Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Anda
Penulis : Debbie Sianturi
Rating Artikel :
Jumat, 28-Desember-2007

Dalam dunia usaha, tentunya kita tidak bekerja sendirian. Melainkan kita bekerja sama dengan seorang partner yang mungkin dapat memperkuat modal usaha atau memperkuat dalam bidang manajemen.

Kebanyakan yang menjadi partner adalah orang-orang asing yang berada di Indonesia. Berbeda jika jita berada di negara maju, jika kita menjalankan usaha, maka kita harus berusaha sendiri tanpa didampingi partner karena pemerintah setempat siap melindungi usaha kita selama bermanfaat untuk negara maju tersebut.

Di Indonesia ini, begitu banyak orang ingin menjadi pengusaha. Saya tidak tahu alasannya apa, apakah memang mereka benar-benar siap menjadi pengusaha atau hanya mencari akal untuk mendapat modal dan pada akhirnya tidak dapat mempertahankan usahanya kemudian yang menjadi sasaran kesalahan adalah pemerintah Indonesia serta rakyat yang bodoh (katanya....).
Umumnya, para pengusaha dadakan ini, sewaktu mendapat modal untuk menjalankan usahanya, yang pasti, tata keuangannya pasti berantakan. Karena pengusaha macam ini dengan segera menenteng hand phone dari berbagai seri dan mutakhir. Juga membawakan diri super sibuk dengan didampingi notebook yang mutakhir, minum cappucino di kafe ternama, berkeliaran di pub hotel berbintang lima, mengisap rokok atau cigar, dan jelasnya didampingi wanita yang super seksi dan cantik.

Dan sewaktu menjalankan pekerjaan dalam usahanya, dengan segera perintah anak buah. Jika ada partner, baik itu asing atau lokal yang kaya, maka si pengusaha sering perintah anak buah dan anak buah tidak memberikan hasil apapun. Bahkan sewaktu di bank, yang berbicara adalah sang sekretaris nan cantik.

Apakah pengusaha jenis ini yang dikatakan sebagai pengusaha berkualitas?
Boleh-boleh saja sebagai pengusaha, kita menggunakan hand phone atau notebook yang mutakhir. Bahkan boleh-boleh saja sebagai pengusaha, kita menikmati secangkir cappucino di hotel-hotel berbintang lima. Saya pun sebagai pengusaha, terkadang melakukan hal yang sama.
Yang menjadi pertimbangan adalah apakah hasil usaha kita sudah maksimal sehingga kita sudah layak untuk menikmati segala yang bersifat eksklusif? Dan untuk menuntaskan pekerjaan, bukan sekedar perintah anak buah, tetapi yang penting adalah ada hasil penuntasan pekerjaan.
Mungkin Anda akan berkata "Lho, saya perintah anak buah supaya mereka belajar?" Belajar tanpa mengerti dengan tujuan, adalah hal yang sia-sia.

Boleh-boleh saja kita meng-koordinasi atau mendelegasikan pekerjaan kepada anak buah. Dan ingat, cara pendelegasian tersebut harus diawali dengan penjelasan maksud tujuan dan penjelasan hasil yang diharapkan, sehingga anak buah dapat belajar dan tahu manfaat dalam menjalankan tugas.

Netter yang berbahagia,
Jika Anda ingin menjadi pengusaha yang berkualitas, tanyalah pada diri Anda sendiri, apakah Anda memang sudah siap menjadi pengusaha yang berkualitas?
Apakah Anda mudah menyalahkan pihak anak buah hanya karena pekerjaan tidak tuntas?
Apakah Anda mudah mengeluh?
Apakah Anda berani bertemu muka dengan siapa pun juga baik aparat, perbankan, pemimpin komunitas?

Saran saya adalah persiapkan diri Anda dengan sebaik mungkin untuk menjadi pengusaha dengan percaya diri yang baik.

Pengusaha yang berkualitas tidak pernah mengeluh!


Semoga sukses menjadi pengusaha yang berkualitas!

( View : 7735 | Refer : 0 | Print : 140 | Rate : 7.00 / 1 Votes )
Artikel Selanjutnya :
What Are My Talents And Strengths ?By Adjie (Artikel Anda) - Minggu, 30-Desember-2007
Tahun Baru, Selalu Ada Harapan Baru (Artikel Anda) - Rabu, 02-Januari-2008
Memaknai Kompetisi Sebagai Sebuah Pusaran Sinergi (Artikel Anda) - Rabu, 02-Januari-2008
Menemukan Surga (Artikel Anda) - Kamis, 03-Januari-2008
Menghadapi Persaingan Di Tempat Kerja (Artikel Anda) - Jumat, 04-Januari-2008
Artikel Sebelumnya :
Seni Membangun Hubungan (Artikel Anda) - Kamis, 27-Desember-2007
Kenali "aku" - Mu (Artikel Anda) - Rabu, 26-Desember-2007
LifePurpose By Adjie (Artikel Anda) - Sabtu, 22-Desember-2007
Jenderal Kecil Merasa Jadi Raja (Artikel Anda) - Kamis, 20-Desember-2007
Pentingnya Penghargaan Diri (Artikel Anda) - Rabu, 19-Desember-2007
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi

Poster Power - Sukses

...
Powered by:
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat