Hari demi hari berlalu dengan cepat. Rasanya baru kemarin merayakan Tahun Baru 2008 eh....rupanya hari ini adalah hari terakhir 2008. Dan esok kita sudah memasuki tahun 2009. Semoga saja kita semua dalam keadaan baik-baik memasuki tahun 2009. walaupun saudara-saudara kita bertikai tanpa alasan di Palestina sana dengan adanya serangan dari Israel. Disini kita mengambil waktu merefleksi apa arti tahun 2008 bagi kita.
Tahun 2009, kita semua akan disibuki oleh berbagai hal baru, dimulai dengan persiapan PEMILU 2009. Siap-siap lho untuk memilih Presiden Indonesia untuk periode 2009 sampai dengan 2014.
Hampir dalam semua talk show pada stasiun televisi menyatakan siap menjadi Presiden 2009 dengan aneka janji yang katanya bermanfaat untuk masyarakat Indonesia. Ya kah?
Walaupun semua politisi sibuk dengan berbagai persiapan PEMILU, ingat, Pemerintah Indonesia dalam kabinetnya sudah banyak melakukan beberapa hal baik untuk masyarakat Indonesia seperti menyelamatkan dana-dana dari rekening liar dan gencarnya KPK menyeret para eksekutif pemerintahan untuk mempertanggung jawabkan segala pengeluaran uang negara.
Ya, memang banyak hal buruk di Indonesia yang belum terselesaikan seperti korban tsunami Aceh yang belum mendapat perumahan yang layak, korban lumpur Lapindo yang belum mendapat penggantian dari Bakrie Groups, korban bencana lainnya. Indonesia tidak luput dari bencana alam yang terus menerus terjadi akhir-akhir ini.
Saya percaya bahwa siapapun yang bersedia menjadi Presiden 2009, ia bukanlah manusia sempurna yang dapat memberikan segala yang terbaik untuk masyarakat Indonesia. Kita sebagai rakyat hanya perlu mendoakan mereka-mereka yang mengambil tanggung jawab kenegaraan agar tidak salah langkah dan berusaha semaksimal mungkin untuk melindungi bangsa Indonesia dari berbagai kemungkinan buruk yang bisa saja terjadi.
Amerika Serikat pun melakukan perubahan drastis dimulai tanggal 20 Januari 2009 dimana Barack Hussein Obama menjadi Presiden Amerika Serikat. Orang yang berwarna kulit hitam dapat menjadi Presiden atas bangsa yang berwarna kulit putih. Waduh, toleransi yang sangat menakjubkan! Bagaimana dengan Indonesia, apakah rakyat Indonesia sudah siap menerima Presiden dari suku non Jawa? Apakah perbedaan yang seringkali terjadi dalam eksekutif pemerintah Indonesia dapat diterima dengan berjiwa besar dan bahkan mendukungnya? Sama halnya dengan John McCain dari Partai Republik Amerika Serikat menyatakan kekalahannya terhadap Barack Obama dan siap mendukung pemerintahan Obama melalui Partai Demokrat.
Disamping kita merenung tentang peristiwa politik, kita perlu juga memikirkan hal perekonomian bangsa Indonesia. Siapkah Indonesia untuk membuka pasar bebas dengan membuka ijin impor seperti yang diminta berulangkali oleh Sofyan Wanandi sebagai Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)?
Sudah siapkah Indonesia memiliki wawasan yang luas bahwa Indonesia tetap hidup berdampingan dengan bangsa lain yang membutuhkan kerjasama bangsa Indonesia dengan bangsa lain sebagai wujud hubungan bilateral ataupun multilateral?
Sudah siapkan Bank Indonesia untuk menjalankan Arsitektur Perbankan Indonesia yang melindungi perekonomian Indonesia? Apalagi Singapura yang menyatakan kesiapan perbankannya untuk menjalankan syariah?
Disamping itu kita juga perlu melihat Indonesia memiliki peringkat yang tinggi dalam pengidap HIV/AIDS. Tanyalah kepada diri kita sendiri bagaimana kehidupan moral kita? Apakah kita setia dengan pasangan hidup kita? Atau berganti-ganti pasangan dijadikan satu gaya hidup kita?
Dari tadi kita berbicara hal-hal besar tentang segala kegiatan di negara Indonesia pada tahun 2009. Tidak kalah pentingnya, dengan orang-orang yang dekat dengan kita, apakah kita masih merasakan hubungan yang paling dekat dengan teman hidup kita? Dengan anak-anak kita? Dengan teman-teman seperjuangan? Dengan kerabat dalam pekerjaan?
Ingat ya, teman hidup kita BUKANLAH LAWAN KITA. Teman hidup kita adalah teman yang mendampingi kita dalam susah dan senang. Anak-anak memberikan kesegaran dalam hidup kita walaupun kita diliputi beban yang sangat tinggi.
Akhir kata, INGATLAH! Kita hanyalah manusia belaka yang ada akhirnya. Maka gunakan waktu dan segala kemampuan kita untuk kebaikan kita terhadap orang-orang di sekitar kita.
Dengan segala restu, saya haturkan "SELAMAT TAHUN BARU 2009 dan SALAM SUKSES LUAR BIASA UNTUK ANDA SEMUA!"
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Debbie Sianturi
|
 |
Akui Kelemahanmu Dan Lakukan Sesuai Kemampuanmu!
|
 |
Jatuh Dalam Kesalahan Dan Bangkit Dengan Kebenaran
|
 |
Self Awareness
|
 |
Warna Abu-abu Ada Artinya Lho
|
 |
Kelemahan yang Harus Diatasi
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Memberi Pelayanan Terbaik
(Artikel Anda) -
Sabtu, 03 Januari 2009
|
 |
Katakan Tidak
(Artikel Anda) -
Rabu, 07 Januari 2009
|
 |
This Not My Job
(Artikel Anda) -
Jumat, 09 Januari 2009
|
 |
Strategy Ukm Memenangkan Persaingan Bisnis Di Era Internet
(Artikel Anda) -
Sabtu, 10 Januari 2009
|
 |
3 Tipe Manusia Dalam Meraih Kesuksesan
(Artikel Anda) -
Selasa, 13 Januari 2009
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Hal Kecil Bermakna Besar
(Artikel Anda) -
Rabu, 31 Desember 2008
|
 |
Fokus Pada Kekuatan Dan Kelebihan Anda
(Artikel Anda) -
Selasa, 23 Desember 2008
|
 |
Tomorrow Will Be (much) Better
(Artikel Anda) -
Senin, 22 Desember 2008
|
 |
Intuisi
(Artikel Anda) -
Senin, 22 Desember 2008
|
 |
Merencanakan Keuangan, Merancang Masa Depan
(Artikel Anda) -
Sabtu, 20 Desember 2008
|
|
|