|
|||
|
Penulis : Team Andriewongso.com
Selasa, 18-Desember-2007
Saat ini, banyak sekali, saking terbukanya era internet,
membuat kita dengan sangat mudah mendapatkan informasi apa saja. Bahkan,
informasi yang tak kita inginkan pun, kadang mampir ke email kita. Jika saja
penting, tentu kita justru akan merasa senang. Tapi, yang terjadi, kebanyakan
informasi via email yang mampir di mailbox kita sebagian besar justru berisi
email "sampah" alias email-email yang tak berguna bagi kita. Apalagi, dengan
kapasitas tampungan email yang demikian besar, email sampah itu jadi semakin
bebas masuk ke mailbox kita.
Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh sebuah perusahaan security web Amerika, ditemukan fakta bahwa hampir 95 persen email yang dikirimkan sepanjang tahun 2007 termasuk dalam kategori email sampah alias "spam". Sungguh, ini tentu hasil yang cukup mengejutkan. Sebab, jika dilihat prosentasenya, berarti dari sepuluh email, hanya satu, bahkan kurang - yang sesuai dengan keinginan kita. Itu berarti, sebesar apapun kapasitas email yang kita miliki, isinya justru didominasi oleh email yang tidak kita kehendaki. Mulai dari iklan, pornografi, dan berbagai muatan email sampah lainnya. Besarnya prosentase email sampah ini memang mulai terlihat sejak 2004 silam. Karena itu, provider dan konsumen saat itu bersatu dengan membuat pembatasan email yang tidak dikehendaki. Bahkan, kala itu telah muncul kesepakatan pemberian sanksi kepada para pengirim email spam tersebut. Namun, ternyata, seiring dengan perkembangan teknologi, hal itu sepertinya belum memberi dampak maksimal untuk menekan email jenis ini. Hal ini dikuatkan oleh sebuah penelitian lain yang dilakukan perusahaan yang berbasis di California, Barracuda Network Inc. Mereka menyebut, bahwa setidaknya angka email yang masuk kategori sampah mencapai 70 persen setiap tahunnya. "Karena itu, perang terhadap email-email sampah ini terus dilakukan antara spammers dan security vendor," sebut Chief Executive Barracuda, Dean Drako. Ia juga menyebut, bahwa para security vendor harus makin sering mengoperasikan sistem pertahanannya untuk memonitor internet dari serbuan spam-spam baru dan sekaligus mendistribusikan solusi baru untuk pertahanan. Merasa terganggu juga dengan email sejenis? Sebenarnya, hal itu berpulang juga kepada diri kita masing-masing. Jika kita ingin mencari sisi positifnya, inilah saatnya bagi kita belajar untuk memilih dan memilah informasi yang kita terima. Bagaimana dengan Anda? |
|||
|
|||
| ( View : 573 | Refer : 1 | Print : 70 | Rate : 0.00 / 0 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Teknologi Sarana Pemutus Hubungan? (AW Corner) - Rabu, 19-Desember-2007 | ||
| • | Kopi Mencegah Pikun? (AW Corner) - Kamis, 20-Desember-2007 | ||
| • | Spesies Tikus Raksasa Ditemukan Di Papua (AW Corner) - Jumat, 21-Desember-2007 | ||
| • | Jeans Ramah Lingkungan (AW Corner) - Sabtu, 22-Desember-2007 | ||
| • | Gerakan Mata Pengendali Pointer Mouse (AW Corner) - Senin, 24-Desember-2007 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Superkomputer Mini (AW Corner) - Senin, 17-Desember-2007 | ||
| • | Pembangkit Listrik Alternatif (AW Corner) - Minggu, 16-Desember-2007 | ||
| • | Memory Kapasitas Besar (AW Corner) - Sabtu, 15-Desember-2007 | ||
| • | Orang-orang Terkaya Indonesia (AW Corner) - Jumat, 14-Desember-2007 | ||
| • | Serangga Pengendali Robot (AW Corner) - Kamis, 13-Desember-2007 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



