Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai
Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !
   Tell A Friend  |  Contact Us  |  Sitemap
 
 
 
Talk Show: Andrie Wongso Smart Motivation Setiap Hari Senin. Jam 07.05 WIB - 08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jam 15.05 WIB - 16.00 WIB (Siaran Ulang). Di Radio SMART FM: Jakarta 95.9 FM, Makasar 101.1 FM, Palembang 101.8 FM, Banjarmasin 101.1 FM, Balikpapan 97.8 FM, Medan 101.8 FM, Semarang 93.4 FM, Ral FM Manado 102,65 FM, Smart FM Surabaya 88,9 FM Jangan lupa dengarkan setiap hari kapsul-kapsul Wisdom & Motivation.
Kalender November 2008
S M T W T F S
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30
Baca Juga
• Ardian Syam
  Jumat, 16-Mei-2008
  09:45:25 WIB
Jangan Dorong Menjadi Tua
• Ardian Syam
  Jumat, 09-November-2007
  09:17:56 WIB
Makan Enak Tapi Murah
• Ardian Syam
  Sabtu, 01-November-2008
  08:38:17 WIB
Pabrik Sepatu
• Ardian Syam
  Minggu, 01-April-2007
  14:26:11 WIB
Diputar, Dijilat ....
Shopping Product
16 Wisdom & Success
Terdiri dari 173 Halaman
16 cerita motivasi yang akan mengubah hidup Anda.
 
View Shopping Product
Artikel Tetap
Rabu, 06-Juni-2007; 11:11:01 WIB
Perusahaan Hanya Atm
( 1 Komentar ) - Klik Profil Penulis
Oleh : Ardian Syam

Sudah baca tulisan saya “Mengapa Hidup Harus Disiasati?” bagian tulisan tentang Pak Murthi yang pendiri Infosys? Ternyata ada beberapa yang tidak setuju dengan beliau. Hebat sekali ya?

Karena ternyata berapa orang yang saya kenal itu bahkan belum mencapai posisi level ke dua di perusahaan tempat dia bekerja. Tetapi tetap tidak setuju dengan kata-kata Pak Murthi. Mereka menyatakan bahwa untuk mencapai level yang tinggi, Pak Murthi pasti melewati masa-masa bekerja dari pagi hingga pagi lagi.

Saya tidak tahu apakah itu benar atau tidak. Karena saya belum pernah tahu sejarah hidup apalagi perjalanan karir Narayana Murthi. Jadi saya bukan orang yang berani menyatakan apakah beliau pernah bekerja dari pagi hingga pagi lagi, atau tidak. Yang saya tahu tentang beliau mungkin tidak lebih banyak daripada yang Anda tahu, seperti bahwa beliau termasuk dalam daftar orang terkaya sedunia versi majalah Forbes tahun 2007.

Tetapi saya pernah bekerja dari pagi hingga pagi lagi selama dua minggu penuh. Sebaliknya saya juga pernah pulang dari kantor saat jam kerja berakhir.

Tidak banyak bedanya bila dibanding kenyataan dalam perusahaan. Kecuali bahwa bila Anda sedang mengerjakan sebuah proyek, maka akan dapat segera selesai bila Anda bekerja dari pagi hingga pagi lagi. Tetapi seberapa tahan Anda bekerja terus-menerus sedemikian rupa? Sangat tergantung berapa usia Anda sekarang. Bila Anda berusia di bawah 30 tahun, maka Anda mungkin kuat bekerja sedemikian selama kurang lebih 15 sampai 20 hari. Semakin tinggi usia Anda maka semakin pendek pula durasi Anda mampu bekerja terus-menerus dari pagi hingga pagi lagi.

Hal kedua yang perlu saya pertanyakan adalah Anda yang lebih memilih mengikuti permintaan atasan dibandingkan menjaga etika profesi Anda. Andaipun Anda tidak menganggap Anda memiliki profesi seperti sekretaris, jurnalis, akuntan, ahli hukum, atau hal lain, tetapi ada etika lain yang mengatur hal-hal yang bisa dan tidak boleh dilakukan: etika perusahaan.

Sementara mari kita anggap bahwa Anda mempunyai profesi tertentu yang memiliki etika profesi tertentu. Sadarkah Anda bahwa ketika Anda memiliki profesi, maka etika profesi lebih tinggi dari perusahaan. Bila Anda akuntan, maka apapun yang ada dalam PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) dan PABU (Prinsip Akuntansi Berterima Umum) atau dalam bahasa lain dikenal sebagai generally accepted accounting principles adalah dasar etika yang lebih perlu dijaga.

Pernah dengar Enron, Worldcom dan Sarbanes Oxley Act 2002? Ya, itu semua terjadi akibat kepentingan sebagian petinggi perusahaan dan juga kepentingan perusahaan dianggap lebih tinggi daripada etika profesi. Maka perusahaan yang dalam tempo 6 bulan naik tinggi harga sahamnya di NYSE (New York Stock Exchange) mendadak harus mengajukan pernyataan bangkrut, karena kesalahan yang disengaja dalam pengakuntansian.

Mengapa prinsip akuntansi, etika akuntan harus lebih dijaga daripada kepentingan perusahaan. Karena etika akuntan, prinsip akuntansi dibuat dengan didasarkan pada kepentingan banyak pihak yang terlibat dengan perusahaan. Bukan hanya didasarkan pada beberapa pihak tertentu saja. Karena itu bagi akuntan, prinsip akuntansi adalah aturan tertinggi yang harus diikuti.

Bagaimana bila hal itu bertentangan dengan keinginan pimpinan? Oh ya, ada prinsip akuntansi yang bertentangan dengan keinginan pimpinan? Tentu saja ada, kan ada contoh Enron dan Sarbanes Oxley Act 2002 tadi.
Itulah maka saya kutip Narayana Murthi yang pernah bilang “jangan pernah terlalu mencintai perusahaan, karena Anda tidak tahu kapan perusahaan berhenti mencintai Anda”.

Perusahaan sebagaimana semua hal yang berada di bawah Allah, adalah fana. Tidak tetap, karena itu ada perkataan bahwa hal yang paling pasti di dunia ini adalah ketidak pastian. Begitu pula dengan perusahaan. Begitu pula dengan jabatan.

Saya kutip kembali perkataan lain dari beliau. Tetaplah pegang 2 kalimat Sansekerta sebagai prinsip hidup: Sathyannasti Paro Dharma – tidak ada dharma yang lebih tinggi daripada setia kepada kebenaran dan Satyameva javate - hanya kebenaran saja yang akan menang. Mari gunakan hal tersebut sebagai motto untuk kepemimpinan.

Lihatlah beliau, orang yang besar karena membesarkan Infosys, orang yang termasuk dalam daftar orang terkaya sedunia versi Forbes dan telah mendapatkan kehormatan dari PM India. PM India bahkan menyatakan beliau sebagai aikon nasional, memiliki nama yang terkenal secara global, sumber inspirasi yang luar biasa (tremendous) bagi entrepreneurs muda dan role model bagi para CEO di seluruh dunia.

Rasanya tidak ada yang kurang dari beliau, dan beliau menyatakan 3 hal penting. Setia pada kebenaran, hanya kebenaran yang akan menang, dan jangan terlalu mencintai perusahaan karena Anda tidak pernah tahu kapan perusahaan berhenti mencintai Anda.

Kebenaran dalam pekerjaan hanya berasal dari hal-hal yang digariskan oleh profesi. Kebenaran dalam perusahaan hanya bersumber dari peraturan dan kebijakan yang ditetapkan oleh perusahaan. Kebenaran di perusahaan bukan bermula dari apa yang diperintahkan oleh atasan. Sehingga tetap saja kebenaran yang harus menang.

Tetapi, mengapa sebagian besar kawan saya begitu patuh pada atasan dan takut kehilangan jabatan?
Sayang sekali, ya. Mereka tidak pernah tahu, tidak mau menyadari bahwa Allah adalah yang tertinggi. Perusahaan, atasan, jabatan, itu semua berada jauh di bawah. Rezeki tidak datang dari perusahaan, atasan dan jabatan. Rezeki dari Allah. Penghasilan, gaji, tunjangan, bonus itu juga datang karena Anda mendapatkan rezeki.

