Pada
tahun 1958, Frank & Dan Carney memulai usaha menjajakan pizza dari toko
milik keluarganya. Sasaran mereka saat itu adalah memperoleh uang guna
membayar biaya sekolah mereka. Sembilan belas tahun kemudian Frank Carney
menjual 3.100 outlet "Pizza Hut" senilai USD 300 juta.
Carney
sering memberikan nasehat yang kurang lazim kepada mereka yang baru memulai
usaha, kira-kira begini:"Saya pernah menjalani kira-kira limapuluh jenis usaha
yang berbeda-beda dan hanya limabelas diantaranya yang tergolong sukses.
Itu artinya, rata-rata keberhasilan saya adalah tigapuluh persen"
Inti
yang ingin disampaikan oleh Frank adalah:"Anda perlu terus menerus mengayunkan
pukulan (baseball) jika ingin berhasil memukul dan bahkan lebih penting lagi
adalah melangkah mundur ke tempat semula setelah pukulan Anda meleset.
Carney mengatakan bahwa Pizza Hut sukses
karena ia selalu belajar dari kekeliruan-kekeliruannya. Misalnya upaya
ekspansi di Oklahoma City mengalami kegagalan, namun kemudian membuatnya
menyadari betapa pentingnya faktor lokasi dan dekorasi. Ia
sungguh-sungguh belajar dari setiap kesalahannya. Ketika penjualannya di
New York merosot tajam, muncul gagasan inovatif memasarkan pizza tebal yang
agak keras di bagian luarnya dan ternyata sukses luar biasa. Ketika
toko-toko pizza lainnya mulai menggerogoti pangsa pasarnya, Frank menanggapinya
dengan memperkenalkan menu baru "Pizza ala Chicago" dan sukses pula.
Faktanya Carney sering gagal, namun dalam setiap kegagalan ia mampu mengubahnya
menjadi keberhasilan.
Kegagalan adalah pengalaman yang pernah
kita semua mengalaminya. Pertanyaannya adalah: "Apakah Anda akan
membiarkan kegagalan itu menjatuhkan Anda atau sebaliknya malah mendorong Anda
untuk meraih sukses?" Jika
Anda melakukan seperti yang dilakukan Carney, Anda akan menggunakan
kegagalan-kegagalan Anda sebagai pengalaman belajar.
"Untuk meraih kemenangan, Anda harus
belajar kalah",
kedengarannya seperti nasehat yang aneh, tapi orang yang mengucapkannya itu
telah meraup USD 300 juta.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Haryo Ardito ( Daftar Artikel Selengkapnya )
|
 |
Hujan
|
 |
Sebutir Salju
|
 |
Sepasang Angsa Dan Katak
|
 |
Segelas Fanta
|
 |
Sir Winston Leonard Spencer Churchill
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Heroic Leadership II
(Artikel Tetap) -
Rabu, 04 Februari 2009
|
 |
Pasar Sifat (area : Ucapan)
(Artikel Tetap) -
Rabu, 04 Februari 2009
|
 |
Talenta Dan Karakter Pribadi
(Artikel Tetap) -
Kamis, 05 Februari 2009
|
 |
How To Handle The Conflicts
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 07 Februari 2009
|
 |
Macgyver
(Artikel Tetap) -
Selasa, 10Februari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Optimis
(Artikel Tetap) -
Senin, 02 Februari 2009
|
 |
How To Become A Touching Heart Leader Using Hypnosis Techniques?
(Artikel Tetap) -
Jumat, 30 Januari 2009
|
 |
Iklim Kejujuran
(Artikel Tetap) -
Kamis, 29 Januari 2009
|
 |
Anak Kucing (1)
(Artikel Tetap) -
Selasa, 27 Januari 2009
|
 |
Moment Of Change
(Artikel Tetap) -
Jumat, 23 Januari 2009
|
|
|