Teman-teman, belakangan ini memori saya terbang kembali ke masa lalu ketika saya masih aktif menjadi bintang film di Taiwan. Saat itu hari-hari saya disibukkan oleh kegiatan
shooting dan
shooting.
Saya memang mengejar mimpi untuk menjadi bintang film di sana waktu itu. Meskipun banyak orang menganggap mimpi seperti itu hampir mustahil, saya bisa membuktikan bahwa dengan komitmen pada apa yang kita inginkan, serta kerja keras, apa yang kita cita-citakan bisa diraih. Saya berhasil jadi bintang film di Taiwan dengan kontrak selama tiga tahun.
Nah, teman-teman, godaan untuk kembali aktif di film itu muncul seminggu terakhir ini.Ada sejumlah tawaran yang datang ke saya. Entah kenapa datangnya, kok, hampir bersamaan. Bukan menjadi bintang film penuh untuk layar lebar namun dalam bentuk film pendek. Ada yang meminta menjadi bintang tamu dalam iklan layanan masyarakat, ada pula yang meminta membintangi film bertema petualangan. Tak semuanya bisa saya penuhi tentunya, mengingat kesibukan saya yang makin hari makin padat.
Salah satunya yang saya penuhi adalah menjadi bintang tamu di iklan layanan masyarakat, yang digagas oleh Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) Kementerian Perdagangan.
Teman-teman yang luar biasa,
Saya menerima tawaran itu karena tiga hal. Pertama, waktu yang diperlukan untuk shooting tak banyak. Kedua, di sana saya berperan sebagai diri saya sendiri sebagai seorang motivator. Ketiga, saya bertemu teman lama: seorang sutradara, yaitu Bung Dedi Setiadi.
Banyak kenangan manis kerja sama saya dengan Bung Dedi. Salah satunya adalah perkenalan pertama, pada awal tahun 1980-an. Ketika itu, ia menjadi asisten sutradara dalam film pertama saya di Indonesia, "Surga di Telapak Kaki Ibu" (bersama Roy Marten). Kini, beliau termasuk dalam jajaran sutradara terbaik Indonesia, yang telah banyak memproduksi sinetron dan film televisi berkualitas.
Bagi teman-teman yang ingin melihat hasil kerja sama saya dengan Bung Dedi, tunggu saja! Rencananya, iklan layanan masyarakat ini akan ditayangkan di MetroTV, pesawat Garuda Indonesia, dan jaringan bioskop Cineplex XXI (Jakarta, Surabaya, dan Medan) mulai bulan Juni 2010.
Salam sukses, luar biasa!
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Andrie Wongso
|
 |
Ramalan Nasib
|
 |
Delay 7 Jam...Tetap Sabar
|
 |
Pemijat Tunanetra
|
 |
Buktikan Kita Bisa Sukses!
|
 |
Berpikir Jernih
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Everyone Is Number One
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 11 Mei 2010
|
 |
Belajar Bijaksana
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 18 Mei 2010
|
 |
Proses Perjuangan
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 25 Mei 2010
|
 |
Motivasi Kunci Utama Bangkit!
(Catatan Andrie Wongso) -
Sabtu, 29 Mei 2010
|
 |
Tak Ada Jalan Yang Rata Menuju Sukses
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 01 Juni 2010
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Tentang Pengorbanan
(Catatan Andrie Wongso) -
Rabu, 05 Mei 2010
|
 |
Prihatin Tak Lulus UN 100 Persen
(Catatan Andrie Wongso) -
Kamis, 29 April 2010
|
 |
Keajaiban Rasa Syukur
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 27 April 2010
|
 |
Mari Syukuri Hidup Kita
(Catatan Andrie Wongso) -
Jumat, 23 April 2010
|
 |
Nilai Kegigihan
(Catatan Andrie Wongso) -
Selasa, 20 April 2010
|
|
|