Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.
Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM
Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.
Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.
Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.
Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.
Selasa, 12 Mei 2009, Dibaca : 4588 kali | Dicetak : 161 kali | Cetak artikel ini
Florence Nightingale dilahirkan di Florence, Italia. Ia adalah seorang perawat yang amat terkenal.
Florence tumbuh besar di Inggris. Ia sengaja meninggalkan kehidupan mewah keluarganya untuk menjadi seorang perawat. Ia ingin menolong banyak orang.
Untuk bisa menjadi seorang perawat yang baik, Florence harus belajar selama 15 tahun. Ia juga harus menghadapi tantangan dari banyak pihak. Pada masa itu (tahun 1837-an), profesi perawat lebih banyak dikerjakan oleh laki-laki. Perempuan yang menjadi perawat lebih sering disamakan dengan perempuan tuna susila atau juru masak. Namun semua itu tidak bisa menyurutkan niat Florence.
Florence berjasa besar dalam Perang Krimea (1853-1856). Pada 1854, ia melihat para prajurit yang terluka tidak dirawat dengan baik, di tempat yang layak. Pantas saja, banyak yang meninggal karena penyakit dan kurang gizi. Maka, Florence membersihkan rumah sakit. Ia juga mengusahakan air, pakaian, perban, dan udara yang bersih. Setelah itu, Florence melaporkan ide dan hasil temuannya pada Komisi Kesehatan Angkatan Darat. Semuanya diterima dengan baik. Komisi Keberishan Inggris datang ke rumah sakit untuk membantu membersihkan dan mengatasi masalah pembuangan limbah.
Di kalangan para prajurit, Florence terkenal dengan sebutan "perempuan dengan lampu". Sebab, Florence bersedia pergi ke medan pertempuran pada malam hari bersama para dokter. Dengan lampu di tangannya, ia membalik tubuh-tubuh yang bergelimpangan, memeriksa, kemudian membawa siapa saja yang masih hidup tanpa membedakan teman atau musuh. Pun pada malam hari, jika tidak sedang beristirahat atau menulis, ia akan berkeliling barak perawatan sambil memnbawa lampu demi memeriksa kondisi para pasiennya.
Pada tahun 1860, karya tulis Florence, Notes on Nursing (Catatan mengenai Keperawatan) dipublikasikan. Karya ini menjadi dasar prinsip keperawatan modern. Ia juga membuka sekolah khusus perawat. Dunia medis menyambut baik karya-karya dan perjuangan Florence.
Florence meninggal pada usia 90 tahun. Ia dimakamkan di Gereja St. Margaret yang terletak di East Wellow, Hampshire, Inggris. Hingga kini, ia dikenang sebagai pelopor prinsip keperawatan modern, penulis, dan ahli statistika. Berkat jasa Florence, perawat masa kini dididik secara khusus dan dihormati orang-orang.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!
Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
Audio
Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
Widget
Greeting Card
Wallpaper
Bookmark
Poster
Photo Frame
Kalender
Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.
Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?