnya hormon pengatur kadar lemak, leptin. Kebiasaan tidur yang jelek (tidak teratur, rendah kualitas atau kuantitas) boleh jadi merupakan penyebab utama sindroma makan malam. (International Journal Obesity, in press; dipublikasikan online 19 Juni 2007) Pesan Untuk Dibawa Pulang: Ada banyak cara untuk menghindari kegemukan, salah satunya adalah dengan mengatur pola tidur yang baik dan memperbaiki tingkat kualitas hidup keseluruhan. Kalau Anda memiliki problem susah tidur, berhati-hatilah, dan ambil usaha aktif agar tidak terjebak dalam lingkaran yang tak ada akhirnya ini. Kualitas hidup yang buruk dan depresi menyebabkan kurang tidur. Sementara kurang tidur akan menyebabkan Anda makan tak terkendali dan menjadi gemuk. Kegemukan akan memperparah depresi dan kualitas hidup Anda. Untuk menghubungi Ade Rai sebagai: - Endorser produk berkualitas Anda - Mitra waralaba Klub Ade Rai di seluruh Indonesia - Pembicara talkshow kesehatan untuk meningkatkan kualitas hidup asset terpenting perusahaan Anda Silakan hubungi: aderaimanagement@yahoo.com atau 0812 9691552 |
|||
|
Komentar Anda
Pengirim : nicho hermanto
saya sangat setuju dengan artikel diatas sebab saya pernah mengalaminya ketika saya duduk di bangku SMA kelas 3. mungkin karena tekanan UAN kali ya... selain lapar apakah ada efek samping lain?
|
|||
|
|||
| ( View : 20419 | Refer : 2 | Print : 228 | Rate : 9.00 / 1 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Cara Memperpanjang Usia Hingga 14 Tahun (Health Corner) - Rabu, 30-Januari-2008 | ||
| • | Menggunakan Suplemen Dengan Tepat (Health Corner) - Rabu, 06-Pebruari-2008 | ||
| • | Diet Itu Murah Dan Menyenangkan (Health Corner) - Rabu, 20-Pebruari-2008 | ||
| • | Mau Turunkan Berat Badan? Makan Lebih Sering! (Health Corner) - Rabu, 12-Maret-2008 | ||
| • | 3 Aturan Diet (Health Corner) - Selasa, 15-April-2008 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Glucosamine Mengurangi Sakit Pada Persendian Dan Lutut (Health Corner) - Rabu, 16-Januari-2008 | ||
| • | Makanan Rendah Glicemic Mengurangi Gejala Jerawat (Health Corner) - Rabu, 09-Januari-2008 | ||
| • | Omega-3 Mencegah Kanker Prostat (Health Corner) - Kamis, 03-Januari-2008 | ||
| • | Dark Chocolate Menurunkan Tekanan Darah (Health Corner) - Rabu, 12-Desember-2007 | ||
| • | Resistensi Insulin Mengancam Dunia (Health Corner) - Rabu, 05-Desember-2007 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



