| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Desember 2008 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
| • Andrie Wongso |
| Jumat, 13-Juli-2007 |
| 11:08:51 WIB |
| Borobudur, Jati Diri Bangsaku |
| • Andrie Wongso |
| Kamis, 12-Oktober-2006 |
| 14:36:24 WIB |
| Be The Best |
| • Andrie Wongso |
| Senin, 01-September-2008 |
| 08:17:14 WIB |
| Tuhan Pun Tahu |
| • Andrie Wongso |
| Sabtu, 30-Desember-2006 |
| 10:47:36 WIB |
| Kasih Ibunda |
| Dapat Melakukan |
| Jumbo size 37.5 x 53 cm |
| Kepuasan terbesar dalam hidup ini adalah dapat melakukan apa yang dikatakan orang lain tidak dapat kita lakukan |
View Shopping Product |
|
Pesan Ibu ( 0 Komentar ) Rating Artikel : Oleh : Andrie Wongso Audio/Video : Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, "Om, beli kue om, masih hangat dan enak rasanya", "Nggak dik, saya lapar mau makan nasi saja "kata si pemuda menolak. Sambil tersenyum si anak pun berlalu dan menunggu di luar restoran. Melihat si pemuda telah selesai menyantap makanannya, si anak menghampiri lagi dan menyodorkan kuenya. Si pemuda sambil beranjak ke kasir hendak membayar makanan berkata, "tidak dik, saya sudah kenyang". Sambil berkukuh mengikuti si pemuda, si anak berkata, "Kuenya bisa buat oleh-oleh pulang om". Dompet yang belum sempat dimasukan ke kantong pun dibukanya kembali, dikeluarkan 2 lembar ribuan dan mengangsurkan ke anak penjual kue "Saya tidak mau kuenya. Uang ini anggap saja sedekah dari saya". Dengan senang hati diterimanya uang itu dan bergegas dia ke luar restoran memberikannya kepada pengemis di depan restoran. Merasa heran dan sedikit tersinggung si pemuda menegurnya, "Hai adik kecil, kenapa uangnya kamu berikan kepada orang lain? Kamu berjualan kan untuk mendapatkan uang, kenapa setelah uang ada di tanganmu malah kamu berikan ke orang lain?" "Om jangan marah ya. Ibu saya mengajarkan kepada saya untuk mendapatkan uang dari usaha berjualan, bukan dari mengemis. Kue-kue ini dibuat oleh Ibu saya sendiri dan Ibu pasti akan sedih dan marah, jika saya menerima uang dari om bukan hasil menjual kue. Tadi om bilang, uang sedekah, maka uangnya saya berikan kepada pengemis itu". Si pemuda merasa takjub dan menganggukkan kepala tanda mengerti. "Baiklah, berapa banyak kue yang kamu bawa? Saya borong semua untuk oleh-oleh". Si anak pun segera menghitung dengan gembira. Sambil menyerahkan uang si pemuda berkata, "Terima kasih dik atas pelajaran hari ini. Sampaikan salam saya kepada ibumu". Walaupun tidak mengerti tentang pelajaran apa yang dikatakan si pemuda, dengan gembira diterimanya uang itu sambil berucap, "Terima kasih om. Ibu pasti akan senang sekali, hasil kerja kerasnya dihargai dan itu sangat berarti bagi kehidupan kami". Pembaca yang budiman, Dari hasil didikan seorang ibu yang luar biasa, lahirlah anak yang hebat! Walaupun mereka miskin harta tetapi mereka kaya mental! Menyikapi kemiskinan bukan dengan mengemis dan minta belas kasihan dari orang lain tetapi dengan bekerja keras, membanting tulang. Karena sesungguhnya, KERJA ADALAH KEHORMATAN bagi setiap manusia!
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda | |||||
|
|||||
|
( View : 3452 | Refer : 21 | Print : 154 | Rate :
8.33 / 3 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| 3 Kunci Kehidupan - Minggu, 23-Desember-2007; 11:00:53 | |||||
| Ubah Dulu Yang Di Dalam - Senin, 24-Desember-2007; 09:34:46 | |||||
| Kenapa Kita Tidak Bisa Merealisasikan Impian Kita ? - Kamis, 27-Desember-2007; 08:34:10 | |||||
| 2008 Its Your Time To Move On - Jumat, 28-Desember-2007; 09:15:59 | |||||
| Siapa Takut Jatuh Cinta - Jumat, 28-Desember-2007; 09:20:15 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Penderitaan Orang Pelit - Jumat, 21-Desember-2007; 12:38:23 | |||||
| Ms Bagian 3 Dari 3 Tulisan Ml Md Ms - Rabu, 19-Desember-2007; 08:59:14 | |||||
| Jadilah Prima - Selasa, 18-Desember-2007; 08:58:59 | |||||
| Jangan Sekedar Mengejar Keuntungan Tanpa Menyadari Risikonya - Senin, 17-Desember-2007; 09:00:08 | |||||
| Satu Hal Terpenting - Sabtu, 15-Desember-2007; 14:33:53 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3433 |
| Pengunjung Hari Ini | 353 |
| Online | 13 |