| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Desember 2008 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | |
| 7 | 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 |
| 14 | 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 |
| 21 | 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 |
| 28 | 29 | 30 | 31 | |||
| • Ponijan Liaw |
| Selasa, 15-Juli-2008 |
| 13:33:01 WIB |
| Kesan Pertama Begitu Menentukan |
| • Ponijan Liaw |
| Selasa, 06-Mei-2008 |
| 13:29:08 WIB |
| Bicaralah Sesuai Golongan Darahnya |
| • Ponijan Liaw |
| Selasa, 31-Oktober-2006 |
| 16:50:33 WIB |
| The Art Of Communication That Works (2) - Tipe & Gaya Komunikator |
| • Ponijan Liaw |
| Senin, 07-April-2008 |
| 08:30:01 WIB |
| Treat Mars & Venus Differently |
| Keramik Bingkai |
| Ukuran Small |
| Luar Biasa! |
View Shopping Product |
|
Stop Debating Over Principles ( 0 Komentar ) - Klik Profil Penulis Rating Artikel : Oleh : Ponijan Liaw
Whenever
two good people argue over principles, they are both right.
Marie Ebner von Eschenbach Hal-hal prinsip pada dasarnya selalu benar. Dari sisi mana pun orang memandangnya. Perdebatan mengenai hal ini sejauh mungkin harus dihindari agar komunikasi berjalan dengan lancar. Masih banyak hal bermanfaat lainnya yang dapat dipilih menjadi topik pembicaraan selain berdebat. Untuk mengisahkan bahwa debat mengenai prinsip ini selalu benar dan berlaku untuk kedua belah pihak, ada sebuah kisah yang dapat dijadikan bahan renungan berikut ini. Suatu hari seorang Master Zen memanggil kedua muridnya untuk diajarkan sebuah prinsip baru dalam hal meditasi. Kedua murid beliau menghadap dan dengan tekun belajar. Singkat cerita, keduanya pun dapat menyelesaikan pelajaran itu dengan baik. Keluar dari padepokan belajar, kedua murid tersebut terlibat dalam diskusi mengenai prinsip yang baru dipelajari. Diskusi itu akhirnya bermuara pada tafsir yang berbeda. Untuk memastikan tafsir siapa yang benar, kedua murid tersebut sepakat untuk menemui guru mereka satu per satu. Murid pertama, dengan panjang lebar mencoba memberikan argumentasinya sejauh pemahamannya. Sang guru kemudian mengatakan, "Kamu benar!." Dengan rasa senang dan bangga murid pertama itu keluar dari ruang sang guru untuk memberikan kesempatan kepada murid kedua menghadap. Setelah mendengar argumentasi murid kedua, sang guru berkata, "Kamu benar!." Asisten sang guru yang berada di ruangan itu menjadi bingung mendengar jawaban gurunya yang membenarkan kedua muridnya yang jelas-jelas memiliki tafsir berbeda. Dia lantas protes, "Guru, bagaimana mungkin pandangan dua murid yang berbeda tadi dua-duanya guru katakan benar ?". Mendengar protes itu, sang guru pun tersenyum dan menjawab, "Kamu juga benar!." Nah loh ? So, setiap orang punya sudut pandang masing-masing, untuk apa didebatkan ? TIPS Menentang pandangan orang lain tentang sebuah prinsip sama halnya dengan memaksakan apa yang kita suka makan kepada orang lain. Hal ini tidak mungkin. Selera, kebiasaan dan sudut pandang orang tentu berbeda-beda. Disinilah, kelapangan dada dan sikap toleran tengah diuji untuk selanjutnya dikembangkan. Selamat berlatih! --------------------------------------- Untuk referensi lebih lanjut, silahkan baca 2 buku penulis lainnya tentang komunikasi: 1. The Art of Communication that Works - Komunikasi yang Berhasil 2. Understanding Your Communication Styles - Memahami Gaya Komunikasi Anda Untuk informasi & pelatihan, hubungi penulis di: ponijan@central.net.id
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda | |||||
|
|||||
|
( View : 1452 | Refer : 4 | Print : 113 | Rate :
9.00 / 5 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Jadilah Orang Yang Keras Kepala! - Rabu, 05-Desember-2007; 09:19:13 | |||||
| Menikmati Putaran Roda Kehidupan - Kamis, 06-Desember-2007; 09:12:00 | |||||
| Tembok Berlubang - Senin, 10-Desember-2007; 08:32:48 | |||||
| Daun Di Musim Gugur - Senin, 10-Desember-2007; 09:33:35 | |||||
| Rekening Bank Kehidupan - Selasa, 11-Desember-2007; 09:03:13 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Becoming Hero Or Loser - Senin, 03-Desember-2007; 11:03:09 | |||||
| Tulisan Di Atas Pasir - Senin, 03-Desember-2007; 08:58:54 | |||||
| Bunga-bunga Di Rumahku - Senin, 03-Desember-2007; 08:30:32 | |||||
| Mendongkrak Kekuatan Jiwa - Sabtu, 01-Desember-2007; 13:04:05 | |||||
| Nilai Lebih - Jumat, 30-November-2007; 14:38:20 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3433 |
| Pengunjung Hari Ini | 458 |
| Online | 28 |