Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai
Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !
   Tell A Friend  |  Contact Us  |  Sitemap
 
 
 
Talk Show: Andrie Wongso Smart Motivation Setiap Hari Senin. Jam 07.05 WIB - 08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jam 15.05 WIB - 16.00 WIB (Siaran Ulang). Di Radio SMART FM: Jakarta 95.9 FM, Makasar 101.1 FM, Palembang 101.8 FM, Banjarmasin 101.1 FM, Balikpapan 97.8 FM, Medan 101.8 FM, Semarang 93.4 FM, Ral FM Manado 102,65 FM, Smart FM Surabaya 88,9 FM Jangan lupa dengarkan setiap hari kapsul-kapsul Wisdom & Motivation.
Kalender Desember 2008
S M T W T F S
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31
Baca Juga
• Prie GS
  Selasa, 03-Juli-2007
  09:44:52 WIB
Bahu Membahu Membela Yang Keliru
• Prie GS
  Senin, 22-Oktober-2007
  07:50:56 WIB
Haru Lebaran
• Prie GS
  Senin, 14-April-2008
  08:35:36 WIB
Kendi Pecah Di Siang Hari
• Prie GS
  Senin, 03-Maret-2008
  08:46:03 WIB
Kucing Yang Bertamu
Shopping Product
Keramik Bingkai
Ukuran Small
If It Is To Be - It Is Up To Me
 
View Shopping Product
Artikel Tetap
Selasa, 15-Januari-2008; 08:28:54 WIB
Nonton Konser Bee Gees
( 0 Komentar )
Oleh : Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA

Di sebuah waktu luang seharian saya membongkar-bongkar barang-barang lama. Saya membaca ulang buku-buku lama, menonton rekaman DVD lama. Saya membaca ulang novel Max Havelaar yang saya beli tapi tidak pernah saya baca dengan seksama. Aduh, berdosa benar saya. Buku itu ternyata sastra luar biasa. Sebuah novel sejarah yang mencekam. Dan gaya Multatuli alias Douwes Dekker itu dalam bercerita, benar-benar bergelora ketika saya dengan teliti menyimaknya. Sinis, lucu, cerdas. Tergelak-gelak saya dibuatnya dan bodoh benar saya bahwa humor seperti ini pernah saya biarkan teronggok  begitu lama. Buku ini dibuka dengan narasi seorang pedagang yang pikirannya cuma melulu kepada uang. Maka seluruh soal yang tidak mendatangkan uang ia cibir habis-habisan termasuk kesenian. Kepada sepotong sajak yang mengatakan: udara hitam pekat... dan waktu sudah jam empat, misalnya, ia umpat sebagai kebohongan. ‘'Mana mungkin ada udara sudah hitam pekat tepat pada jam empat. Bisa jadi waktu itu baru pukul tiga seperempat,'' begitulah kira-kira rasa sinisnya.

          Saya  baca ulang buku-buku Kahlil Gibran. Kecil, tipis, murah dan seperti barang tak berharga. Tapi ya ampun, baru membuka selembar halamannya saja, saya seperti terlempar di sebuah galaksi yang jauh. Ia langsung menggedor saya: suka cita tak lebih adalah duka yang telah terbuka kedoknya, katanya. Sangar benar penyair ini! Baru satu kalimat. Padahal seluruh buku itu berisi ribuan kata yang semuanya tak selalu saya mengerti tapi entah kenapa kenindahannya terasa di hati.

          Saya menonton ulang biografi  Muhammad Ali. Edan, keberanian orang ini keterlaluan. Di depan  wartawan, saat ia hendak  menantang juara dunia ia tidak cuma menjawab, tetapi juga bertanya. ‘'Apa kabar Sony Liston? Apa dia masih jelek? Juara dunia harus ganteng seperti saya!'' teriaknya. Ali tidak cuma berani berkelahi, tetapi juga berani  disalahpahmi. Dan keberanian itu melebar ke mana-mana hingga jauh di luar dunia tinju. Sendiri, ia menantang politik Amerika yang hendak mengirimnya ke Vietnam sebagai wajib militer. ‘'Tak ada alasan saya pergi untuk membunuh sesama orang miskin. Lagipula tak pernah ada Vietkong yang memangil saya Negro!''  Untuk keyakinannya ini, ia merelakan gelar juaranya dicopot paksa dan terancam masuk penjara.  Meletup-letup gairah saya melihat keberanian semacam ini.

