Berani menghadapi masalah! Kita boleh mengharapkan semua urusan berjalan lancar, tetapi jauh lebih baik bila kita siap mental dan berani menghadapi setiap masalah yang datang kepada kita.
Rabu, 14-November-2007; 08:51:10 WIB Obesitas Menurunkan Kesuburan ( 0 Komentar )
- Klik Profil Penulis
Oleh : Ade Rai - Health Ambassador & Fitness Motivator
"Penyebab kematian
terbesar manusia modern yang menimbulkan penyakit-penyakit seperti diabetes,
jantung, stroke, dan kanker adalah LEMAK. Maka tidaklah mengherankan apabila
lemak juga menyebabkan matinya kualitas seksual." - Ade Rai
Obesitas terkenal tidak mengenal kompromi terhadap kehidupan
seksual. Kebanyakan wanita tidak tertarik pada pria yang gemuk. Meskipun pria
gemuk bisa mendapatkan pasangan, tetap saja kegemukan merusak kesehatan
metabolisme. Kegemukan juga menekan libido, meningkatkan risiko disfungsi
ereksi (impotensi dan ejakulasi dini), serta menurunkan daya tahan performa
seksual. Data dari Agricultural Health Study menemukan bahwa pria-pria gemuk
lebih besar peluangnya menjadi tidak subur. Untuk setiap peningkatan berat
badan 8 kg, kesuburan turun 10%, semakin gemuk semakin menurun tingkat
kesuburan. Pria-pria obes akan mengalami penurunan tingkat kesuburan karena
banyaknya hormon estrogen dalam tubuhnya, meningkatnya temperatur testikel, dan
berkurangnya jumlah sel sperma.
Pesan
untuk dibawa pulang: Studi ini menjadi peringatan keras untuk semua pria gemuk
agar mengambil kendali atas kegemukannya. Meskipun tidak ingin memiliki anak,
obesitas menurunkan kualitas seksual suami-istri. Tidak dijelaskan berapa banyak
kasus disfungsi ereksi berperan terhadap angka perceraian, tetapi diperkirakan
persentase yang tinggi menjadi statistik tercatat selama ini. Hidup ini penuh
dengan pilihan: daripada memilih nikmat makanan dan malas berolahraga (yang
sesaat), lebih baik memilih nikmat tubuh sehat, atletis, dan kehidupan seksual
yang berkualitas.
|
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA
Komentar Artikel :
Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda