Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Tetap
Penulis : Eloy Zalukhu - Motivator & Business Trainer
Selasa, 14-Agustus-2007

Tulisan saya dua minggu lalu dengan judul FOKUS ternyata ”masuk akal” bagi banyak orang. Akibatnya banyak tanggapan yang masuk ke email saya dengan berbagai macam pertanyaan menarik. Salah satu dari pertanyaan itu saya bahas dalam artikel minggu ini. Selamat membaca!

Pertanyaan

Bagaimana caranya supaya kita bisa fokus pada suatu pekerjaan kantor yang sebetulnya tidak kita senangi. Saya telah meminta kepada atasan untuk menempatkan saya pada bagian Accounting tetapi tidak dikabulkan, justru saya diberikan lebih banyak pekerjaan pada bagian yang tidak saya senangi ini. Apakah saya harus pindah kerja? Mohon pencerahan.

Jawaban

Sekarang, coba Anda pikirkan dengan serius, apa yang membuat Anda tidak senang dengan pekerjaan yang sekarang. Apakah disebabkan oleh kondisi perusahaan secara keseluruhan, atau hanya disebabkan oleh bagian kerja Anda yang tetap namun pekerjaan terus bertambah?

Apa bedanya?

Begini, bila alasan ketidakpuasan Anda disebabkan oleh kondisi perusahaan secara keseluruhan, itu berarti termasuk reward, benefit dan kesempatan berkarir tidak dapat Anda harapkan dari perusahaan itu. Termasuk juga, misalnya nilai-nilai dan budaya perusahaan yang bertentangan dengan hati nurani Anda, seperti budaya sogok-menyogok, atau sekedar atasan yang memberikan evaluasi kinerja karyawan berdasarkan like and dislike.

Tetapi bila ketidakpuasan Anda terbatas hanya pada "pekerjaan" yang mungkin tidak sesuai dengan potensi dan bakat alami Anda, ini berarti, masih ada beberapa faktor lain yang perlu menjadi pertimbangan sebelum memutuskan untuk pindah kerja. Faktor – faktor tersebut termasuk reward, benefitnya, dll.

Nah, untuk membantu Anda berpikir, coba jawab dua pertanyaan sederhana ini:

(1)  Bila 1 = sangat tidak puas, 5= biasa saja, dan 10=sangat puas, kira-kira, berapa level kepuasan Anda terhadap perusahaan secara keseluruhan?

(2) Dengan ukuran penilaian yang sama, berapa level kepuasan Anda terhadap bagian kerja Anda saat ini?

Bila terhadap dua pertanyaan itu Anda menjawab lima (5) ke bawah,  maka saya setuju bahwa Anda sudah perlu mulai mencari pekerjaan baru. Alasannya sederhana, seperti selalu saya katakan: ”Anda tidak mungkin meraih sukses bila Anda tidak menyenangi apa yang Anda kerjakan.” Tetapi bila pertanyaan pertama Anda jawab tujuh (7) atau lebih, maka walaupun pertanyaan yang kedua Anda jawab tiga (3), saya usulkan untuk tidak terburu-buru mengajukan surat pengunduran diri.

Usulan saya adalah, berusaha untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan biarkan emosi mengendalikan keputusan Anda. Bila memungkinkan, ambil cuti selama tiga hari dan bersantailah. Pada saat-saat tertentu, setiap orang butuh waktu untuk ”cuti” dari seluruh aktifitas rutin untuk recharge diri sendiri.

Namun bila ternyata tidak memungkinkan untuk mengambil cuti, tetaplah berusaha menenangkan diri, sambil terus bekerja dengan kualitas terbaik. Sekali lagi, tetap dan terus bekerja dengan kualitas terbaik. Hal ini penting karena saya sangat yakin bahwa orang-orang yang sukses dalam karir atau usaha adalah orang-orang yang mampu memberikan hasil kerja terbaik, bahkan ditengah krisis.

Kesuksesan yang saya maksud tentu saja kesuksesan ”sejati” dan bukan kesuksesan karena tipu-tipu. Kesuksesan sejati hanya dapat dicapai oleh orang-orang dengan karakter terpuji. Dan karakter yang terpuji umumnya dibentuk di tengah-tengah kesulitan dan krisis, bukan ketika semua berjalan mulus.

Karena itu saya katakan, tetaplah berikan kualitas kerja terbaik bahkan di tengah suasana yang tidak mendukung sekalipun karena hal itu akan membentuk karakter hidup Anda. Dan bila karakter Anda sudah terbentuk baik, maka kerja dimana pun Anda pasti akan sukses. Pasti!

