Pada saat saya menjadi speaker di sebuah talk show
tentang Past Life Regression (yaitu memasuki kehidupan lalu menggunakan
metode hypnosis) di Jakarta, ada seorang lelaki muda maju ke depan dan
bertanya kepada saya sambil membawa sebuah foto, "Bu, apa bisa saya
mengetahui kehidupan lalu saya dengan Bapak ini?" katanya sambil
menyodorkan sebuah foto seorang bapak setengah baya.
Kemudian dia
menceritakan bahwa bapak tersebut adalah pimpinan di perusahaannya dan
lelaki muda itu adalah staffnya. "Bapak begitu baik kepada saya. Dia
membantu saya di mana orang lain tidak ada yang mau membantu. Karena
itu saya mau tahu kenapa dia bisa begitu baik kepada saya padahal saya
hanyalah staff bagian bawah di perusahaannya?" dia kembali meneruskan
ceritanya kepada saya. Andaikan Anda melihat matanya seperti saya
melihatnya saat itu, Anda pun akan melihat matanya yang berkaca-kaca
dengan tangan sedikit bergetar. Saya rasa dia tengah menahan tangis
haru. Cerita berakhir di situ setelah saya minta dia untuk berlatih
memasuki kehidupan lalu dengan mengggunakan CD Journey.
Tidak
beberapa bulan kemudian, seorang bapak setengah baya datang ke tempat
terapi saya. Begitu melihat wajahnya, saya langsung mengenalinya. Dia
bapak pimpinan perusahaan yang ada di foto yang lelaki muda itu
tunjukkan pada saya saat talk show! What a coincidence! Although I
don't believe such things as coincidence. Jadi saya berpikir pasti ada
alasannya peristiwa ini terjadi dan hal itu membuat saya bersemangat.
Bapak itu mengatakan tujuannya datang ke terapi untuk melakukan
spiritual journey ke kehidupan lalu dan higher self. Dia bercerita
tentang pengalaman spiritualnya beberapa puluh tahun lalu yang menjadi
titik perubahannya dari seseorang yang keras menjadi seseorang yang
memimpin dengan hati. No wonder dia bisa menyentuh hati staffnya itu,
pikir saya. Setelah beberapa sesi terapi, kami jadi berteman. Bapak itu
teman bicara yang sangat menyenangkan. Dan dalam berbagai kesempatan
pertemuan kami, saya pun sering merasakan hati saya tersentuh. Kemudian
saya amati dirinya dan saya menemukan beberapa kunci mengapa dia bisa
menyentuh hati! Saya pun berpikir lagi di dalam hati, mungkin inilah
alasan saya mengalami concidence ini, untuk menemukan kunci-kunci
menyentuh hati lalu saya sharingkan kepada Anda melalui artikel ini.
Kisah
lainnya tentang pemimpin yang menyentuh hati saya dapatkan dari seorang
karyawati. Dia menceritakan kepada saya betapa ibu pemilik toko tempat
dia bekerja sangat baik. Ibu tersebut mempercayakan kunci toko dan uang
penjualan kepadanya dan dia mengatakan, "Sekuat tenaga saya menjaga
kepercayaan ibu." Luar biasa, bukan? Bagi Anda yang memiliki perusahaan
atau bisnis, Anda pasti merasakan betapa sulitnya mencari karyawan yang
bisa dipercaya apalagi dalam hal memegang uang. Jangankan para pebisnis
atau pengusaha, ibu-ibu rumah tangga pun tidak mudah mencari pembantu
atau suster yang bisa sangat dipercaya dan jujur, betul kan ibu-ibu?
Tapi karyawati ini sekuat tenaga menjaga kepercayaan, apa sebabnya?
Karena hatinya telah tersentuh! Dari obrolan kami, dia bercerita
setelah pertemuannya dengan ibu, hidupnya berubah. Tadinya dia dan
suami tidak memiliki pekerjaan, ibu pemilik toko menerimanya bekerja
dan langsung memberi kepercayaan padanya. "Waktu itu saya sedang sedih,
anak perempuan saya yang sedang beranjak remaja sangat kurang ajar
kepada saya. Dia sering memerintah saya dengan kata-kata kasar. Dia
tidak mau tinggal dengan saya karena setiap hari cuma makan tempe dan
tahu, dia kabur ke rumah neneknya karena setiap hari ada lauknya.
Setiap hari saya menangis. Begitu bertemu ibu, saya tidak tahan dan
langsung menceritakan kisah hidup saya kepada ibu. Ibu mendengarkan
dengan sabar dan saya merasa dimengerti. Ibu pun menasehati agar saya
berdoa terus dan percaya pada Tuhan. Saya lakukan nasehatnya, dan
mukjizat, belum sampai sebulan anak perempuan saya pulang ke rumah dan
sudah mau makan tempe dan tahu.Kemudian suami saya pun diterima bekerja
di sebuah perusahaan. Begitu bertemu ibu, hidup saya menjadi baik. Saya
pun menuliskan surat syukur saya kepada ibu." Wow, saya menemukan lagi
kunci menyentuh hati.
Beberapa saat lalu, saya kedatangan
seorang penyiar radio papan atas ke tempat terapi. Berawal dari sesi
terapi akhirnya kami menjadi berteman. Dia menceritakan hal tentang
dunia penyiar di radio. Dunia penyiaran lagi digandrungi, katanya.
Banyak orang berlomba-lomba menjadi speaker di radio sebagai bagian
dari publikasi dan promosi diri. Sampai-sampai mereka tidak ragu-ragu
merogoh kocek untuk membeli jam siaran supaya bisa berbicara di
radio-radio ternama. Tapi kemudian saya mengetahui dia tidak membeli
jam tayang, justru dia ditawari untuk menjadi host sebuah acara di
radio tersebut. Saya menjadi berpikir, apa penyebabnya dia bisa
beruntung ditawari? Walau pun saya juga tidak percaya yang namanya
keberuntungan tanpa sebab, pasti ada sebabnya dia bisa beruntung.
Pertanyaan itu saya simpan di dalam hati. Sekian lama kami berteman dan
banyak ngobrol, saya menemukan dia memiliki kepribadian yang hangat.
Yang luar biasa, dia memiliki misi tentang dunia pendidikan. Jika dia
bercerita tentang misinya, hati saya tersentuh ikut juga merasakan
semangat kebaikannya. Dan dia telah menggandeng banyak pihak untuk juga
menjalan misi tersebut.
Kisah-kisah para leader di atas
merupakan orang-orang yang memimpin dengan menyentuh hati. Di dalam
diri mereka seolah telah ter-built-in naluri untuk menyayangi, peduli
dan membagikan kasih sayang kepada orang lain. Dan di situlah hati
setiap orang menjadi tersentuh.
Di dunia yang sudah semakin
kompleks ini dengan berbagai permasalah hidup yang mencekik leher.
Kemacetan, biaya hidup yang tinggi, jam kerja yang menguras nyawa,
suami/istri selingkuh kerena mereka pikir itu obat adrenalin untuk
melepaskan diri dari kepenatan hidup, anak-anak yang sudah semakin
menjauh karena orang tua tidak cukup waktu untuk bersama, belum lagi
stress memikirkan bagaimana menaikkan omset bisnis atau gaji. Ya,
itulah dunia yang harus dihadapi semua orang sekarang. Jika demikian,
tidakkah Anda berpikir sudah bukan waktunya lagi Anda menjadi pemimpin
yang direksional, yang hanya memberikan instruksi cara kerja yang baik?
Karena sebaik apa pun Anda memberikan instruksi atau penjelasan cara
kerja yang baik kepada para bawahan Anda, tidak akan berhasil!
Instruksi itu akan mental bagai karet sampai akhirnya kena sendiri ke
hidung Anda, dan tentunya itu membuat Anda kesal dan naik darah.
Kemudian Anda pun berpikir "Kenapa karyawan saya tidak ngerti-ngerti?
