Banyaknya kecelakaan akibat pengemudi mengantuk atau kelelahan membuat Google Inc. menciptakan teknologi yang bisa mengantisipasi kejadian seperti itu. Kini, mereka telah menciptakan mobil otomatis, yang bisa beroperasi tanpa campur tangan manusia.
"Tujuan kami adalah untuk membantu mencegah kecelakaan lalu lintas, membantu orang menghemat waktu (dengan tidak menyetir sendiri), serta mengurangi emisi karbon melalui perubahan mendasar dalam menggunakan mobil," sebut Google di blog resminya.
Dengan teknologi canggih ini, pengemudi bisa melakukan kegiatan di dalam mobil di sepanjang perjalanan. Mereka bisa membaca, makan, bahkan merias diri saat di perjalanan dengan kondisi mobil tetap melaju di jalan.
Lebih dari itu, Google mengaku yakin bahwa penggunaan mobil otomatis bisa mengurangi 1 juta kematian per tahunnya akibat kecelakaan lalu lintas.
"Saya yakin, teknologi kami memiliki potensi untuk itu," papar Sebastian Thrun, pimpinan proyek ini. "Robot pengemudi memiliki reaksi yang lebih cepat ketimbang manusia, memiliki jangkauan pandangan hingga 360 derajat. Perhatian mereka juga tidak teralihkan, serta tidak bisa mengantuk atau mabuk."
Karena keamanan adalah hal utama dalam proyek ini, Google menyewa insinyur-insinyur terbaik yang sebelumnya berpartisipasi dalam DARPA Challenges-lomba balapan kendaraan otomatis yang diselenggarakan oleh pemerintah AS.
Uji Coba
Beberapa waktu lalu, perusahaan search engine internet terbesar di dunia itu telah menguji coba mobil otomatis tersebut. Mereka membenamkan teknologi tersebut pada tujuh unit mobil Toyota Prius.
Agar mobil otomatis ini bisa mengenali medan sekitar, ada alat berbentuk silinder yang dipasang di bagian atap. Silinder tersebut dipasangi sensor, radar, kamera, serta peta elektronik untuk mempermudah navigasi selama perjalanan.
Seorang penumpang hadir di tiap mobil untuk memberikan penilaian, sekaligus mengendalikan mobil bila sewaktu-waktu terjadi gangguan.
Ketujuh mobil tersebut sukses menempuh jarak 140 ribu mil atau sekitar 224 ribu kilometer. Tepatnya, dari daerah Sillicon Valley hingga Santa Monica, California. Rute yang dipilih, adalah jalan raya, jembatan, hingga jalanan yang padat lalu lintas seperti Lombard Street di San Francisco.
Anda harus bersabar hingga beberapa tahun lagi, untuk jika tertarik pada mobil otomatis ala (serial televisi) Knight Rider ini.
"Kami masih berada pada tahap percobaan dan pengembangan. Namun yang pasti, teknologi ini telah memberikan pandangan mengenai transportasi masa depan dan hal itu dimungkinkan karena ilmu komputer yang canggih. Masa depan itu amat menggembirakan!" tutup Thrun.
________________
Artikel ini, dan tulisan-tulisan motivasi menarik lainnya, bisa didapatkan di majalah motivasi LuarBiasa.
Untuk mendapatkan keterangan lengkap mengenai pembelian dan lamgganan,
klik www.majalahluarbiasa.com atau hubungi tim distribusi di (021)
33445555.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Tim AndrieWongso.com
|
 |
50 Tahun Gerakan Pramuka
|
 |
Kartun Donald Duck Pertama Diluncurkan
|
 |
Have a Great Day, Eagle
|
 |
Terjebak 2 Bulan di Dalam Tanah, Diselamatkan NASA
|
 |
Hari Pendidikan Nasional
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Top Tips Mengelola Stres
(AW Corner) -
Kamis, 02 Desember 2010
|
 |
Impian Pengemis
(AW Corner) -
Jumat, 03 Desember 2010
|
 |
40 Orang Terkaya Indonesia
(AW Corner) -
Sabtu, 04 Desember 2010
|
 |
Andrie Wongso: Semangat Kebersamaan, Indonesia Pasti Bisa Luar Biasa!
(AW Corner) -
Rabu, 08 Desember 2010
|
 |
Memberi Lebih Dulu
(AW Corner) -
Minggu, 12 Desember 2010
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Buah Perbuatan Baik
(AW Corner) -
Jumat, 26 November 2010
|
 |
Angklung Resmi Milik Indonesia
(AW Corner) -
Jumat, 19 November 2010
|
 |
5 Hal Unik Dari Podium Penyerahan Medali
(AW Corner) -
Senin, 15 November 2010
|
 |
5 Kesalahan Dasar Yang Merusak Karier
(AW Corner) -
Kamis, 11 November 2010
|
 |
Teman, Salah Satu Obat Terbaik Untuk Kesehatan
(AW Corner) -
Rabu, 10 November 2010
|
|
|