Diakui atau
tidak, setiap orang pasti mempunyai keinginan menjadi hero, bahkan dalam
lingkup yang kecil, seperti dikagumi, dihargai, diterima dan dihormati. Dan
kalau memungkinkan, bisa berprestasi luar biasa, yang selalu didemontrasikan
para hero dalam berbagai bidang.
Tidak kecuali
seorang pemimpin. Mereka juga ingin
menjadi seorang "hero"; seorang pemimpin bisa memberikan inspirasi-inspirasi dan
membuat bawahan merasa lebih kuat dan powerful;
seorang pemimpin yang bisa membawa perbaikan, perubahan dan menghasilkan prestasi fenomenal yang bisa
dicatat dengan tinta emas oleh sejarah
sebagai sosok legendaris dan dikenang sepanjang masa.
Lalu
bagaimana menjadi "hero" dan bagaimana wujud
pemimpin yang berjiwa kepahlawanan itu?
Heroic
leadership adalah suatu gaya kepemimpinan dimana fokus, perhatian, dan
keberadaan sosok tunggal pemimpin sangat dominan. Dia seyogianya mempunyai
keunggulan; kharisma, kualitas fisik yang baik (terutama stamina, energi),
tangguh, percaya diri, berani menantang badai, mampu mengelola krisis dan tidak
pernah menunjukkan keraguan dalam bertindak.
Sosok dengan
kriteria tersebut di atas sangat
dibutuhkan terutama dalam masa transformasi, disaat-saat krisis,
ketidak pastian, bencana atau dalam misis-misi khusus.
Sang
pembebas atau "juru selamat" ini kerap
kali menjadi tumpuan harapan dan solusi.
Dengan kemampuan menilai, melihat peluang diantara tantangan, ia bisa sebagai agen perubahan, karena berani
megnambil inisiatif untuk bertindak, yang
diharapkan bisa membawa perbaikan dan harapan baru bagi institusi,
organisasi maupun para pengikutnya.
Dalam
kehidupan sehari-hari, kita bisa melihat adanya keinginan dan tumpuan harapan
yang amat sangat akan pemimpim heroik
yang tercermin dari biaya transfer, rekrutmen atau gaji setinggi langit yang
dibayar kepada mereka, khususnya para CEO dan bintang olah raga. Para pemegang
saham rela membayar tinggi, karena mengharapkan aksi dan unjuk kerja pemimpim
heroik ini bisa membawa pengaruh(impact) yang membawa perubahan, peningkatan
kinerja untuk menyelamatkan institusi
dan organisasi yang sedang dilanda krisis.
Empat pilar kepemimpinan Heroic
Leadership
Walaupun
mensyaratkan kualifikasi personal yang unggul, kepemimpinan heroik tidak identik
dengan sang jagoan "Rambo", tetpai suatu gaya kepemimpinan yang keefektifannya bersandar pada empat pilar utama, seperti;
1. Visi yang jelas, yang bisa menunjukan arah dan jalan menuju
tujuan
2. Strategi yang
tepat guna, sebagai "kendaraan" untuk ke tujuan.
3. Jiwa heroik
yang akan memberikan semangat, komitmen
dan keberanian untuk bertindak dan
4. Kemampuan memanfaatkan
momemtum yang akan menjadikan ia seorang
pemenang..(bersambung........................)
Salam sukses untuk
Anda
Leman Yap
Penulis buku "The Best of Chinese
Leadership Wisdoms"
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Leman Yap
|
 |
Kecerdikan Tiga Orang Tukang Sepatu , Sama Dengan Kecerdikan Zhuge Liang
|
 |
Hoki Intelligence
|
 |
Benda Yang Tidak Kita Bawa Ke Dunia Ini
|
 |
Hukum Kepercayaan
|
 |
Tuan Ye Menyukai Naga
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Moment Of Change
(Artikel Tetap) -
Jumat, 23 Januari 2009
|
 |
Anak Kucing (1)
(Artikel Tetap) -
Selasa, 27 Januari 2009
|
 |
Iklim Kejujuran
(Artikel Tetap) -
Kamis, 29 Januari 2009
|
 |
How To Become A Touching Heart Leader Using Hypnosis Techniques?
(Artikel Tetap) -
Jumat, 30 Januari 2009
|
 |
Optimis
(Artikel Tetap) -
Senin, 02 Februari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Akibat Komunikasi Koruptif
(Artikel Tetap) -
Selasa, 20 Januari 2009
|
 |
Gagasan
(Artikel Tetap) -
Senin, 19 Januari 2009
|
 |
Ramalan Yang Selalu Berhasil
(Artikel Tetap) -
Sabtu, 17 Januari 2009
|
 |
Nasi Kucing (2)
(Artikel Tetap) -
Jumat, 16 Januari 2009
|
 |
Maafkan Saya
(Artikel Tetap) -
Kamis, 15 Januari 2009
|
|
|