There are no shortcuts to any place worth going.
- Beverly Sills
"Sewaktu
Anda berbicara tadi, saya sangat sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan
dengan seksama apa yang Anda sampaikan. Saya harus balas banyak sms dan
nelpon beberapa orang. Begini saja pak,
bisakah Anda memberikan intisari seminar tadi dalam sebuah kalimat yang mudah
saya ingat sehingga selamanya akan selalu saya ingat? Ya, satu hal saja yang
paling penting dari semua yang Anda bicarakan tadi," begitu kata seorang
peserta seminar seusai saya memberikan sebuah seminar.
Terus
terang, saya sangat sedih mendengar pertanyaan tersebut. Sambil menghela napas
panjang, saya kemudian menjawab, "Satu hal yang terpenting yang harus Anda
ingat bahwa ada lebih dari satu hal yang harus terus kita pelajari jika kita
sungguh-sungguh ingin sukses dalam hidup ini." Jawaban ini membuat sang penanya
tadi terdiam dan secara pribadi saya pun diingatkan kembali untuk terus belajar
dan terus bertumbuh
(keep learning dan keep
growing).
Banyak
orang yang mengira ada jalan pintas menuju kesuksesan. Menurut saya jika jalan
pintas itu benar ada, saya yakin kesuksesan yang diraih seseorang bukanlah
sukses sejati. Ibarat rumah, pondasinya tidak akan bertahan kuat ketika
menghadapi berbagai bencana alam, seperti gempa bumi atau banjir. Saya sering
mengatakan sukses adalah sebuah perjalanan bukan sebuah tujuan akhir. Ya,
perjalanan untuk menjadi insan yang lebih baik, perjalanan untuk menjadi berkat
bagi lebih banyak orang, perjalanan untuk semakin matang dalam hidup ini, dsb.
Saya
kenal dengan banyak sekali pakar atau ahli dalam satu bidang yang masih terus
belajar. Mentor terbaik saya dalam bidang kepemimpinan, Dr. John C. Maxwell
yang baru saja terpilih sebagai guru kepemimpinan paling berpengaruh di dunia (
the world's most
influential leadership guru) berdasarkan survai internasional lembaga Leadership Gurus International (LeadershipGurus.net) masih terus belajar.
"Saya masih terus belajar dan bertumbuh. Setiap bulan saya masih membaca
setidaknya 2 buku kepemimpinan," katanya. Padahal John sendiri telah menulis
lebih dari 50 buku kepemimpinan yang sebagian besar masuk kategori
internasional best seller.
Motivator No.1 Indonesia, Andrie Wongso
pernah memberikan nasihat berharga kepada saya, "Usahakan dirimu untuk terus
membaca dan belajar. Terkadang ketika kita membaca sebuah buku, kita berpikir
70 atau 80 persen isi buku tersebut kita sudah tahu namun usahakanlah untuk
terus membaca dan mencari hal-hal yang belum kita ketahui. Dengan begitu kita
akan senantiasa bertumbuh." Ini sebuah nasihat yang sangat berharga. Berkat
nasihat itulah, saya terus belajar dan membaca. Saya masih membiasakan diri
membaca beberapa buku pengembangan diri setiap bulannya dan mengikuti berbagai
pelatihan. Waktu di perjalanan sering juga saya pakai untuk belajar dengan
mendengarkan CD atau kaset pelajaran sehingga selalu ada bahan positif yang
masuk ke hidup saya. Saya sering menyebut mobil saya sebagai
mobile campus.
Tidak ada jalan pintas menuju kesuksesan
sejati! Dan ingatlah pertumbuhan pribadi bukanlah sebuah hal yang otomatis.
Kita belum tentu bertumbuh meski usia kita terus bertambah. Kedewasaan hidup
lebih berkaitan dengan tanggung jawab daripada pertambahan usia. Kita tidak
bisa menjadi orang baik dengan hanya membaca Kitab Suci satu kali (apalagi
hanya satu ayat) atau mendengarkan khotbah satu kali.
Pertanyaan
penting sekarang, sudahkah kita menginvestasikan waktu (dan juga dana) kita
secara maksimal untuk terus belajar dan bertumbuh? ***
* Paulus Winarto
adalah pemegang 2 Rekor Indonesia dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni
sebagai pembicara seminar yang pertama kali berbicara dalam seminar di angkasa
dan penulis buku yang pertama kali bukunya diluncurkan di angkasa. Sejumlah
bukunya masuk dalam kategori best seller (al: First Step to be An Entrepreneur,
Reach Your Maximum Potential, Be Strong dan HOPE). Ia banyak menimba ilmu kepemimpinan dari guru kepemimpinan internasional,
Dr. John C Maxwell. Guru marketing Hermawan Kartajaya menjuluki Paulus sebagai
"manusia kompleks". Paulus dapat dihubungi melalui e-mail: pwinarto@cbn.net.id
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Paulus Winarto
|
 |
You are Born to Win
|
 |
Change for Growth (bagian 2)
|
 |
Change for Growth (bagian 1)
|
 |
Kritik
|
 |
Antara Ya Dan Tidak
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Jangan Sekedar Mengejar KeuntunganTanpaMenyadari Risikonya
(Artikel Tetap) -
Senin, 17 Desember 2007
|
 |
Jadilah Prima
(Artikel Tetap) -
Selasa, 18 Desember 2007
|
 |
Ms Bagian 3 Dari 3 Tulisan Ml Md Ms
(Artikel Tetap) -
Rabu, 19 Desember 2007
|
 |
Penderitaan Orang Pelit
(Artikel Tetap) -
Jumat, 21 Desember 2007
|
 |
3 Kunci Kehidupan
(Artikel Tetap) -
Minggu, 23 Desember 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Wisata Di Akhir Tahun
(Artikel Tetap) -
Jumat, 14 Desember 2007
|
 |
Mari Mencari Kambing Hitam
(Artikel Tetap) -
Jumat, 14 Desember 2007
|
 |
Sepatu
(Artikel Tetap) -
Kamis, 13 Desember 2007
|
 |
Md (bagian Ke-2 Dari 3 Tulisan Ml, Md, Ms)
(Artikel Tetap) -
Rabu, 12 Desember 2007
|
 |
Rekening Bank Kehidupan
(Artikel Tetap) -
Selasa, 11 Desember 2007
|
|
|