Apa ada yang salah dengan penjelasan saya? Saya merasa sudah
menjelaskan dengan seksama dan menuntun step-by-step dengan rinci."
Saya
akan jelaskan mengapa intruksi Anda tidak akan berhasil dan pun saya
akan jelaskan bagaimana instruksi Anda bisa menancap di subconscious
mind karyawan Anda sehingga mereka akan bekerja dengan semaksimal
mungkin, Anda mau?
Perhatikan penjelasan saya tentang dunia
yang semakin kompleks di atas. Menurut Anda apakah karyawan Anda
terkena imbas dari kompleksitas hidup yang semakin tinggi sekarang ini?
Tentu saja, bukan hanya mereka, saya yakin Anda pun merasakan imbasnya!
Jika mereka sedang merasakan imbas kehidupan yang semakin berat,
menurut Anda apa yang mereka rasakan? Apa yang sedang dirasakan seorang
istri/suami yang kedapatan pasangan hidupnya selingkuh? Apa yang
dirasakan seseorang yang setiap hari harus menempuh perjalanan selama
dua jam untuk sampai ke kantor karena mereka cuma mampu beli rumah nun
jauh di pinggiran kota? Apa yang dirasakan seseorang yang anaknya sakit
tapi gaji sangat mepet? Tentunya sangat tertekan; hati dan pikiran
penuh oleh beban! Lalu bagaimana jika mereka adalah para karyawan Anda?
Dan saat itu Anda memberikan instruksi untuk sebuah proyek dan Anda
menjelaskan instruksi kerja dengan seksama dan detil? Atau bagaimana
jika itu adalah Anda sendiri? Anda sedang dipusingkan beban hidup,
pikiran dan hati Anda penuh permasalahan, lalu seorang atasan secara
mandatori memberikan instruksi dan load pekerjaan dengan jelas dengan
deadline yang tegas? Saya yakin, sebenarnya jika Anda bisa teriak saat
itu, Anda akan teriak sambil menarik-narik rambut. Tidak tahan! Setelah
itu, bagaimana Anda akan menjalankan tugas tersebut? Ya, tentu Anda
pasti menjalankannya karena itu tuntutan kerja, tapi tidak dengan
semangat dan niat maksimal yang biasanya Anda rasakan setiap kali Anda
meng-gol-kan proyek. "Tidak ada passion itu. Hilang saja semangat yang
dulu. Sekarang tidak bergairah dan loyo dalam bekerja." begitu ungkap
seorang karyawan yang tengah tertekan dalam terapi saya. Di momen
seperti itu sebenarnya apa yang Anda butuhkan? Sederhana saja, seorang
atasan yang mengerti situasi Anda. Seorang atasan yang akan menepuk
pundak, mengambil kursi dan duduk di hadapan Anda sambil bertanya "Ok,
apa yang sedang kamu pusingkan?" Setelah bercerita /curhat beberapa
menit, Anda merasa dimengerti olehnya dan tiba-tiba saja beban mulai
menghilang dan digantikan tekad ingin bekerja dengan baik Bukankah
begitu? Itu jugalah yang dirasakan oleh para karyawan Anda. Mereka
membutuhkan leader yang menyentuh hati, bukan lagi leader yang
direksional! Jaman telah berubah, gaya leadership Anda pun sudah harus
mulai berubah! Sekarang apakah Anda sudah mendapatkan gambaran alasan
mengapa instruksi Anda seolah mental kepada karyawan-karyawan Anda?
Pikiran
kita bekerja dengan mekanisme tertentu dan memilik layer-layer yang
memiliki fungsinya masing-masing. Dan untuk bisa membuat komunikasi
Anda diterima dengan baik, Anda perlu membuatnya menembus masuk ke
layer subconscious mind mereka. Lalu bagaimana membuat komunikasi Anda
masuk ke subconscious mind para karyawan Anda, para leader? Itulah
teknik-teknik yang dipelajari dalam hypnosis dan hypnotherapy. Hypnosis
adalah metode untuk membypass critical factor of the mind dan memasuki
subconscious mind. Jika dalam komunikasi Anda, Anda tidak berhasil
membypass critical factor para karyawan Anda maka sia-sialah instruksi
Anda karena akan mental seperti bola karet yang memantul balik ke Anda
setelah dilemparkan ke tembok yang keras.
Lalu bagaimana
solusinya? Anggap saja setiap orang memiliki cangkir, setiap emosi
negatif dalam pengalaman hidupnya seolah air kotor yang mereka tuangkan
dalam cangkir tersebut. Jika cangkir itu sudah kepenuhan apalagi
kepenuhannya dengan air kotor maka air apapun yang dituangkan akan
tumpah. Maka cara yang bijaksana adalah buang dulu air kotor tersebut
baru bisa dituangkan air bersih. Cara kerja subconscious mind kita pun
sama seperti ilustrasi cangkir tersebut, jika terlalu banyak emosi
negatif tersimpan maka semua energi akan terfokus dan terkuras di emosi
tersebut sehingga tidak ada lagi ruang dan tenaga untuk hal lainnya.
Begitulah yang terjadi jika karyawan Anda sedang kepenuhan air kotor.
Dan di jaman yang serba sibuk ini, siapa yang tidak sedang kepenuhan
emosi negatif? Untuk itulah teknik hypnotherapy perlu Anda terapkan
jika Anda ingin bisa berkomunikasi efektif dengan para karyawan
tersebut. Yang luar biasanya, hypnotherapy efektif sekali mengatasi
masalah seperti ini sehingga bisa mentransformasi seseorang menjadi
lebih baik. Untuk itulah saya akan ajarkan teknik hypnosis untuk Anda
bisa menyentuh hati para karyawan Anda.
Setelah mengerti
tentang subconscious mind, maka Anda telah tahu bahwa Anda perlu
memasuki subconscious mind karyawan Anda supaya instruksi Anda
dijalankan dengan baik. Untuk bisa memasuki subconscious mind tersebut,
Anda perlu mem-bypass critical factor of the mind mereka. Maksudnya
seperti ini, untuk bisa memasuki ruang bawah tanah tentu Anda harus
melewati dulu pintu yang tertutup. Pintu yang tertutup itu adalah
critical factor of the mind. Dan pintu critical factor of the mind
setiap manusia bisa dibuka dan menutup dengan situasi dan teknik
tertentu.
Berikut adalah tips sederhana tapi sangat powerful untuk Anda bisa menjadi a heart-touching leader:
-
Memberilah.
Anda bisa memberi kepada karyawan Anda kapan pun Anda mau, misalkan
Anda bisa membagikan kue hasil buatan istri Anda; oleh-oleh dari
Bandung, tempat mertua Anda tinggal; satu pak buku tulis untuk anak OB
(office boy) Anda; dan masih banyak lagi. Tapi tentu semua pemberian
itu Anda lakukan dengan ketulusan. Dan semua itu tidak memerlukan kocek
yang besar tapi hasilnya luaarr biasa besar. Bagaimana bisa demikian?
Saya akan jelaskan. Menurut Anda apa yang dirasakan oleh seseorang jika
diberi hadiah? Atau bagaimana rasanya Anda jika diberi hadiah? Rasanya
hampir semua orang normal akan merasa gembira. Nah, gembira/bahagia
adalah salah satu password untuk membuka critical factor. Setelah
gembira maka pintu critical factor karyawan Anda terbuka. Saat pintu
itu terbuka, kesan yang masuk ke subconscious mind mereka adalah
"Atasan saya memberikan hadiah. Dia baik." Plung! Masuk satu poin
positif tentang Anda di dalam subconscious mereka. Jika Anda
meneruskannya maka poin-poin positif tentang Anda memenuhi subconscious
mind mereka maka Anda telah menyentuh hati mereka. Atau jika Anda
dengan sungguh-sungguh membantu kesulitan hidup staff Anda seperti
kisah di atas maka kesan mereka akan luar biasa tentang Anda dan hati
mereka akan tersentuh oleh kebaikan leadernya, yaitu Anda.
