| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Desember 2008 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
| • Andrew Ho |
| Selasa, 03-Juli-2007 |
| 09:43:53 WIB |
| Kesan Pada Sekuntum Bunga |
| • Andrew Ho |
| Jumat, 18-Mei-2007 |
| 11:44:57 WIB |
| Bisnis Hotdog Dan Krisis Ekonomi |
| • Andrew Ho |
| Senin, 18-Juni-2007 |
| 11:29:30 WIB |
| Dua Belas Ekor Babi |
| • Andrew Ho |
| Rabu, 23-Juli-2008 |
| 08:42:15 WIB |
| Tentang Dua Orang Pertapa |
| Poster BW |
| Medium - Size 37.5 x 26.5 cm |
TEKAD! Bagaimanapun buruknya keadaan kita. Selama masih memiliki percikan api berupa TEKAD, maka tidak ada kata terlambat untuk memulai hidup baru dan menciptakan sukses yang baru!! |
View Shopping Product |
|
Penderitaan Orang Pelit ( 2 Komentar ) Rating Artikel : Oleh : Andrew Ho - Managing Director PT. KK. Indonesia, motivator, pengusaha, dan penulis buku-buku bestseller Dikisahkan tentang seorang lelaki berusia 60-an tahun yang menjadi buah bibir di kampungnya. Pasalnya, lelaki paruh baya tersebut terkenal sangat pelit, bahkan untuk makan sehari-hari dan kesehatannya sendiri. Sudah menjadi rahasia umum bahwa dia jarang sekali makan lebih dari sepotong roti setiap hari. Suatu ketika ia marah habis-habisan kepada istrinya, lantaran istrinya itu membeli seekor ikan untuk lauk mereka makan. "Kamu ini perempuan boros. Aku saja tidak pernah membeli ikan, kok kamu berani-beraninya beli ikan," bentak lelaki itu uring-uringan. Si istri yang sabar dan sangat hapal tabiat suaminya itu berusaha membela diri. "Bukan saya yang beli, tetapi tetangga sebelah yang memberikan ikan ini untuk kita," dalihnya. Kalau begitu, potong-potong ikan itu menjadi 7 bagian untuk jatah lauk makan kita selama 7 hari. Kalau mau menggoreng beri garam, tapi sedikit saja nanti garamnya cepat habis," sahut lelaki itu memberi solusi sekaligus instruksi. Beberapa hari kemudian, lelaki itu jatuh sakit, badannya demam dan tak mampu beraktifitas seperti biasa. Si istri kasihan melihat kondisi suaminya. Ia bergegas pergi ke sebuah toko obat untuk membeli obat penurun panas. Ketika si istri menyodorkan obat tersebut, suaminya justru menutup mulut rapat-rapat karena menilai bahwa membeli obat adalah pemborosan besar. "Jangan khawatir, obat ini adalah obat paling murah. Lagipula, di dalam kotak obat ini ada kupon yang bisa ditukar dengan hadiah," bujuk istrinya sembari memberikan obat. Tetapi suaminya itu tetap mengunci mulutnya. Tak kurang akal, si istri langsung membisikkan sesuatu di telinga suaminya. "Ehmm, sebenarnya saya tadi bohong. Obat ini sudah kedaluarsa. Jadi toko obat itu memberikannya gratis kepada saya," bisik istrinya. Barulah setelah itu si lelaki pelit tadi bersedia meminum obat. Setelah minum obat diapun tersenyum, kemudian memuji istrinya pintar. Pesan: Harta kekayaan dapat berfungsi sebagai sumber kebahagiaan apabila kita mempunyai kemampuan untuk mendapatkannya sekaligus menggunakannya dengan benar dan tepat. Bila kita kesulitan mencari sumber penghasilan jelas akan mengurangi kualitas kehidupan. Begitupun bila kita tak dapat mengelola keuangan dengan baik maka hal itu akan menjadi sumber petaka dalam kehidupan kita. Hidup sederhana bukan berarti harus mengurangi kualitas kehidupan, melainkan hidup tidak berlebih-lebihan dan sedapat mungkin memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain. Sedangkan kisah di atas adalah sebuah fenomena tentang seseorang yang tidak dapat menggunakan kekayaannya dengan baik. Sikapnya tergolong terlalu pelit, sehingga merampas kenikmatan hidup yang seharusnya ia dapatkan. Charles Spurgeon mengatakan, "Yang penting bukanlah berapa banyak yang kita miliki tetapi berapa banyak yang kita nikmati." Sebab kekayaan akan mempunyai arti bila kita dapat menikmatinya. Sehingga kalaupun kita ingin mengumpulkan lebih banyak harta kekayaan seharusnya tidak dengan cara bersikap pelit, karena langkah tersebut hanya akan mengurangi kualitas hidupnya. Langkah yang seharusnya ia tempuh adalah menambah sumber penghasilan. Selain menambah sumber penghasilan, langkah selanjutnya adalah hidup sederhana. Karena di dalam kesederhanaan ada kemuliaan dan ketentraman hati. Berbeda dengan hidup pelit, dimana di dalamnya hanya ada kesusahan karena kekhawatiran berlebih hartanya akan berkurang. Oleh sebab itu, hindarilah sikap pelit. Upayakan untuk menambah kualitas kehidupan. Manfaatkan harta kekayaan yang kita miliki dengan baik dan tepat, sehingga menjadi sumber kebahagiaan tersendiri.
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| • | Tanggal Komentar: Selasa, 08-Januari-2008; 08:18:59 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : Chandra Putra Negara ( cpn_ni@hotmail.com ) | |||||
| "Singkat,jelas dan tepat pemaknaan dari cerita orang pelit diatas. Sekali lagi Mr Andrew Ho mampu membuktikan "KATA KATA BIJAKSANA" di balik sebuah peristiwa yang sering kita temui dalam kehidupan sehari hari.Bravo dan salam hangat selalu" | |||||
| • | Tanggal Komentar: Senin, 24-Desember-2007; 09:15:48 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : melly ( melly_kiobng@yahoo.com ) | |||||
| "benar bangat, bukan hanya sekedar menjadi orang tak mampu yang kerkesempatan utk membela diri, kita seharusnya sadar kalau kekayaan toh tdk bisa dibawa mati kan ? " | |||||
Komentar Lainnya | |||||
|
|||||
|
( View : 15872 | Refer : 6 | Print : 101 | Rate :
9.00 / 1 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Pesan Ibu - Sabtu, 22-Desember-2007; 13:33:30 | |||||
| 3 Kunci Kehidupan - Minggu, 23-Desember-2007; 11:00:53 | |||||
| Ubah Dulu Yang Di Dalam - Senin, 24-Desember-2007; 09:34:46 | |||||
| Kenapa Kita Tidak Bisa Merealisasikan Impian Kita ? - Kamis, 27-Desember-2007; 08:34:10 | |||||
| 2008 Its Your Time To Move On - Jumat, 28-Desember-2007; 09:15:59 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Ms Bagian 3 Dari 3 Tulisan Ml Md Ms - Rabu, 19-Desember-2007; 08:59:14 | |||||
| Jadilah Prima - Selasa, 18-Desember-2007; 08:58:59 | |||||
| Jangan Sekedar Mengejar Keuntungan Tanpa Menyadari Risikonya - Senin, 17-Desember-2007; 09:00:08 | |||||
| Satu Hal Terpenting - Sabtu, 15-Desember-2007; 14:33:53 | |||||
| Wisata Di Akhir Tahun - Jumat, 14-Desember-2007; 11:29:44 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3433 |
| Pengunjung Hari Ini | 449 |
| Online | 34 |