Wahyu Sulaiman Rendra (1935 - 2009), penyair, dramawan, dan budayawan besar Indonesia, telah tiada. Ia meninggal pada Kamis malam (6/8) di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Rendra meninggal karena penyakit jantung koroner. Jenazahnya dimakamkan pada Jumat siang (7/8) di Kompleks Pemakaman Bengkel Teater Rendra, Cipayung, Citayam, Depok.
Sekilas mengenai kisah hidup, Rendra dilahirkan di Solo, 7 November 1935 dengan nama lengkap Willibrordus Surendra Broto Rendra. Orangtuanya adalah guru bahasa Indonesia dan bahasa Jawa.
Rendra sudah menunjukkan kejeniusannya di dalam sastra dan seni panggung sejak duduk di bangku SMP. Pada masa itu, ia sudah bisa mempublikasikan puisinya yang pertama di majalah Siasat dan memanggungkan drama perdananya, "Kaki Palsu".
Dramawan yang suaranya lantang ini, mendirikan Bengkel Teater di Yogyakarta pada 1967. Karya-karyanya kemudian terkenal di Tanah Air dan mancanegara.
Hingga saat ini, bagi banyak orang, Rendra bukanlah sekadar penyair. Ia orang yang tegar, berani, bebas, sekaligus peduli pada sesama dan lingkungannya. Ia juga terkenal sebagai pribadi yang kreatif, disiplin, dan mementingkan proses.
"Latihan kepedulian dan kecermatan kepedulian harus menjadi usaha sehari-hari sehingga bisa menghasilkan banyak pengetahuan akan detail, dan juga bisa memperdalam dan memperluas wawasan kesadaran jiwa dan pikiran," kata Rendra suatu waktu.
Sebagai penutup, simaklah puisi yang ditulis Rendra pada tahun 1972, "Sajak Seorang Tua untuk Istrinya." Resapi dan dapatkan maknanya...
Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.
Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.
Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.
Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.
Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
Dan kenangkanlah pula
bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.
Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
nasib, dan kehidupan.
Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warna
Kenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.
Kita menjadi goyah dan bongkok
kerna usia nampaknya lebih kuat dari kita
tetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.
Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kaukenangkan encokmu
kenangkanlah pula
bahwa kita ditantang seratus dewa.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Email Bikin Stres?
|
 |
Hari Ini, 18 Tahun yang Lalu
|
 |
Handphone Membuat Lemot
|
 |
Anjing Tahu Perasaan Majikan Dari Wajah
|
 |
Kadar Co2Di Bumi Memprihatinkan
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Hujan Meteor Perseid - Hujan Meteor Tahunan Terbesar
(Peristiwa Luar Biasa) -
Rabu, 12 Agustus 2009
|
 |
Dua Rekor Dunia Dalam Dua Hari
(Peristiwa Luar Biasa) -
Rabu, 19 Agustus 2009
|
 |
Kebakaran Hebat Di Yunani
(Peristiwa Luar Biasa) -
Senin, 24 Agustus 2009
|
 |
Peringatan 400 Tahun Teleskop Galileo
(Peristiwa Luar Biasa) -
Selasa, 25 Agustus 2009
|
 |
Gempa Mengguncang Jawa
(Peristiwa Luar Biasa) -
Rabu, 02 September 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Selamat Jalan, Mbah Surip
(Peristiwa Luar Biasa) -
Rabu, 05 Agustus 2009
|
 |
Microsoft Dan Yahoo Bekerja Sama
(Peristiwa Luar Biasa) -
Sabtu, 01 Agustus 2009
|
 |
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini
(Peristiwa Luar Biasa) -
Rabu, 22 Juli 2009
|
 |
Hari Ini, 36 Tahun Yang Lalu
(Peristiwa Luar Biasa) -
Senin, 20 Juli 2009
|
 |
Hari Ini, 40 Tahun Yang Lalu
(Peristiwa Luar Biasa) -
Kamis, 16 Juli 2009
|
|
|