|
|||
|
Penulis : Ndaru Perdhana
Sabtu, 07-Maret-2009
Coba sejenak anda bayangkan ketika anda berada dalam sebuah ruangan yang gelap gulita, tidak ada pencahayaan sama sekali, pikiran apa yang terlitas pertama kali dalam benak anda pastinya dimana letak saklar lampu? Bukankah seperti itu!!coba rasakan ketika jari-jemari anda menyentuh saklar tersebut kemudian ditekan dan lampu menyala ruangan menjadi terang benderang tidak ada lagi ketakutan dan anda bisa melakukan aktifitas seperti biasanya. Pernahkan anda berpikir bagai mana jika diri anda adalah ruangan tersebut, suatu saat pastilah anda mengalami stress, depresi, keadaan tak berdaya, males dan lain sebagainya karena beberapa hal seperti, akan menghadapi ujian skripsi, menghadapi UAS, berbicara didepan forum bagi yang aktif di organisasi atau karena ada masalah dengan teman, keluarga dan mungkin pacar, bagai mana anda menghadapi itu semua. Samahalnya dengan ruangan ketika tidak ada pencahayaan sama sekali akan terasa menakutkan dan anda tidak bisa melakukan apa-apa karena anda tidak bisa melihat. Kalau ruangan ada lampu yang dihubungkan dengan saklar untuk menghidupkan lampu tersebut. Sekarang pertanyaanya dimana saklar dalam diri anda atau kalau belum ada bagaimaan membuat saklar tersebut yang mana ketika anda tekan secara otomatis akan membawa anda pada pikiran positif, penuh motifasi, penuh gairah dan siap melangkah dengan penuh percaya diri. Inilah yang dikenal dengan teknik penjangkaran (anchoring) salah satu bagian dari ilmu NLP (Neuro Languistik Program). Jangkar (anchor) banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari namun kita tidak menyadarinya seperti, bunyi bel sekolah ketika bel tersebut berbunyi secara otomatis kita langungmengemasi buku-buku, alat tulis dan siap untuk pulang, lampu lalu lintas, aroma sate, foto masa kecil, lagu kenangan merupakan beberapa stimulus yang dapat membawa kita mengulang kembali pengalaman (secara subjektif) pada waktu itu. Apa yang kita lihat (benda, orang, binatang), apa yang kita dengar (suara orang, suara binatang), apa yang kita rasa, bau dan kecap. Sebuah jangkar (anchor) adalah bagian dari sebuah pengalaman yang mana ketika anda menjumpai hal itu lagi akan membawa (secara subjektif) keseluruhan dari pengalaman tersebut. “Sebuah perahu memiliki layar untuk tenaga, kemudi untuk arah dan jangkar untuk kestabilan. Lepaskan jangkar untuk performa puncak” (Michael Lum) Jangkar (anchor) bisa anda ciptakan, bila mana sewaktu-waktu anda mengalami stress, tertekan, tidak percaya diri anda bisa menggunakan jangkar (anchor) anda untuk merubah keadaan dalam diri anda. Gambar, gerakan, bau, rasa, kata-kata, lagu, sentuhan dapat anda gunakan sebagai jangkar yang dapat mengakses emosi dan sensasi positif untuk meningkatkan motifasi, percaya diri, kebanggaan, energi dan rasa ingin tau dalam diri anda. Bagaimana menciptakan self anchoring
Yang perlu diperhatikan adalah intensitas rancang anchor pengalaman anda lebih tajam dan kuat, keunikan gunakan sentuhan yang sama pada anchor anda, timming rancang anchor anda untuk meraih puncak pengalaman dan lepaskan segera ketika anda berada dipuncak pengalaman. Lakukan hal itu beberapa kali dengan harapan ketika anda mengaktifkan anchor anda, secara simultan perasaan yang anda harapkan akan muncul seketika, seperti menekan tombol saklar untuk menghidupkan lampu. Anda bisa menggunakan teknik ini pada diri sendiri ataupun anchor untuk orang lain. Namun ada satu sarat untuk menganchor orang lain anda harus kuasai teknik kalibrasi. Karena anda tidak tau siapa yang anda anchor, kapan waktu yang tepat untuk menganchor dan seberapa efektif anchor anda. Selamat mencoba… |
|||
|
|||
| ( View : 5392 | Refer : 5 | Print : 260 | Rate : 0.00 / 0 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Make Me Feel Important, Mantra Jimat Penakluk Manusia (Campus Corner) - Senin, 25-Mei-2009 | ||
| • | Hidup = Tanggung Jawab + Masalah (Campus Corner) - Selasa, 20-Juli-2010 | ||
| • | Mengubah Paradigma Pendidikan Tinggi Di Indonesia (Campus Corner) - Rabu, 01-September-2010 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | 9 Manfaat Menulis Diari Sebagai Terapi Kesuksesan (Campus Corner) - Senin, 09-Pebruari-2009 | ||
| • | Tukang Parkir Yang Bodoh (Campus Corner) - Senin, 10-November-2008 | ||
| • | Kampus Buat Stress Banget? (Campus Corner) - Senin, 03-November-2008 | ||
| • | Ibu Komunikasi Anak (Campus Corner) - Rabu, 29-Oktober-2008 | ||
| • | Berani Mengangkat, Berani Meletakkan (Campus Corner) - Selasa, 07-Oktober-2008 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



