Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Kenali "aku" - Mu

Penulis : adjie
Rabu, 26 Desember 2007, Dibaca : 3131 kali | Dicetak : 308 kali | Cetak artikel ini

KENALI "AKU"-MU by ADJIE "Why not spend some time determining what is worthwhile for us, and then go after that?" -- William Ross

Menemukan apa yang kita mau sungguh sebuah perjalanan panjang. Menemukan tempat kemana kita hendak pergi bahkan bisa memakan waktu lebih lama dari perjalanan menuju tempat itu sendiri. Dan ini bukan isapan jempol. Tidak banyak yang sadar dan kemudian mau menggerakkan jiwa guna mencari tempat yang mereka idamkan. Sedikit orang yang mau sungguh bergerak dan berpikir mencari dan menentukan apa tujuan hidup mereka.

Pengalaman sederhana saya bisa menjadi sedikit gambaran, betapa menemukan apa yang sungguh kita mau adalah sebuah perjalanan melelahkan. Apalagi saat kita tak terbiasa duduk diam, merenung dan mencari jawaban ke dalam diri. Bagi Anda yang sudah sedemikian sibuknya, waktu kadang memang berlalu begitu cepat. Kita bergerak ke sana ke mari, mengejar sesuatu. Energi tercurah, usaha maksimal kita upayakan untuk mengejar sesuatu yang kita anggap sebagai tujuan kita.

Sayangnya, di ujung hari Anda baru tersadar bahwa apa yang Anda lalukan selama ini ternyata bukan dalam rangka mengejar cita-cita yang Anda mau. Kita memang memiliki agenda harian. Tak sedikit yang punya catatan lengkap tentang apa yang harus ia lakukan tiap harinya. Namun rupanya yang ia tulis dan kerjakan bukan sesuatu yang sungguh datang dari dalam jiwa.

Sementara pengejaran terhadap cita-cita adalah pengejaran ke dalam. Ia adalah proses menemukan apa yang sejatinya kita inginkan. Ia juga adalah perjalanan menuju diri sendiri. Mengenali yang kita mau lalu mengupayakannya sungguh adalah perjalanan mengenali diri sendiri. Jadi yang sibuk tak keruan sesungguhnya belum tentu dalam rangka mendapatkan yang dimaui. Kenyataannya, lebih banyak di antara kita yang sibuk bergerak lebih karena tekanan, paksaan, dan kewajiban-kewajiban dari luar sana. Benar, kita tak bisa lari dari kewajiban dan tanggung jawab primordial maupun social.

Wajar saja kalau ada waktu-waktu yang harus kita alokasikan untuk menjalankan peran-peran macam itu. Dengan begitulah kita menjaga keseimbangan kemanusiaan kita. Menjadi tetangga yang baik, bergaul dengan sesama adalah salah satu cara menjaga keseimbangan itu. Namun itu semua tak cukup, bila hal-hal yang lebih prinsipil nyatanya tak kita upayakan. Sekedar menjalani kewajiban tak cukup untuk menyeimbangkan jiwa, jika ternyata hak-hak dasar diri kita juga tak kita upayakan dengan sungguh-sungguh. Hak-hak dasar itu antara lain adalah mengejar apa yang sungguh kita mau.

Tak hanya sibuk mengejar kemauan orang di luar sana, kita juga harus mengupayakan apa yang sungguh kita inginkan dari dalam diri. Keberhasilan mendapatkan apa yang secara internal kita kehendaki adalah jalan untuk sampai pada pembebasan. Keberhasilan menjalankan kewajiban dari luar sana mungkin akan membantu menguatkan otot mental kita. Namun sukses mendapatkan apa yang sungguh kita maulah yang akan membebaskan potensi kita. Ia seperti proses bertumbuhnya tanaman ke arah sinar matahari. Sementara menjalankan kewajiban-kewajiban social mungkin membantu kita menguatkan akar-akar tempat kita berpijak. Dan untuk ke sekian kali, kita akan merasakan bahwa menjejakan kaki di jalan kesadaran macam ini bukanlah sesuatu yang menyenangkan.

Ketika kita terbiasa dengan hal instant dan praktis, maka perjalanan macam ini akan menjadi perjalanan membosankan. Seperti berjalan di atas padang tandus yang kering. Seperti berjalan dalam ketidak tahuan tentang kota tujuan. Ketika perjalanan hanya mengandalkan mata fisik maka apapun yang ada di depan mata akan cepat membosankan. Seperti juga Anda harus terus menerus memakan makanan yang sungguh Anda inginkan. Suatu saat, Anda akan sangat kehilangan selera atas makanan tersebut. Lalu makanan yang tadinya sangat diinginkan itupun akan jadi amat membosankan. Perjalanan menuju kesadaran adalah perjalanan yang mensyaratkan pemanfaatan mata dan telinga jiwa. Dan kita memang tak sedang sekedar bicara hal-hal kasat mata. Mengenali apa yang kita mau sungguh sebuah proses untuk mencari sesuatu yang ada dibalik hal-hal fisik. Kita perlu menggali lebih dalam. Persoalannya kadang tambah rumit, sekali lagi , karena kita tak terbiasa. Kita cenderung lebih mudah mengenali dan menemukan hal-hal fisik.

Bahkan tak jarang kita sungguh mencampur adukan soal-soal fisik itu dengan soal-soal psikis. Alhasil, ketika sesungguhnya yang kita mau adalah hal psikis, namun yang kita ungkap dan kejar justru hal fisik. Ketika kita sejatinya menginginkan kebahagiaan, lalu dengan cepat kita mendefinisikannya ke dalam bentuk harta. Lalu kita mengejar harta, yang sayangnya tak mengantar kita pada kebahagiaan yang sungguh kita mau pada awalnya. Guna membantu kita menggali lebih dalam dan menemukan apa yang sungguh kita inginkan, kita memang perlu cara tertentu. Salah satu tawaran sederhana adalah dengan mengajukan pertanyaan :

  1. What do you want out of life ? Apa yang kita inginkan dari hidup kita ?
  2. Why do you want that ? Mengapa menginginkan hal itu ?

Mengingat dua pertanyaan di atas, ingatan saya juga melayang, menghampiri kisah sederhana masa kuliah dulu. Dalam diskusi tentang konsep A-K-U , Ambisi - Kondisi - Usaha (gagasan menarik hasil perenungan Mas Budi Matindas) - kami membahas tentang cita-cita. Terhadap siswa SLTA yang berkeinginan menjadi tentara, ada sejumlah pertanyaan yang layak diangkat. Siswa ini sudah tahu apa ambisinya (A).

Ia sudah menjawab pertanyaan awal tentang apa yang ia mau. Ini juga sudah sebuah prestasi. Ingat tak semua orang mudah dan bisa dengan cepat tahu apa yang mereka mau Bagaimana dengan pertanyaan berikut : mengapa ingin menjadi tentara ? Bisa saja akan bermunculan banyak alasan. Mungkin ada yang semata ingin pegang pistol. Bisa merasa gagah kalau punya pistol tergantung di pinggang. Atau ada yang ingin punya jalur khusus untuk jadi anggota DPR (waktu itu ABRI memiliki jalur khusus melalui Fraksi ABRI). Atau bisa juga ada yang memang bercita-cita ingin jadi backing para cukong dan tuan tanah (beberapa cukong mungkin memang butuh ‘support' tentara).

Pertanyaan bisa terus dilanjutkan untuk sampai pada akar yang paling dasar, untuk sampai pada alasan utama mengapa ia ingin jadi tentara. Pada kesempatan lain, pertanyaan-pertanyaan sederhana di atas ternyata sungguh membantu mencerahkan si siswa. Mereka jadi lebih paham apa yang sesungguhnya mereka inginkan. Kesadaran tentang apa yang paling ingin mereka kejar itu nyatanya membantu mereka untuk mulai mengenali cara-cara, teknik dan strategi untuk sampai pada apa yang mereka kejar itu. Kalau ambisinya adalah menjadi terkenal, maka ada banyak jalan untuk jadi terkenal. Kalau mimpinya menjadi gagah, maka ada pilihan lain untuk bisa merasa gagah, selain dari menjadi tentara. (soalnya tak sedikit yang masih memandang negative tentara, terutama karena ada oknum yang nakal) Pertanyaan tentang alasan dibalik cita-cita itu makin penting ketika kita dihadapkan pada realita kondisi yang ada (K). Bagaimana kalau ternyata untuk ikut pendidikan AKABRI mata harus bagus, sementara saat itu kaca mata tebal sudah nyangkut di atas hidung ? Bisa frustrasi bukan ? Benar bahkan tak sedikit orang yang bisa gila karena ada jarak yang begitu lebar yang memisahkan ambisi (A) mereka dengan kondisi (K) yang ada. Mengenali ambisi (A), lalu sadar alasan di baliknya, kemudian peka terhadap kondisi (A) akan membantu kita untuk mengupayakan langkah dan usaha (U) yang lebih realistis dan proporsional. Ada kisah seorang kawan yang kebetulan bersekolah di jurusan IPS dan berkaca mata tebal. Nyatanya meski ia kuliah di Fakultas Ilmu Sosial, kesempatan menjadi perwira ABRI tetap saja terbuka.

Waktu itu, ia mengambil program bea siswa dan ikatan dinas. Cita-citanya menjadi tentara tetap tercapai, bahkan mungkin lebih ringan tekanan fisiknya jika dibandingkan harus masuk Akademi Militer di Magelang ! Kalau sekedar ingin pegang pistol, ia mungkin sudah berhasil mewujudkan mimpinya. Begitulah, pertanyaan (walau sederhana) nyatanya bisa mengantar kita pada kesadaran yang mahal harganya. Jawaban-jawaban jujur kita terhadap pertanyaan macam itu pada akhirnya menjadi hal yang amat penting. Jawaban-jawaban Anda terhadap pertanyaan jenis itu bisa mengantar Anda sampai pada kesadaran tentang apa yang sungguh Anda inginkan dari hidup Anda. Saat Anda tahu itu, maka sejak itu Anda bisa memikirkan sasaran-sasaran yang akan membantu Anda mengejar impian di maksud. Ia akan jadi sumber energi dahsyat yang akan menuntun Anda pada jenis sukses yang Anda mau

"Desire, like the atom, is explosive with creative force." Paul Vernon Buser

Cimanggis - December 2007 ** Adjie adalah praktisi pengembangan SDM. Pernah bekerja di perusahaan tambang emas ternama dan kini bekerja di perusahaan bidang kimia berpusat di Jerman. Lebih dari 10 tahun terakhir, ia juga memfasilitasi banyak program pelatihan. Coretannya yang lain dapat dilihat di www.resiliency.wordpress.com



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari adjie

Nilai Dan Prioritas Kita
Check Our Commitment
BalancingOur Life By Adjie
LifePurpose By Adjie
Life Challenges
Artikel Selanjutnya :
Seni Membangun Hubungan (Artikel Anda) - Kamis, 27 Desember 2007
Pengusaha Berkualitas (Artikel Anda) - Jumat, 28 Desember 2007
What Are My Talents And Strengths ?By Adjie (Artikel Anda) - Minggu, 30 Desember 2007
Tahun Baru, Selalu Ada Harapan Baru (Artikel Anda) - Rabu, 02 Januari 2008
Memaknai Kompetisi Sebagai Sebuah Pusaran Sinergi (Artikel Anda) - Rabu, 02 Januari 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
LifePurpose By Adjie (Artikel Anda) - Sabtu, 22 Desember 2007
Jenderal Kecil Merasa Jadi Raja (Artikel Anda) - Kamis, 20 Desember 2007
Pentingnya Penghargaan Diri (Artikel Anda) - Rabu, 19 Desember 2007
Perencanaan Untuk Meraih Sukses (Artikel Anda) - Selasa, 18 Desember 2007
Rahasia Sukses Hidup (Artikel Anda) - Senin, 17 Desember 2007

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

Manusia tidak gagal kerena yang gagal adalah peristiwanya, bukan manusianya. Manusia akan tatp berusaha untuktidak mengalami peristiwa yang serupa, itulah tangga untuk menuju kesuksesan

Pengirim: Ardi

TESTIMONIAL

Halo,salam kenal dan sejahtera,..perkenalkan nama saya Dewo. saya masih menempuh perjalanan hidup yang sangat panjang,sekrang ini saya masih kuliah design di sbuah universitas di Jakarta,.setelah saya membaca classical motivasion stories,...saya langsung mulai meraba pada  kalimat anda,.jangan Takut,jangan pernah manyesal,...itu maslah yang saya sering hadapi,....solusi anda luar biasa sekali....

Pengirim: Dimas Sadewo

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?