Kamis, 05-April-2007; 15:14:57 WIB
Mempertahankan Fisik Yang Telah Diraih ( 0 Komentar )
- Klik Profil Penulis
Rating Artikel :   Oleh : Ade Rai - Health Ambassador & Fitness Motivator
Ada pepatah “Lebih mudah meraih daripada mempertahankan”. Berbagai topik telah dibahas dan ditulis mengenai cara meraih fisik yang kita idamkan. Tetapi tidak banyak yang menulis mengenai cara mempertahankannya.
Sukses meraih fisik idaman, baik itu meningkatkan maupun menurunkan berat badan, memang patut dikagumi. Mereka adalah orang-orang yang berani berusaha, bekerja keras, dan menaklukkan diri sendiri dalam menerapkan semua elemen fitnes: berolahraga, makan, dan beristirahat yang teratur. They are winners! Yang pasti, mereka adalah pemenang dalam kehidupan mereka sendiri karena mereka mewujudkan pada diri mereka sendiri, apa yang orang lain hanya pikirkan dan impikan.
- Konsistensi (Be Consistent)
Di suatu sisi, kita pernah mendengar ada pepatah mengatakan “Bila kita melakukan suatu hal terus-menerus, maka kita akan mendapatkan hasil yang sama.” Pepatah ini mengandung dua makna positif, yang pertama adalah agar kita sadar bahwa untuk bisa mendapatkan hasil yang berbeda, kita sebaiknya memikirkan untuk melakukan hal yang berbeda. Makna kedua adalah yang ingin saya garis bawahi bahwa apabila hal tersebut adalah baik adanya (seperti gaya hidup sehat yang sudah membawa kita mencapai fisik yang kita idamkan), maka kita sebaiknya melakukan hal tersebut terus-menerus agar kita selalu mendapatkan hasil yang sama.
- Targetkan Kemajuan Baru (Aim For Improvement)
Dalam menjalankan gaya hidup ini, sebaiknya tidak pernah ada kata “terlalu ideal” atau “sudah cukup sampai di sini saja.” Sebagai contoh, bagi kaum wanita hampir tidak pernah ada kata “terlalu cantik” atau “terlalu mulus” untuk keindahan jasmani. Begitu juga dengan kaum pria yang hampir tidak pernah ada kata “terlalu kaya” atau “terlalu perkasa”. Selama tubuh senantiasa sehat dan pikiran selalu positif, maka standar fisik baru yang beroritentasikan pada kemajuan baru juga akan bisa ditargetkan untuk diwujudkan kembali. Hal positif dari membuat target kemajuan baru adalah ia membawa kita ke arah yang semakin jauh dari fisik yang tidak kita harapkan. Semakin tinggi kita mengarah, tentunya kita akan semakin jauh dari titik awal.
- Nikmati Gaya Hidupnya! (Enjoy The Lifestyle)
Satu-satunya hal yang membuat seseorang tetap betah menjalankan apa yang ia tekuni adalah enjoyment atau dengan kata lain ia menikmati hal tersebut. Bagi mereka yang masih pemula, mencoba menikmati gaya hidup yang sehat ini memang mungkin terasa lebih sulit. Bagi yang sudah menjalankannya sebagai suatu kebiasaan hidup, maka bukan saja hasilnya (bentuk tubuh yang ideal) yang menjadi rewards (hadiah) untuk dirinya tetapi proses menuju hasil tersebut (dietnya, olahraganya, istirahatnya) pun menjadi sesuatu yang menyenangkan.
- Pantau Dengan Parameter Yang Terukur (Use Measurable Parameters)
Ada pula yang pernah mengatakan, bahwa untuk bisa berhasil diperlukan juga suatu tolok ukur yang jelas. Untuk mengukur perkembangan dalam sebuah bisnis, maka tolok ukurnya mungkin adalah beberapa istilah seperti break-even point (titik impas), cost-ratio (rasio biaya terhadap pendapatan), ataupun market share (penguasaan pasar). Dalam mengukur atau memantau kondisi fisik yang ideal, menurut pendapat dari beberapa ahli, parameter pengukuran yang paling baik adalah kadar lemak tubuh dan kadar otot tubuh. Apabila keduanya bergerak secara berlawanan, di mana kadar lemak semakin turun dan kadar otot semakin meningkat, maka Anda selalu berada di jalan yang tepat. Atau setidaknya, kadar lemak semakin turun dan kadar otot yang tetap masih menjadi indikasi yang sangat baik untuk terus dipertahankan.
Mempertahankan hasil gaya hidup sehat yang telah dicapai sebenarnya tidak sesulit yang Anda kira. Pepatah meraih lebih mudah daripada mempertahankan sebenarnya lebih tepat bagi mereka yang beraspirasi menjadi juara menaklukkan orang lain. Tetapi bagi Anda yang memiliki aspirasi untuk tetap menjadi pemenang dalam bertarung melawan musuh terbesar (diri sendiri), maka mempertahankan sebenarnya lebih mudah daripada meraih.
|