Teman-teman pagi tadi saya masih berada di Palembang setelah kemarin mengadakan seminar di Lahat, Sumatera Selatan. Saya kembali berada di Jakarta siang ini. Meskipun saya berada di luar kota, bahkan luar pulau, saya berkomitmen untuk tetap menjalankan program rutin setiap Senin pagi, talkshow "AW Success - Wisdom & Motivation" di jaringan Radio Sonora. Berkat perkembangan teknologi, sejauh apa pun kita, komunikasi masih tetap bisa dijalankan dengan baik sehingga program itu pun masih tetap bisa diselenggarakan meski fisik saya tidak berada di sudio Jakarta.
Ini bukan pertama kali saya melakukan talkshow "jarak jauh". Beberapa waktu yang lalu pun saya melakukan hal serupa. Saya kira, selama kita berkomitmen dengan tugas dan mau menegakkan tanggung jawab, kita akan menemukan cara untuk menunaikan kewajiban itu dengan sebaik-baiknya.
Sahabat yang luar biasa,
Tema yang saya bawakan pun sangat relevan dengan kondisi itu. Saya membacakan satu cerita klasik yang menarik, "Keranjang Kehidupan". Bagi teman-teman yang tadi pagi tidak sempat mendengar talkshow-nya, cerita tersebut bisa dibaca dan didengar di sini. Bahkan yang tadi mengikuti pun sangat layak untuk kembali mendengar dan membaca ulang supaya maknanya benar-benar bisa diresapi.
Kita sering melihat dan mendengar orang-orang mengeluhkan beban yang dihadapinya. Makin tinggi jabatan, kok, beban bukannya makin berkurang malahan semakin berat. Kapan saya bisa benar-benar menikmati kehidupan tanpa gangguan kiri-kanan? Begitu kira-kira keluhannya.
Memang beban kehidupan tak mungkin hilang dari setiap orang. Selama kita hidup, selama itu juga beban kita dapatkan. Hari terus berputar, karier mungkin terus menanjak, tetapi seiring dengan itu tanggung jawab pun bertambah. Kita bisa melihat pertambahan tanggung jawab itu sebagai beban, tetapi bisa juga sebagai peluang. Tergantung cara kita memandangnya.
Jika kita merasa semua itu sebagai beban, maka kita pasti merasakan hidup ini makin bertambah berat dari hari ke hari. Sebaliknya, jika kita menerima semuanya dengan penuh rasa syukur, tawakal menjalaninya, yang kita lihat bukanlah beban melainkan peluang mendaki kehidupan yang lebih tinggi dari hari ke hari. Karena kita mampu mengatasi masalah demi masalah, bisa menegakkan tanggung jawab, berkomitmen pada tugas yang dibebankan, maka kehidupan lebih baik itulah yang akan kita dapat.
Nah, apakah kita mau memilih mengeluhkan kehidupan yang kita jalani, atau mensyukuri apa yang kita temui sambil terus berusaha mengatasi masalah dan tantangan yang kita hadapi? Saya kira, kita semua sepakat, kita mau hidup lebih baik. Oleh karena itu, mari buang keluh-kesah, tegakkan kepercayaan diri, bangkitkan semangat, dan bekerja lebih keras lagi! Nasib lebih baik sedang menanti kita!
Salam sukses luar biasa!
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Andrie Wongso
|
 |
Chinese Wisdom - Determinasi
|
 |
DoaDanUsaha
|
 |
Burung Berbakat yang Sombong
|
 |
Kebiasaan Berinisiatif
|
 |
Spirit of Indonesia
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Success Is My Right
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 24 Oktober 2011
|
 |
Nilai Membaca
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 25 Oktober 2011
|
 |
Seminar Motivasi Di Lahat
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 25 Oktober 2011
|
 |
Preview LIVE Talkshow Jaringan Sonora
(Catatan Andrie Wongso) -
Minggu, 30 Oktober 2011
|
 |
Review LIVE Talkshow Jaringan Sonora
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 31 Oktober 2011
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Hidup Adalah Tanggung Jawab
(Catatan Andrie Wongso) -
Minggu, 23 Oktober 2011
|
 |
Mulai Dengan Memimpin Diri Sendiri
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 17 Oktober 2011
|
 |
Biasakan Berbuat Jujur
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 10 Oktober 2011
|
 |
Berbuat Baik
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 03 Oktober 2011
|
 |
Kita Dilahirkan Di Dunia Ini Pasti Punya Manfaat
(Catatan Andrie Wongso) -
Senin, 26 September 2011
|
|
|