Mendengarkan.
Ada satu teknik yang bisa langsung menyentuh hati orang lain, yaitu
menjadi pendengar yang baik dan tulus. Sesekali tanyakanlah bagaimana
perkembangan ibu karyawan Anda yang sedang sakit; anak karyawan Anda
yang baru saja terkena demam berdarah; atau tanyakan secara hati ke
hati apa yang membuat penjualan marketing officer Anda menurun.
Seringkali Anda akan terkejut akan jawabannya. Mereka akan curhat
kepada Anda. Anda akan mengetahui betapa beratnya beban hidup mereka
dan no wonder produktivitas mereka terus anjlok. Buka kesempatan bagi
karyawan Anda untuk curhat kepada Anda. Sediakan waktu luang untuk
ngobrol-ngobrol lebih akrab dengan mereka. Percayalah, setelah curhat
kepada Anda, mereka akan lebih lega dan bisa lebih produktif. Pada saat
curhat, otomatis pintu critical factor terbuka lapang sehingga momen
itu memungkinkan mereka dengan mata berkaca-kaca menceritakan semua
beban mereka. Itu bagus! Mereka sedang mengeluarkan air kotor dari
subconscious mind. Pada saat selesai curhat, terdapat banyak tempat
kosong di subconscious mind mereka karena air kotornya telah keluar.
Nah, saat itulah Anda bisa memberikan sugesti, motivasi, solusi bahkan
nasehat instruksi kerja untuk meningkatkan produktivitas mereka. Ya,
pintu critical factor mereka masih terbuka lebar sehingga memungkinkan
Anda melakukan semua itu! Bahkan Anda pun memasukkan lagi satu poin
positif ke dalam subconscious mind mereka, yaitu "Atasan saya mengerti
dan mau mendengarkan kesulitan saya. Dia pengertian." Anda telah
menyentuh hatinya.
Berbuat baiklah di depan mereka. Jadilah
teladan bagi mereka! Anda tidak akan menyangka betapa powerful efek
dari melakukan kebaikan yang tulus di depan para karyawan. Seorang
karyawan jaringan retail jewelry bercerita kepada saya tentang kebaikan
ownernya yang bisa membuat semua karyawan toko jewelry tersebut
melayani customer dengan sangat baik. "Kelebihan toko jewelry kami
adalah di pelayanan yang luar biasa kepada customer dan itu yang
membuat banyak customer toko lain pindah ke kami. Dulu para karyawan
tidak demikian, tapi sejak kedatangan owner kami, semuanya berubah."
Ternyata owner tersebut terjun langsung melayani customer setiap kali
ia berkunjung ke berbagai jaringan tokonya. Owner tersebut melayani
dengan sabar bahkan ia memakaikan langsung perhiasan ke para
customernya. Biasanya, toko jewelry cenderung lebih melayani
orang-orang yang berpenampilan perlente. Orang-orang yang terlihat kere
akan dinomorduakan karena rasanya hampir tidak mungkin mereka mampu
membeli jewelry jadi pastinya mereka cuma lihat-lihat atau coba-coba.
Tapi owner toko ini melayani customer dengan sangat baik, bahkan dia
tetap memakaikan jewelry kepada orang-orang yang terlihat rada kere.
Owner itu mengatakan hal ini kepada para karyawannya, "Kita melakukan
hal yang baik. Pada saat kita melayani dan memakaikan perhiasan pada
customer, mereka akan terlihat semakin indah dan kita telah membuat
mereka bahagia. Dan membuat orang lain tersenyum bahagia adalah
kebaikan yang bisa kita berikan. Bahkan bagi orang-orang yang kurang
mampu bisa memakai perhiasan indah walaupun hanya beberapa menit yaitu
saat kita pakaikan perhiasan kita kepada mereka, itu merupakan gift
yang indah buat mereka, mungkin hanya itu saja kesempatan yang mereka
miliki untuk mencoba memakai perhiasan indah. Bukankah kita telah
memberikan kebahagiaan buat mereka?" Kata-kata dan kebaikan owner
tersebut menyentuh hati para karyawannya. Dan mulai saat itu, semua
karyawan melayani dengan sangat baik karena mereka sedang melakukan
perbuatan kebaikan setiap kali mereka melayani dan membuat para
customer tersenyum bahagia. Luar biasa bukan?