Kemudian...

Setelah Anda tenang, coba pikirkan dan cari tahu mengapa atasan Anda belum mengabulkan permintaan Anda untuk pindah ke bagian accounting.

Saya yakin, atasan Anda pasti punya alasan, dan menjadi tanggung jawab Anda untuk mencari tahu alasan tersebut. Bila alasan itu masuk akal dan bisa Anda kerjakan, maka kerjakanlah sesuai dengan ekspektasi atasan Anda. Tetapi bila setelah melakukan konfirmasi langsung dengan atasan dan ternyata alasan itu tidak masuk akal atau terkesan dibuat-buat, maka saya setuju untuk Anda mulai mencari pekerjaan baru.

Tetapi poin penting yang mau saya sampaikan adalah ini: ”Jangan pernah mengambil keputusan yang didasarkan atas informasi yang tidak jelas, apalagi berdasarkan asumsi dan perasaan belaka.”

Sebagai bahan pertimbangan lain, ingat bahwa apapun pekerjaan kita pastilah ada tantangan. Namanya juga bekerja, apalagi bekerja untuk orang lain. Tetapi ketika tantangan itu datang, mari kita tidak buru-buru berasumsi dan mengambil keputusan untuk pindah kerja.

Kenapa? Karena kadang-kadang begini...

Bayangkan Anda sedang menggegam beberapa buah apel, lalu Anda jalan-jalan dan melihat buah apel lain, yang "kelihatannya" lebih baik dari apel yang ada dalam genggaman Anda. Kemudian Anda tergoda untuk mengambil apel baru itu, tetapi karena genggaman Anda sudah penuh, maka apel yang lama "terpaksa" Anda jatuhkan dan tinggalkan.

Awalnya Anda merasa senang karena mendapatkan apel baru, yang ”rasa-rasanya” lebih enak. Tetapi waktu mulai gigit dan mengunyah, Anda baru sadar, eh ternyata apel itu tidak seenak yang Anda bayangkan, malah lebih manis apel yang pertama. Anda menyesal dan ingin memuntahkannya, tetapi, ternyata "nasi telah menjadi bubur." Apel pertama yang Anda tolak, jatuhkan dan tinggalkan itu telah ditemukan oleh pejalan kaki lainnya, sehingga ketika Anda kembali untuk mencari, apel itu tidak lagi berada di sana.

Maka, yang terjadi tinggalah penyesalan...

Perumpamaan tentang buah apel di atas tentu tidak hanya berlaku untuk pekerjaan tetapi juga berlaku untuk hubungan dengan seorang teman, sahabat, pacar, dan apalagi dengan seorang suami / istri. Berapa sering kita sibuk memikirkan ”buah apel” lain, dan rela untuk meninggalkan ”buah apel” yang lama hanya untuk menemukan bahwa ternyata buah apel lama tetap saja lebih baik. Dan bila nasi sudah menjadi bubur...semua tinggalah penyesalan. Oleh karena itu, marilah kita lebih banyak bermawas diri hingga kita menjadi lebih bijaksana.

Sukses untuk Anda!
www.eloy-zalukhu.com
( View : 2718 | Refer : 2 | Print : 145 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Si Tangan Jelek (Artikel Tetap) - Kamis, 16-Agustus-2007
Mestakung, The Secret Dan Kemerdekaan Indonesia (Artikel Tetap) - Sabtu, 18-Agustus-2007
Polisi Tidur Kehidupan (Artikel Tetap) - Senin, 20-Agustus-2007
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-24 (Artikel Tetap) - Kamis, 23-Agustus-2007
Komunikasi Berdasarkan Gerak - Socializer (penggembira) (Artikel Tetap) - Senin, 27-Agustus-2007
Artikel Sebelumnya :
The Power Of Change (Artikel Tetap) - Kamis, 27-September-2007
Karakter (Artikel Tetap) - Senin, 17-September-2007
Indonesia Next (Artikel Tetap) - Senin, 03-September-2007
Kesadaran Pada Kewajiban Sukses (Artikel Tetap) - Rabu, 29-Agustus-2007
Turangga Titihan Sekaring Bawana (Artikel Tetap) - Selasa, 14-Agustus-2007
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi

Dapatkan segera koleksi CD Audio 10 Wisdom terbaru ini

...
Powered by:
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat