|
|||
|
Penulis : Ponijan Liaw
( Profil Penulis )
Rating Artikel :
Selasa, 06-November-2007
It's important to talk to
people in their own language. If you do it well, they'll say, "God, he
said exactly what I was thinking." And when they begin to respect you,
they'll follow you to the death.
Lee Iacocca Banyak orang yang lupa (atau pura-pura lupa) menyederhanakan kosa kata yang digunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain. Tidak menyadari latar belakang gaya bahasa, istilah dan kebiasaan berbahasa orang yang diajak berkomunikasi. Bahasa kantor yang sangat teknis dan njlimet menghiasi percakapan mereka. Sekali pun orang yang diajak bicara telah mengernyitkan dahi ketika mendengarkan mereka, malah ada yang merasa bangga bahwa mereka telah menggunakan bahasa formal nan tinggi sehingga orang-orang mungkin saja menganggap mereka sebagai kaum intelektual. Dalam kaitan ini, dulu pernah ada sebuah karikatur yang menyindir rencana penyediaan tenaga pendidik bergelar Doktor (S-3) untuk mengajar di Sekolah Dasar (SD). Karikatur itu jika dinarasikan kira-kira seperti ini: Doktor : Selamat Pagi Anak-anak. Murid SD : Selamat Pagi Pak Guru (dengan nada khas anak-anak) Doktor: Anak-anak, pagi ini Bapak akan mengajar tentang Konflik Sosial. Seperti kita ketahui bahwa konflik sosial, baik yang horizontal mau pun vertikal akhir-akhir ini menunjukkan eskalasi pertumbuhan yang semakin mengkhawatirkan. (murid-murid mulai pusing dengan istilah-istilah sang doktor). Sekarang, agar konflik sosial tersebut tidak mengkristal menjadi permanen sehingga sulit diatasi, harus ada solusi integratif dan komprehensif untuk mengatasinya. Sedapat mungkin menggunakan pendekatan win-win solution. Tentu dapat dibayangkan bagaimana kondisi struktur kognitif anak-anak SD saat menerima ‘kuliah' sang Doktor. Bingung ! TIPS Supaya komunikasi kita lancar, bahasa dan segala istilah teknis harus dapat disederhanakan sedemikian rupa agar pendengar atau siapa saja yang sedang melakukan konversasi dengan kita dapat menangkap esensi kalimat kita. So, tidak perlu show off melalui penggunaan kata-kata keren namun membingungkan. --------------------------------------- Untuk referensi lebih lanjut, silahkan baca 2 buku penulis lainnya tentang komunikasi: 1. The Art of Communication that Works - Komunikasi yang Berhasil 2. Understanding Your Communication Styles - Memahami Gaya Komunikasi Anda Untuk informasi & pelatihan, hubungi penulis di: ponijan@central.net.id |
|||
|
|||
| ( View : 6025 | Refer : 2 | Print : 192 | Rate : 9.00 / 2 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | 36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-28 (Artikel Tetap) - Selasa, 06-November-2007 | ||
| • | Perjanjian Orang Tiong Hoa (Artikel Tetap) - Rabu, 07-November-2007 | ||
| • | Penonton "ahli" Yang Belum "ahli" (Artikel Tetap) - Rabu, 07-November-2007 | ||
| • | Loyalty Programs That Matters (Part 1) (Artikel Tetap) - Kamis, 08-November-2007 | ||
| • | Makan Enak Tapi Murah (Artikel Tetap) - Jumat, 09-November-2007 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | The Power Of Hope (Artikel Tetap) - Senin, 05-November-2007 | ||
| • | Pribadi Yang Kaya (Artikel Tetap) - Jumat, 02-November-2007 | ||
| • | Informasi Negatif (Artikel Tetap) - Jumat, 02-November-2007 | ||
| • | Apa Yang Anda Lupakan Hari Ini ? (Artikel Tetap) - Selasa, 30-Oktober-2007 | ||
| • | Lepaskan, Bagaikan Anak Panah (Artikel Tetap) - Selasa, 30-Oktober-2007 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



