|
|||
|
Penulis : Agoeng Widyatmoko - Konsultan independen usaha kecil (UKM)
Rating Artikel :
Selasa, 04-September-2007
Mungkin judul yang saya kemukakan di atas terdengar cukup provokatif. Betapa tidak, wong orang biasanya mencari cara untuk menyelesaikan masalah, ini malah menyuruh mencari masalah.
Tunggu dulu! Yang saya maksud di sini bukan ingin menambah pusing Anda sekalian dengan menambah masalah. Tapi, yang ingin saya sampaikan, adalah bagaimana Anda bisa menjadi sumber solusi dan memetik peluang di tengah masalah yang ada di sekeliling Anda. Masalah keuangan misalnya. Tentang manajemen keuangan pribadi atau keluarga. Kalau saya sebut salah satu profesi baru yang sedang naik daun belakangan ini, Anda pasti paham. Yah, masalah keuangan diatasi oleh para perencana keuangan. Munculnya para perencana keuangan belakangan ini seolah mampu menjadi solusi bagi orang-orang yang merasa kesulitan dalam mengelola keuangannya. Sebab, tak jarang, belum waktunya gajian, uang sudah habis dibelanjakan. Nah, bukankah ini sebuah masalah? Maka kemudian, para perencana keuangan ini tampil laksana seorang dokter yang memberi resep jitu bagi pasiennya agar tak lagi defisit saat menjelang tanggal tua. Bagi saya, para perencana keuangan ini adalah para "pencari masalah" yang jeli melihat peluang di tengah masalah orang lain. Tapi, kemudian muncul pertanyaan. Loh, itu kan sebuah pekerjaan spesifik yang membutuhkan keahlian. Dan, tak semua orang bisa? Baiklah. Jika itu pertanyaan yang mampir di benak Anda, saya akan beri contoh lain "para pencari masalah" yang sukses mendulang untung dari masalah orang lain. Anda pernah jengkel dengan tikus, nyamuk, kecoa, atau lalat yang sering mengganggu kenyamanan dalam rumah Anda? Atau, Anda juga direpotkan dengan banyaknya rayap yang merusak perabotan kayu Anda? Jika ya, pernahkah Anda mendengar jasa pembersihan kutu dan serangga di dalam rumah? Yah, itulah salah satu peluang usaha bagi mereka yang jeli memanfaatkan masalah yang sering terjadi di rumah tangga akibat datangnya binatang pengganggu itu. Dan, tahukah Anda, bahwa para pembasmi binatang pengganggu itu bayarannya tidak sedikit lo? Mau contoh lain? Saya yakin bahwa di rumah pasti kadang timbul masalah, misalnya dengan saluran air atau WC mampet. Nah, bukankah ini juga masalah? Lantas, kepada siapa biasanya Anda akan mempercayakan masalah ini agar bisa diatasi? Biasanya, jarang sekali orang yang mau berusaha mengatasi sendiri. Alasannya? Cari praktisnya. Karena itu, dari sekian banyak pengusaha jasa pembersihan WC atau saluran air, hampir semuanya selalu kebagian order. Ini satu bukti nyata, bahwa hadirnya masalah ternyata memberi peluang yang cukup menggiurkan. Bagaimana? Sudah mendapat gambaran bukan? Yah, inilah fakta bahwa ternyata hadirnya masalah mampu dijadikan ladang yang menghasilkan bagi sebagian orang yang jeli. Masih banyak profesi atau usaha-usaha lain yang mampu menghasilkan dari adanya masalah. Konsultan perkawinan, konsultan pajak, desain artistik rumah, jasa penerjemah, biro-biro jasa STNK dan SIM, semua itu sebenarnya berangkat dari munculnya masalah. Berbagai profesi tersebut mampu mengeruk keuntungan yang tak sedikit dari hasil menyediakan solusi bagi sebagian orang. Tentu, dibutuhkan ketekunan dan kemampuan untuk menggeluti dan mengelolanya agar terus bisa mendatangkan keuntungan. Namun, satu hal yang pasti, semua itu berawal dari adanya tindakan, alias action. Jadi, tunggu apalagi? Take action!!! Agoeng Widyatmoko adalah seorang konsultan independen usaha kecil (UKM). Saat ini, ia juga aktif mendirikan Sekolah Penulis Pembelajar (SPP) untuk mendorong orang aktif menyuarakan pendapat dan membagi ilmu lewat tulisan dan buku. Ia dapat dihubungi melalui email agoeng.w@gmail.com atau 0812 895 0818 |
|||
|
|||
| ( View : 7276 | Refer : 3 | Print : 216 | Rate : 9.00 / 6 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Berjumpalitanlah, Peluang Itu Semakin Dekat (Entrepreneur Corner) - Senin, 24-September-2007 | ||
| • | Jangan Remehkan Peluang Sekecil Apapun (Entrepreneur Corner) - Senin, 29-Oktober-2007 | ||
| • | Jangan Pernah Berhenti Dan Bersyukur (Entrepreneur Corner) - Jumat, 02-November-2007 | ||
| • | Group Focus Discussion (Entrepreneur Corner) - Senin, 12-November-2007 | ||
| • | Mencari Harga Yang Paling Murah (Entrepreneur Corner) - Kamis, 15-November-2007 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Manfaatkan Momentum (Entrepreneur Corner) - Selasa, 14-Agustus-2007 | ||
| • | Kesempatan Itu Datangnya Berkali - Kali (Entrepreneur Corner) - Jumat, 13-Juli-2007 | ||
| • | Cari Peluang Dalam Peluang (Entrepreneur Corner) - Kamis, 28-Juni-2007 | ||
| • | Jangan Takut Untung (Entrepreneur Corner) - Senin, 18-Juni-2007 | ||
| • | Carilah Peluang Di Tengah Kemalasan (Entrepreneur Corner) - Senin, 28-Mei-2007 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



