Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Perginya Imam Kami

Penulis : Prie GS
Rabu, 24 November 2010, Dibaca : 1824 kali | Dicetak : 156 kali | Cetak artikel ini
Sudah relatif lama saya menyukai menulis tentang apa yang saya lihat, saya dengar, dan saya alami sendiri. Tapi khusus soal ini, saya tertarik menulisnya, meskipun kisahnya hanya diceritakan oleh seorang teman. Mungkin saja karena orang di dalam cerita itu rasanya dekat dengan hidup saya, atau mungkin karena saya merindukan pribadi seperti dia.


Ini tentang pensiunan guru desa yang menghabiskan sisa hidupnya dengan bertani, mengaji, dan menjadi imam masjid di wilayahnya,. Bertahun-tahun begitu saja kegiatannya. Mengaji, bertani, dan mengimami. Sampai belum lama ini ia meninggal setelah mencangkuli sawah dan membersihkan kebunnya hampir seharian.


Kepergian itu mengejutkan penduduk desa, khususnya warga yang menjadi jamaah rutinnya di setiap salat magrib dan isya. Magrib pertama setelah guru ini meninggal, suasana masjid mencekam. Jamaah menunggu imam mereka yang tak lagi akan datang. Untuk sejenak, orang-orang ini hanya bisa saling pandang, siapa yang akan maju menggantikan. Hampir semuanya ragu dan menolak untuk maju. Dan keraguan itu akhirnya malah berkembang menjadi isak tangis, satu demi satu. Jelas sudah, apa yang sedang berlangsung itu adalah cekaman rasa kehilangan.

 


Memang imam ini telah biasa membuat tangis jamaahnya dengan kotbah-kotbah pendek di berbagai kesempatan. Tetapi saya menduga, tangis kehilangan itu terutama bukan cuma terletak pada kotbahnya, melainkan pada perilaku sehari-harinya. Karena perilaku adalah kotbah yang sebenarnya. Ia bukan cuma dilihat dan didengar tetapi juga dirasakan. Kehilangan apa yang biasa dilihat saja menimbulkan perasaan kehilangan, apalagi jika harus kehilangan apa yang biasa dilihat, didengar, dan dirasakan.


Saya tidak melihat sendiri bagaimana perilaku sehari-hari imam ini. Saya cuma memuat kalkulasi tentang darimana tangis kehilangan itu datang. Rasa itu pasti datang setidaknya dari dua hal: pertama dari rasa kehilangan itu sendiri dan kedua dari rasa rindu. Jika kehilangan itu berbasis romantisme, kerinduan berbasis kebutuhan. Kedua-duanya penting karena keduanya juga cabang dari kebutuhan. Tetapi tegasnya, jika Anda pulang kampung dan melihat sungai desa yang dulu jernih sekarang sudah hilang lalu Anda termangu, itulah romantisme. Tapi jika listrik PLN mati mendadak lalu apa saja kita raba demi mencari di mana korek berada, itulah kebutuhan.


Kegelapan kontekstual semacam itu selalu ada di mana-mana. Ketika bahkan di lokasi bencana terjadi banyak penjarahan, ketika jadwal maskapai paling tua pun masih bisa dilanda kekacauan, ketika pesakitan bisa dengan mudah keluar masuk tahanan dan ketika desa dan kota sudah sama semangatnya dalam soal mabuk-mabukan, itulah kegelapan kontekstual namanya. Ia serupa listrik yang mati tiba-tiba dan kita sangat membutuhkan cahaya saat itu juga. Kita tahu, sesering-sering listrik PLN mati, harus jujur diakui, bahwa ia jauh lebih banyak menyala. Tetapi tidak membutuhkan kematian yang banyak untuk merasakan kegentaran kita atas gelap. Gelap yang sekejap itu pun telah membuat kebutuhan kita atas cahaya demikian besarnya.


Cahaya itulah yang agaknyaya dibawa ke mana-mana oleh imam masjid ini, baik di rutinitasnya sebagai imam, dalam caranya mengolah sawah bahkan dalam caranya meningal dunia. Kepada imam ini, warga sekitar tidak cuma melihat, mendengar tapi juga merasakan. Maka kepadanya, jamaah tidak cuma menemukan romantisme tetapi juga sekaligus menemukan apa yang mereka butuhkan.


[Prie GS adalah seorang budayawan dan penulis buku "Catatan Harian Sang Penggoda Indonesia". Saat ini, ia tinggal di Semarang, Jawa Tengah.]

 



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Prie GS

Narsis Itu Perlu
Ada Doni Tata Di Moto GP
Memandang Dari Lain Jurusan
Duplikasi Perasaan
Ular Phyton Kekenyangan
Artikel Selanjutnya :
Menghargai Kontribusi Orang Lain (Artikel Tetap) - Kamis, 25 November 2010
Bagaimana Kedaulatan Bisnis Anda? (Artikel Tetap) - Senin, 29 November 2010
Sedih Tanpa Alasan (Artikel Tetap) - Selasa, 30 November 2010
Disiplin (Artikel Tetap) - Jumat, 03 Desember 2010
Big Ideas For A Small Business (Artikel Tetap) - Senin, 06 Desember 2010
Baca juga artikel sebelumnya :
Pentingnya Bersyukur (Artikel Tetap) - Selasa, 23 November 2010
Bandingan Derita (Artikel Tetap) - Kamis, 18 November 2010
Orang Kanan Menguasai Masa Depan (Artikel Tetap) - Selasa, 16 November 2010
Biarkan Mata Berbicara (Artikel Tetap) - Senin, 15 November 2010
Kekuatan Iba (Artikel Tetap) - Rabu, 10 November 2010

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

kegagalan adalah bumbu dalam kehidupan untuk menggapai kesuksesan

Pengirim: Koko

TESTIMONIAL

Salam sukses luar biasa pak Andrie, saya salut deh ama webnya pak andrie, gileee, canggiiih booo! ada videonya lagi, kalo bisa videonya ganti2 ya pak? hehehe jd bisa liat pak andrie langsung nih

Pengirim: Suryani Tedja

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?