Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Anda
Penulis : Octavian Elang Diawan
Senin, 08-Juni-2009

”Apa yang terjadi dengan Anda saat ini?”  Pertanyaan ini kulemparkan kepada Jimmy – kawan mudaku di tahun 2001 - yang menunjukkan wajah berseri-seri disuatu siang bolong. Ia memang selalu menunjukkan wajah riang setiap hari. Tetapi suka citanya hari itu sepertinya begitu istimewa.

Jimmy lalu memelukku dan berkata: ”Terimakasih, Bang, untuk doa-doamu. Aku baru saja menyelesaikan ujian pendadaran skripsi. Aku memperoleh nilai A sehingga usai sudah tugas studi sarjanaku.”  Aku kaget dan terharu mendengar berita itu. Aku tahu bahwa Jimmy adalah pemuda istimewa. Ia sangat cerdas dan populer di kalangan mahasiswa di Jurusan Bahasa dan Sastra Perancis tempat ia menimba ilmu. Aku memeluknya erat dan mengacungkan kedua jempolku ke hadapan batang hidungnya. 

Banyak orang cemburu pada prestasi Jimmy, yang kemudian kuketahui bahwa ia lulus dengan predikat cum laude di antara  hampir 500 mahasiswa yang diwisuda. Tetapi aku tak begitu heran bahwa pemuda ini mendapatkan prestasi gemilang. Satu hal yang benar-benar kuketahui dari pemuda ini adalah bahwa ia telah terbiasa untuk berprestasi. Ya, kukatakan lagi bahwa ia telah terbiasa  untuk berprestasi. Inilah yang membedakan Jimmy dengan para wisudawan lain yang lulus biasa-biasa saja. Para wisudawan yang biasa-biasa saja mayoritas disebabkan karena telah terbiasa untuk  membuat prestasi yang biasa-biasa saja. Tentu saja ada mahasiswa yang super rajin tetapi tetap saja mendapatkan prestasi yang minimum. Ini adalah beberapa pengecualian yang jumlahnya relatif sedikit.  

Kisah Jimmy membuktikan kebenaran pernyataan pujangga Romawi bernama Ovids: Tak ada yang lebih kuat dari kebiasaan.  Nasib Anda pun dibentuk oleh kebiasaan. Mayoritas orang-orang gagal adalah orang-orang yang telah terbiasa melakukan tindakan-tindakan kegagalan. Mayoritas orang sakit adalah orang-orang yang terbiasa mengikuti pola hidup tak sehat. Itulah mengapa Stephen R. Covey menuliskan buku masyhur The Seven Habits of Highly Effective People. Covey dengan tajam langsung berpijak pada kata kebiasaan sebagai kerangka acuan efektivitas seseorang.  Ketika aku belum menyadari kenyataan ini, aku pernah terperangkap dalam pola hidup yang penuh ketegangan. Aku sering dicekik oleh monster khayal berupa ketakutan terhadap masa depan karena pengaturan diri yang sangat lemah. Untuk keadaan ini banyak penulis buku menasehatkan supaya kita berfokus pada hari ini saja.

Memang, kepalaku tahu hal itu benar, tetapi kebenaran itu tidak juga membebaskan aku. Aku masih dililit oleh kebiasaan untuk mencemaskan masa depan dan menghamburkan energiku dengan mempersilakan sang monster datang lebih banyak untuk mencincang kebahagiaanku habis-habiasan. Komitmenku untuk berfokus pada hari ini saja begitu lemah. Aku diombang-ambingkan oleh ketakutan bagaimana besok harus hidup. Aku mencari ke sana kemari apa yang disebut sebagai resep hidup bahagia. Namun aku tidak menemukan resep yang mengguncang surga dan dunia sehingga aku menemukan ketentraman. Aku terperangkap dalam kondisi abulia, yakni kebingungan yang mengarah pada pesimisme berlebihan.

Hal ini berlangsung begitu lama hingga pemahaman bahwa kita adalah produk kebiasaan menyentuh diriku seperti percikan api surga. Maka aku membuat komitment harian untuk melakukan kebiasaan baru selama 21 hari saja. Aku menyebutnya Diet mental 21 hari. Mengapa 21 hari? Ini adalah nasihat  DR. Maxwell Maltz tentang bagaimana pengulangan kegiatan secara kontinyu dalam waktu 21 hari akan merubah kebiasaan orang. Inilah metode pengubahan kebiasaan sedih menjadi kebiasaan bahagiaku.  

