Sprinter asal Jamaika, Usain Bolt (22 tahun), kembali membuktikan diri sebagai
manusia tercepat di dunia. Ia memecahkan rekor dunia lari 100 meter atas namanya sendiri, pada Kejuaraan Dunia Atletik 2009 di Stadion Olympic - Berlin, Jerman, Minggu (16/8).
Rekor dunia lari 100 meter milik Bolt, yang terbaru, adalah 9,58 detik. Kalau dihitung-hitung, Bolt berlari lebih cepat 0,11 detik dari rekor lamanya, yang ia buat pada Olimpiade Beijing 2008. Lalu, untuk mencetak rekor dunia baru tersebut, ia hanya perlu 33 langkah.
Bolt, yang bertinggi badan 1,96 meter dan berbobot 36 kilogram ini, punya mimpi berlari 100 meter dalam jangka waktu 9,4 detik.
"Saya sudah bilang kalau saya sebenarnya bisa berlari dengan waktu 9,4 detik. Saya rasa saya mampu melakukan hal tersebut, sekalipun kalian belum tahu," ucapnya. "Tetapi, bisa mencapai 9,5 detik saja sudah pasti merupakan hal yang besar. Itu sebabnya saya bangga dengan diri saya karena sudah mampu menjadi orang pertama yang bisa mencapai waktu tersebut!"
Apakah Bolt memikirkan soal pemecahan rekor ini? "Saya tidak berlari untuk berusaha memecahkan rekor. Yang saya tahu, saya harus berlari dengan baik," tutur Bolt. "Saya senang karena bisa melakukan start dengan bagus. Saya sudah latihan untuk ini, karena saya tahu lomba akan berlangsung seru dan hebat!" Sekadar tahu, lomba ini diikuti oleh dua pesaing utama Bolt: pelari asal AS, Tyson Gay dan rekan senegara Bolt, Asafa Powell.
Menurut hasil analisis biomekanikal yang dikeluarkan Panitia Kejuaraan Dunia Atletik 2009 Berlin, kecepatan Bolt setiap dua puluh meter terus semakin meningkat hingga mencapai garis finis. Pada 20 meter pertama selepas blok start, Bolt membutuhkan waktu 2,89 detik. Memasuki 20 meter kedua, Bolt membutuhkan waktu 1,75 detik. Lalu, dalam 20 meter ketiga semakin cepat, yaitu 1,67 detik.
Kemudian, pada 20 meter keempat, ia berlari semakin cepat hingga mencatat waktu 1,61 detik. Setelah itu, di 20 meter terakhir, Bolt membutuhkan waktu 1,66 detik saja untuk membuat rekor baru, yaitu 9,58 detik! Luar biasa!
Gay dan Powell mengakui kehebatan dan kemenangan Bolt dengan besar hati.
"Saat saya melihat waktu, saya tahu saya harus mengejarnya, tapi saya tidak sanggup," kata Powell.
"Saya berlari secepat yang saya bisa, tapi itu tidak cukup. Saya ikut senang dia bisa mencatat 9,5 detik karena saya tahu dia bisa melakukannya. Saya ikut senang buatnya," komentar Gay.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Ingin Bermimpi Indah? Cium Saja Aroma Bunga Mawar
|
 |
Kota-kota Besar Dunia Terancam Tenggelam
|
 |
Redakan Ketegangan dengan Terapi Musik dan Pijat
|
 |
Pergi Les dengan Pesawat Terbang
|
 |
Emas Ketiga Dari Selancar
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Rekor Xue Bai
(Sports Corner) -
Rabu, 26 Agustus 2009
|
 |
Selamat Jalan, Tahir Djide
(Sports Corner) -
Sabtu, 05 September 2009
|
 |
Oudin Yang Fenomenal
(Sports Corner) -
Rabu, 09 September 2009
|
 |
Jordan Masuk Basketball Hall Of Fame
(Sports Corner) -
Minggu, 13 September 2009
|
 |
Jepang Terbuka Super Series – Kejutan Dari Atlet Indonesia
(Sports Corner) -
Kamis, 24 September 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Sejarah Super Dan
(Sports Corner) -
Minggu, 16 Agustus 2009
|
 |
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis – Nova Dan Liliyana Ke Final
(Sports Corner) -
Sabtu, 15 Agustus 2009
|
 |
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis - Sony Menang
(Sports Corner) -
Jumat, 14 Agustus 2009
|
 |
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis - Empat Lolos
(Sports Corner) -
Jumat, 14 Agustus 2009
|
 |
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis - Nova Dan Lilyana Ke Perempat Final
(Sports Corner) -
Kamis, 13 Agustus 2009
|
|
|