Sama seperti ketika Anda mendapatkan uang yang keluar dari mesin ATM. Uang yang keluar itu adalah milik Anda, mesin ATM hanya alat untuk membuat uang itu keluar agar dapat Anda pergunakan. Maka demikian pula dengan rezeki, itu milik Allah, Sang Maha Penguasa, Pemilik segala hal yang ada di dunia, dan mengalir ke Anda lewat sebuah mesin ATM yang bernama: perusahaan.
ardian.syam@gmail.com – Medan – April 2007



baca berita di lintas berita | Infogue.com
Stumbleupon.com  Digg.com  Mister-Wong.com  Reddit.com  Technorati.com  ma.gnolia.com  Newsvine.com  Plugim.com  Blinkbits.com  Co.mments.com  del.icio.us  Propeller.com  Scoopeo.com  Slashdot.org  Simpy.com 
Facebook.com  Fark.com  Furl.net  Google.com  Gwar.pl Spurl.net  Sphere.com  Taggly.com  Squidoo.com  Scuttle.org 
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Komentar Artikel :

Tanggal Komentar: Rabu, 12-Maret-2008; 08:57:30
  Nama Pengirim Komentar : boy ( lemboys234@yahoo.com )
  " maaf pak, tanpa bermaksud menggurui,saya kurang setuju dengan pendapat dalam artikel bapak ini. kenapa? alasannya karena bapak terlalu menekankan kesan bahwa semuanya itu sangat tergantung akan kehendak Tuhan/ Allah, bukan berarti saya berani menentang ataupun menghujat "Tuhan / Allah" bapak, memang benar masalah rejeki dal lain2 itu juga bersumber dari kasih dan kebesaran Tuhan, akan tetapi disini yg menjadi pokok ,yg saya pikirkan adalah bahwa bapak terkesan terlalu menonjolkon "kepasrahan terhadap kehendak Allah". padahal tidak setiap orang senang dan mampu menjadi pebisnis / pengusaha, ada orang2 yang memang bertipikal pegawai, bermentalitas pekerja. di dunia ini, tak akan pernah semua itu sama, agama yg sama, wajah yg sama, selera makan yg sama dsb. oleh karena itu semua dan segenap isi dunia ini sebenarnyalah saling melengkapi, mana mungkin semua orang jadi pimpinan semua dan ga ada anak buah / bawahan. ga mungkin semua orang berada pada posisi yg sama tinggi atau rendah jabatannya dalam perusahaan. klo gitu khan semua orang ingin jadi atasan pak, ga ada yg kerja jd petani misalnya, jadi kuli dsb. keadaan dunia ini memang demikian sesuai dengan ekosistemnya masing-masing. oleh karena itu biarlah para pegawai itu tetap mencintai pekerjaan dan tempat usaha (perusahaanya) supaya semangat kerja mereka dalam membangun perusahaan berikut komunitas didalamnya terpacu, besar bersama untuk kebaikan bersama pula, terima kasih."
 Komentar Lainnya
           
( View : 9910 | Refer : 2 | Print : 115 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-16 - Kamis, 07-Juni-2007; 13:18:43
Hanya Lara Yang Tahu - Jumat, 08-Juni-2007; 09:21:36
Pemuka Agama Dan Pembuat Sabun - Senin, 11-Juni-2007; 09:22:55
Berinvestasi Kebajikan - Selasa, 12-Juni-2007; 11:40:12
Buah Pisang Yang Hilang - Selasa, 12-Juni-2007; 11:40:52
Artikel Sebelumnya
Belajar Dari Anak-anak - Selasa, 05-Juni-2007; 13:17:15
Bekas Jejak Langkah - Senin, 04-Juni-2007; 11:47:20
Branding... Siapa Butuh? Bagian 2 - Senin, 04-Juni-2007; 11:47:17
Kerja Adalah Kehormatan - Senin, 04-Juni-2007; 11:47:15
Sejuta Kodok - Jumat, 01-Juni-2007; 11:47:03
AW Jumlah Pengunjung
Pengunjung Kemarin 3706
Pengunjung Hari Ini 946
Online 45
Pengiriman Artikel dan AW Jokes
Jika Anda ingin mengirimkan Artikel, silahkan tekan tombol dibawah ini
Layanan Informasi
Layanan pelanggan - CSO 1

Layanan pelanggan - CSO 2
Bukan untuk konsultasi pribadi
Sitemap | Contact Us | Privacy Policy Copyright © 2007, Andriewongso.com - Action & Wisdom Motivation Training, All Rights Reserved