ASPEK PENTING  HIDUPKU KEBIASAAN SEDIH KEBIASAAN GEMBIRA
Penyelesaian tugas Membiarkan gangguan-gangguan memecahkan perhatian sehingga tugas tak pernah terselesaikan Menyingkirkan semua pengganggu kerja dan menyelesaikan tugas yang telah dimulai hingga tuntas
Perencanaan Membuat rencana sambil lalu, tidak menuliskan di dalam buku khusus Menuliskan rencana terperinci untuk hari esok setiap pukul 19.00 dalam buku khusus
Informasi Tidak mengikuti berita-berita Mendengarkan radio pada stasion tertentu yang selalu menyiarkan berita terkini
Ilmu pengetahuan Tidak pernah membaca buku hingga tuntas Membaca buku hingga tuntas, minimal 1 judul setiap bulan serta membuat ringkasannya
Relasi Tidak meniliki kawan bermain yang cukup, bahkan tidak menemui mereka dengan frekuensi pertemuan yang sering ·  Mendapatkan 5  kenalan baru
   setiap minggu di sekitar tempat
   tinggal
·  Mengunjungi 3 kawan
   setiap    minggu
·  Hadir lebih sering dalam
   organisasi keagamaan setempat
Spiritual Berdoa hanya seminggu sekali ketika kebaktian Setiap hari berdoa untuk kesejahteraan orang lain dan diri sendiri, cukup 10 menit pada pk. 21.00.
Mentoring Tidak memiliki mentor sukses Menemui Bapak Irawan setiap akhir pekan sekali untuk menerima nasihat. (Bapak Irawan adalah seorang pengusaha sukses yang kukenal di tempat kebaktian)
Waktu luang Melamun kosong Membuat tulisan isnpirasional untuk diedarkan di media massa


Nah, aku berdiet dengan melakukan kegiatan-kegiatan baruku. Sulit memang, karena kegiatan-kegiatan itu di luar zona nyamanku. Tetapi aku memaksakan diri melakukannya toh cuma 21 hari diet  saja. Ya, cuma 21 hari saja, setelah itu selesai sudah.... Tetapi apa yang terjadi?  Setelah 21 hari diet, aku..... mulai merasa lebih nyaman dengan kegiatan-kegiatan baruku. Dan yang lebih penting... ternyata aku menjadi lebih bahagia, lebih percaya diri, lebih banyak kawan, lebih produktif, lebih sehat, lebih banyak memperoleh peluang bisnis.. Oh, aku tiba-tiba kepengin mengulang program Diet Mental 21 Hari ini.
 Anda mau sukses??

Programkan diri Anda dengan kebiasaan baru melalui sistem diet mental ini. Pilihlah area kehidupan yang menurut Anda perlu diperbaiki, lalu lakukan diet ini dengan konsisten.  
Tiba-tiba Anda menjadi manusia baru.

(Octavian Elang Diawan)

Komentar Anda
Pengirim : laily
saya senang sekali dengan artikel ini karena di sini diberikan tabel contoh pengaplikasian semangat perubahan. kadang kita baru punya semangat saja dan bingung cara memulainya... terima kasih...
     1     
( View : 2653 | Refer : 1 | Print : 88 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Meraih Citra Diri Positif (Artikel Anda) - Jumat, 12-Juni-2009
Life Is Challenge (Artikel Anda) - Senin, 15-Juni-2009
Penuhi Hari Hari Dengan Bersyukur ! (Artikel Anda) - Senin, 22-Juni-2009
Bekicot...oh, Bekicot...! (Artikel Anda) - Selasa, 23-Juni-2009
Pesawat Balik Lagi Setelah 30 Menit Di Udara (Artikel Anda) - Jumat, 26-Juni-2009
Artikel Sebelumnya :
Airmu Mengalir Sampai Jauh (Artikel Anda) - Sabtu, 30-Mei-2009
Pemuda Yang Sabar (Artikel Anda) - Senin, 25-Mei-2009
Siapa Bilang Kerja Ikhlas Bukan Investasi? (Artikel Anda) - Senin, 18-Mei-2009
Membayar Harga Kesuksesan (Artikel Anda) - Jumat, 15-Mei-2009
Selamat Tinggal Masa Lalu (Artikel Anda) - Senin, 11-Mei-2009
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Powered by:
Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat