|
|||
|
Penulis : Muk Kuang - Book Author Think and Act Like a Winner
Rating Artikel :
Senin, 19-Oktober-2009
Salah satu episode Kick Andy dengan tema "Melawan Nasib" kembali memberi pelajaran bagi saya. Semua narasumber yang hadir saat itu memiliki keterbatasan fisik, tapi apa yang terjadi pada diri mereka tidak menghentikan mereka untuk terus berjuang dan berkarya. Pak Sidik misalnya, seorang produsen kerupuk berbahan dasar singkong. Meskipun beliau tidak memiliki kedua kakinya, bukan berarti ia meratapi nasibnya. Tetapi justru sebaliknya, ia mau berjuang. Ia menjajakan barang dagangannya ke koperasi dan toko-toko menggunakan sepeda motor dengan desain khusus. Salah satu kalimat terlontar yang saya ingat adalah beliau mengatakan, "Kita yang menentukan nasib kita, bukan orang lain." Jangan pernah minder atau berkecil hati dengan apa yang terjadi, yakinkan diri Anda bahwa Anda pun juga bisa berkarya. Saya dibuat kembali terenyuh dengan cerita dari narasumber lain bernama Pak Zulhadi. Seorang tuna netra yang tak kenal lelah menjajakan kerupuk bangka dari pagi hingga sore dengan berjalan kaki hanya menggunakan bantuan tongkat. Motivasinya sangat sederhana yaitu ingin menyekolahkan anak-anaknya agar kelak dapat berhasil dan menjadi "orang". Beliau mengatakan, yang penting mau berusaha dan tidak meminta-minta. Sebuah tekad yang luar biasa. Ia tidak menjadi pemalas karena fisiknya, tapi ia justru membuktikan bahwa ia masih mampu bekerja dengan keterbatasan fisiknya. Sahabat yang setia, saya belajar banyak dari tayangan ini. Mungkin Anda juga sempat menyaksikan acara ini dan merasakan semangat yang luar biasa ditularkan oleh narasumber yang hadir. Beberapa hal yang menjadi catatan saya untuk menjadi bahan refleksi diri kita:
1. Bersyukur atas apa yang kita miliki.
Semoga ini menjadi pembelajaran kita semua, termasuk saya. Mari kita mulai menghargai ciptaan Tuhan dengan tidak menyia-nyiakan apa yang sudah diberikan-Nya. Kita dianugerahi pikiran, berikan yang terbaik. Kita dianugerahi kedua tangan dan kaki, lakukan tugas dengan baik.
3. Selalu memiliki Pengharapan Pembaca yang setia, jangan matikan harapan Anda. Yakinkan diri Anda bahwa ada sebuah terang yang menanti kehidupan Anda kelak. Apapun yang terjadi dalam hidup Anda saat ini, ingatlah Dia yang di atas tidak akan meninggalkan engkau sendirian. Semoga ini semua dapat menjadi bahan renungan kita semua untuk lebih mensyukuri, menghargai apa yang kita miliki sekarang dan tidak berhenti untuk selalu berharap karena itu semua yang akan selalu memotivasi kita untuk terus berjuang dan berkarya bagi orang-orang yang kita cintai. |
|||
|
|||
| ( View : 2278 | Refer : 3 | Print : 54 | Rate : 9.00 / 1 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Be SMART In Life (Artikel Tetap) - Jumat, 30-Oktober-2009 | ||
| • | Costumer Delightful (Artikel Tetap) - Rabu, 04-November-2009 | ||
| • | Selusin Karakter Entrepreneur (Artikel Tetap) - Jumat, 06-November-2009 | ||
| • | Hidup Begitu Berharga (Artikel Tetap) - Sabtu, 07-November-2009 | ||
| • | Ketabahan (Artikel Tetap) - Rabu, 18-November-2009 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Beranilah Untuk Memulai (Artikel Tetap) - Jumat, 16-Oktober-2009 | ||
| • | Jika Seharian Saya Tidak Melucu (Artikel Tetap) - Kamis, 15-Oktober-2009 | ||
| • | Kebahagiaan Ada Di Hati (Artikel Tetap) - Kamis, 08-Oktober-2009 | ||
| • | Pahami Permainan Pikiran Anda (Artikel Tetap) - Kamis, 08-Oktober-2009 | ||
| • | Uang Adalah Segalanya..??? (Artikel Tetap) - Senin, 05-Oktober-2009 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



