<
Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai
Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !
 
 
 

         

Shopping Product
Kotak Perhiasan
Semi Kulit
Kotak Perhiasan Motivasi. Bertuliskan Success Is My Right
 
View Shopping Product

Pembaca Setia
Artikel Anda
Selasa, 22-September-2009; 23:47:21 WIB
Berbuat Baik Kok Takut?
( 0 Komentar )
Rating Artikel :
Oleh : TAOLIE

Save page as PDF

Kalau apa yang kamu lakukan adalah sebuah kebaikan dan disertai niat baik dan ketulusan, janganlah takut, karena kebaikan dan ketulusan akan menyertaimu.

Memang kedengaran lucu dan aneh, mau berbuat baik saja takut, ragu-ragu atau curiga. Akhirnya kita justru mengabaikan panggilan hati dan lebih mengikuti pikiran. Kalau pun akhirnya berbuat baik pun, harus dengan perasaan takut-takut.

Ambil contoh, saat malam hari ada seorang bapak tua di pinggir jalan dalam keadaan hujan sedang memperbaiki motornya yang mogok, dan saya melintas. Pertama yang muncul adalah panggilan hati untuk membantu atau menolongnya. Tapi sesaat ada pikiran yang mengacaukan, "Jangan. . . Siapa tahu itu jebakan!" Terjadilah perang antara hati, nurani, dan pikiran. Pikiranlah yang kemudian jadi pemenang. Lewatlah kesempatan untuk berbuat baik!

Seringkali juga saya melihat, kadang-kadang orang-orang mau beramal pun terlihat ketakutan, hanya membuka sedikit lubang jendela mobil lalu melemparkan uangnya. Atau juga ada orang yang saat dimintai sumbangan, hati dan tangannya sudah mau memberi. Tapi pikirannya mencegah, "Jangan. . . jangan-jangan cuma penipu?"

Seorang teman juga pernah komentar, "Lihat tuh, pengemis itu, masih muda. Mungkin mereka itu malas! "

Di lain waktu, istri pernah sedikit menegur saya. Saat ada seorang pemuda tahu-tahu ada di depan rumah dan mengatakan kehabisan ongkos, spontan saya memberikan sedikit uang padanya. Sebab, saat itu yang ada di hati semata-mata keinginan untuk menolong!

***

 

Teman-teman, mengapa dalam berbuat baik, haruslah dengan ketakutan, dan kecurigaan? Pasti kita akan memberikan argumen-argumen yang meyakinkan bahwa kita benar dengan tindakan kita.

Namun kalau mau direnungkan kembali, apa yang harus kita takutkan kalau yang kita lakukan itu adalah sebuah kebaikan? Adalah hukum yang pasti: lakukan yang baik, dapatlah yang baik. Jadi kalau memang ada kemampuan dan kesempatan, lakukanlah kebaikan! Mau?




Share on Facebook SocialTwist Tell-a-Friend baca berita di lintas berita | Infogue.com
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Namun, Redaksi JUGA berhak memilih komentar yang akan ditayangkan (yaitu komentar yang sesuai dan positif). Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim.
 
Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda
           
( View : 1481 | Refer : 0 | Print : 41 | Rate : 7.50 / 2 Votes )
Artikel Selanjutnya
Jangan Pernah Menyerah - Senin, 19-Oktober-2009; 09:57:35
Berani Hidup Tak Takut Mati - Kamis, 22-Oktober-2009; 09:39:12
Kelemahan yang Harus Diatasi - Senin, 26-Oktober-2009; 10:32:47
Semangat Sumpah Pemuda - Kamis, 29-Oktober-2009; 11:57:47
Menghadapi Pertanyaan dari Pelanggan Anda - Selasa, 10-November-2009; 12:08:30
Artikel Sebelumnya
Membangun Keyakinan Diri - Jumat, 04-September-2009; 09:35:27
Rencana Tanpa Tindakan - Rabu, 26-Agustus-2009; 08:55:30
Pekerja Keras Vs Pekerja Smart - Minggu, 16-Agustus-2009; 19:46:43
Sales Script - Rabu, 05-Agustus-2009; 13:40:45
Listen and Learn Then Speak - Kamis, 30-Juli-2009; 11:12:12
AW Jumlah Pengunjung
Total Pengunjung
(Sejak 10/10/2006)
2797467
Pengunjung Kemarin 4707
Pengunjung Hari Ini 1236
Online 65
Pengiriman Artikel dan AW Jokes
Jika Anda ingin mengirimkan Artikel, silahkan tekan tombol dibawah ini
Layanan Operator

Sitemap | Contact Us | Privacy Policy Copyright © 2007, Andriewongso.com - Action & Wisdom Motivation Training, All Rights Reserved