          Saya lalu menonton ulang dokumentasi Bruce Lee. Wuaaah... pede-nya setengah mati. Kecil saja tubuhnya, tetapi seluruhnya seperti cuma terdiri atas otot. Itulah otot yang sanggup melahirkan teknik pukulan satu inchi yang fenomenal. Di dalam tubuh sekecil itu menggelegak nyali yang menyala-nyala. Ia taklukkan Amerika dengan pukulan satu inchi-nya dan memaksa orang-orang yang dua kali lipat tinggi tubuhnya harus datang sebagai  murid.

          Lalu saya nonton konser Bee Gees di Las Vegas. Haaa.... suara falset Gibb bersaudara yang sebetulnya aneh itu, menjelma sebagai koor yang memukau. Mereka telah menjadi para veteran. Si bungsu, Andi Gibb bahkan telah tiada saat konser itu berlangsung. Tetapi tenggorokan mereka   seperti masih tetap sepeti sedia kala. Seluruh penonton hafal hingga titik koma lagu mereka. Tapi tidak  pernah sekalipun orang-orang ini terpancing mengacungkan mikrofonnya ke  arah penonton dan meminta  untuk menirukan nyanyiannya. Di tengah lautan pemuja, orang-orang ini tidak sekalipun tergoda berimprovisasi  macam-macam cuma karena dorongan untuk bergaya.

          Ada jenis penyanyi yang begitu mendengar tepuk tangan langsung lenyap kesadarannya lalu bergaya terlalu dini. Baru masuk intro sudah  melenggak-lenggokkan lagunya sedemikian rupa. Penonton pasti tidak butuh ini. Penonton butuh lagu yang secara persis telah ada di benak mereka, dan Bee Gees mengerti hukum ini.  Di tengah histeria pemuja, Bee Gees tampil lurus, patuh, tertip dan sederhana. Ini sungguh setara dengan orang kaya  raya tetapi tetap  hidup  bersahaja. Sungguh tirakat batin yang berat, dan hanya para juara yang sanggup melakukannya.

          Lalu saya nonton konsernya Guns N Roses. Wuaaa... urakan  sekali AXL Roses itu. Kalau ia tetangga saya, bisa jadi saya sudah meminta Pak Lurah untuk mengusirnya. Tetapi ketika ia sudah  berada di depan piano dan  menyanyikan November Rain itu.... Ups! Saya boleh tidak  menyukai orang ini  secara pribadi tetapi saya tidak bisa untuk tidak menghormati bakatnya.

Terakhir: sebetulnya saya bukan sedang ingin membuat resensi buku dan pertunjukan. Saya cuma sedang ingin menunjukkan; ada banyak harta karun terpendam di rumah Anda. Bongkarlah dan temukan kebahagiaan yang terancam Anda lupakan!



baca berita di lintas berita | Infogue.com
Stumbleupon.com  Digg.com  Mister-Wong.com  Reddit.com  Technorati.com  ma.gnolia.com  Newsvine.com  Plugim.com  Blinkbits.com  Co.mments.com  del.icio.us  Propeller.com  Scoopeo.com  Slashdot.org  Simpy.com 
Facebook.com  Fark.com  Furl.net  Google.com  Gwar.pl Spurl.net  Sphere.com  Taggly.com  Squidoo.com  Scuttle.org 
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Komentar Artikel :

Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda
           
( View : 2936 | Refer : 1 | Print : 94 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya
Benda Yang Tidak Kita Bawa Ke Dunia Ini - Rabu, 16-Januari-2008; 08:26:19
Think And Act Positively - Kamis, 17-Januari-2008; 14:40:39
Jon Kelana Manusia Luar Biasa - Senin, 21-Januari-2008; 09:11:19
Komunikasiku Malang, Pelangganku Melayang - Senin, 21-Januari-2008; 09:15:58
Teman Masa Kecilku - Selasa, 22-Januari-2008; 08:30:09
Artikel Sebelumnya
Berita Terbaik - Senin, 14-Januari-2008; 08:42:17
Sang Tunanetra Yang Luar Biasa - Jumat, 11-Januari-2008; 10:00:47
Permennya Lupa Dimakan - Kamis, 10-Januari-2008; 11:16:16
36 Ji (strategy) For Happy Life - Strategy Ke-30 - Rabu, 09-Januari-2008; 08:31:57
Change Your Life - Rabu, 09-Januari-2008; 08:17:49
AW Jumlah Pengunjung
Pengunjung Kemarin 3433
Pengunjung Hari Ini 378
Online 15
Pengiriman Artikel dan AW Jokes
Jika Anda ingin mengirimkan Artikel, silahkan tekan tombol dibawah ini
Layanan Informasi
Layanan pelanggan - CSO 1

Layanan pelanggan - CSO 2
Bukan untuk konsultasi pribadi
Sitemap | Contact Us | Privacy Policy Copyright © 2007, Andriewongso.com - Action & Wisdom Motivation Training, All Rights Reserved