Dengan
memberi, Anda memasukkan kesan positif ke subconscious mind karyawan
Anda sehingga mereka akan dengan senang hati melakukan instruksi Anda
dengan maksimum karena mereka mau membalas kebaikan hati Anda. Dengan
mendengarkan, Anda membantu mereka mengeluarkan air kotor dari
subconscious mind mereka sehingga memungkinkan bagi Anda memberikan
sugesti, motivasi dan nasehat untuk kemajuan diri karyawan tersebut.
Dengan berbuat kebaikan langsung di depan mereka, Anda membuka hati dan
jika hati telah terbuka maka keajaiban kebaikan bisa terjadi. Dengan
melakukan hal-hal di atas secara konsisten, Anda akan menjadi seorang
leader yang sangat istimewa yaitu a touching heart leader. Leader yang
memimpin dengan kebaikan. Dan percayalah... kebaikan, ketulusan, kasih
sayang adalah password untuk membuka critical factor of the mind.
Itulah teknik hypnosis yang sangat powerful yang bisa Anda mulai
terapkan untuk efek yang sangat dasyat!
Namun jika ternyata
setelah menjalankan semua teknik hypnosis menyentuh hati di atas, para
karyawan Anda atau bahkan Anda sendiri masih terlihat loyo dan kinerja
terus merosot maka Anda bisa membawa mereka ke sesi hypnotherapy,
mereka atau Anda sudah dalam tahap membutuhkan therapeutic untuk
melepaskan beban-beban tersebut!
Atau jika Anda ingin staff
HRD Anda bisa melakukan terapi melepaskan beban para karyawan di kantor
atau perusahaan Anda untuk bisa meningkatkan semangat kerja maka Anda
bisa mengirimkan mereka mengikuti training saya, "Becoming Hypnotherapist" Fundamental - Intermediate to Advance Hypnotherapy Training". Di
training tersebut saya ajarkan berbagai teknik therapeutic hypnotherapy
dan metode terapi yang saya kembangkan yaitu "Wisdom Therapy" yaitu
metode powerful untuk bisa mentransformasi diri sendiri dan melakukan
terapi transformasi dasyat kepada orang lain. Info lengkap silahkan
kunjungi http://www.nathaliainstitute.com.
Nathalia Sunaidi, C.Ht
http://www.nathaliainstitute.com
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Nathalia Sunaidi
|
 |
Menemukan Misi Hidup
|
 |
Life Beyond Reasons
|
 |
Metamorphosis (a Wisdom From Subconscious Mind)
|
 |
Dengan Hati
|
 |
Pahami Permainan Pikiran Anda
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Optimis
(Artikel Tetap) -
Senin, 02 Februari 2009
|
 |
Belajar Kalah
(Artikel Tetap) -
Selasa, 03Februari 2009
|
 |
Heroic Leadership II
(Artikel Tetap) -
Rabu, 04 Februari 2009
|
 |
Pasar Sifat (area : Ucapan)
(Artikel Tetap) -
Rabu, 04 Februari 2009
|
 |
Talenta Dan Karakter Pribadi
(Artikel Tetap) -
Kamis, 05 Februari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Iklim Kejujuran
(Artikel Tetap) -
Kamis, 29 Januari 2009
|
 |
Anak Kucing (1)
(Artikel Tetap) -
Selasa, 27 Januari 2009
|
 |
Moment Of Change
(Artikel Tetap) -
Jumat, 23 Januari 2009
|
 |
Heroic Leadership I
(Artikel Tetap) -
Kamis, 22 Januari 2009
|
 |
Akibat Komunikasi Koruptif
(Artikel Tetap) -
Selasa, 20 Januari 2009
|
|
|