Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Makin Terjepit Makin Melejit

Penulis : Victor Asih
Rabu, 03 Desember 2008, Dibaca : 4833 kali | Dicetak : 285 kali | Cetak artikel ini
Mengapa sampai kini Albert Einstein dianggap sebagai orang yang paling jenius di dunia? Bukankah banyak orang yang memiliki IQ lebih tinggi dari Einstein? Akan saya ceritakan suatu kisah (sebut saja behind the history) yang mungkin bisa menjawabnya.

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya yang berjudul "Mengapa pohon kelapa banyak tumbuh di pantai?". Dari cerita ini kita akan belajar bagaimana mengubah situasi terjepit menjadi melejit dan mengubah "batu sandungan" menjadi "batu loncatan" untuk dapat melejit lebih tinggi.

Seperti yang saya janjikan diakhir artikel yang lalu, bahwa saya akan bercerita tentang tokoh Albert Einstein.

Pada saat Albert Einstein baru menemukan teori relativitas, beliau bekeliling dari satu universitas ke universitas lainnya untuk mempresentasikan rumus relativitas E=mc2 yang ditemukannya. Setiap kali pergi presentasi, beliau selalu didampingi oleh seorang supir yang hanya lulusan setingkat sekolah dasar.

Setiap kali Einstein melakukan presentasi, sang supir ini selalu memperhatikannya walau pun tidak mengerti materi apa yang dipresentasikan. Maka setelah puluhan kali melihat presentasi, sang supir menjadi hafal dengan semua materi yang dipresentasikan walau pun dia tidak mengerti artinya.

Pada suatu saat, Einstein merasa lelah sekali setelah melakukan beberapa kali presentasi sekaligus. Di tengah perjalanan menuju universitas yang terakhir, tubuh ringkihnya tidak sanggup menahan keletihan.

Einstein merasakan bahwa dia dapat saja sewaktu-waktu pingsan kelelahan ditengah-tengah acara presentasi terakhir nanti. Dia mengeluhkan hal ini kepada supirnya. Sang supir yang memahami keadaan majikannya menawarkan suatu bantuan.

Katanya, "Bukankah orang-orang di sana belum mengenal wajah Pak Einstein?" (karena saat itu Einstein belum terkenal seperti sekarang)

"Saya telah hafal semua materi yang Bapak sering presentasikan. Walau pun saya sama sekali tidak mengerti artinya."

"Kalau saya mengaku sebagai Pak Einstein, tidak akan ada orang lain di sana yang  mengetahuinya", kata si supir.

"Pak Einstein, bagaimana kalau saya membantu menggantikan Bapak untuk presentasi di universitas terakhir ini?", kata si supir.

"Memangnya kau yakin bisa?", tanya Einstein.

"Saya yakin Pak! Dan hal ini akan lebih baik dari pada kemungkinan Bapak gagal presentasi karena pingsan", jawab sang supir.

"Bagus juga usul mu itu. Saya setuju!", jawab Einstein setelah berpikir sebentar.

Universitas yang terakhir yang akan dikunjungi adalah Syracuse University di New York. Universitas yang terkenal memiliki banyak pakar jenius matematika.

Akhirnya, sesaat sebelum sampai di universitas tersebut mereka bertukar posisi. Einstein menyamar menjadi supir dan sang supir menyamar menjadi Einstein.

Sesampainya di universitas, sang supir yang dikira Einstein disambut dengan tepuk tangan meriah dan duduk di kursi VIP. Sementara Einstein asli yang dikira supir duduk di bagian belakang penonton sambil beristirahat.

Tiba saatnya presentasi, sang supir naik ke panggung dengan percaya diri dan mulai mempresentasikan teori relativitas. Einstein beristirahat sambil mengamati dengan tegang dari kursi belakang. "Benarkah supir saya telah hafal dengan semua rumus yang biasa saya presentasikan?", tanyanya dalam hati.

Sang supir menulis di papan tulis persis seperti Einstein menulis dan berbicara dengan gaya mirip Einstein. Rupanya sang supir telah hafal dengan materi yang biasa Einstein presentasikan di universitas-universitas sebelumnya. Hal ini karena sudah puluhan kali sang supir mengamatinya walau pun tidak mengerti artinya. Einstein pun mengangguk-angguk dan merasa kagum pada sang supir.

Selesai presentasi, tepuk tangan membahana dari para penonton. Dan sang supir pun turun dari panggung dengan hati merasa lega.

Sesaat kemudian moderator berkata, "Maaf, Pak Einstein. Silahkan naik lagi ke atas panggung."

"Ada yang mau bertanya?", teriaknya kepada para penonton.

Sang supir terkejut, karena biasanya setelah Einstein selesai melakukan presentasi langsung turun dari panggung disertai ditepuk-tangan dan acara presentasi pun selesai. Sambil merasa was-was dia berdoa dalam hati, "Mudah-mudahan tidak ada penonton yang bertanya karena sudah jelas dengan apa yang dipresentasikan".

Tiba-tiba seorang pria berdiri dan berkata, "Saya tidak mau bertanya."

"Saya selamat....", kata supir dalam hati.

"Saya hanya ingin menyanggah! Rumus matematika yang dipresentasikan tadi salah!", seru pria tersebut.

"Celaka...!", kata supir dalam hati.

"Saya mana mengerti tentang rumus matematika?", jeritnya dalam hati.

"Silahkan dijelaskan, Pak Einstein", kata moderator.

Dalam keadaan terjepit sang supir berpikir mencari satu jalan keluar. Akhirnya dia berbicara kembali.

"Siapakah Bapak?", tanya sang supir.

"Saya Profesor George, Pakar Matematika di universitas ini", jawabnya.

"Celaka tiga belas!", jerit sang supir dalam hati.

Tadinya dia berpikir, jika yang bertanya adalah mahasiswa maka sang supir akan menjawab, "Silahkan bertanya saja pada dosen matematika anda".

Dan jika yang bertanya ternyata adalah dosen, maka dia akan menjawab "Silahkan bertanya saja pada Profesor Matematika anda".

Tapi ternyata yang bertanya adalah Profesornya. Akan bertanya kepada siapa?

Keadaan sang supir makin terjepit. Tetapi sang supir tidak kekurangan akal. Dia selalu mencari satu jalan keluar.

"Pak George adalah Profesor Matematika di universitas yang terkenal dengan para pakar matematikanya ini..?!", serunya dengan mimik wajah terheran-heran.

"Hemmm...."

"Sunggung memalukan!"

"Masak... rumus matematika sederhana seperti ini saja tidak paham?"

"Lha..! Supir saya saja paham kok!"

"Maju, Pir! Terangin nih pada profesor...", katanya sambil melambaikan tangan kepada Einstein yang sedang duduk istirahat di kursi belakang.

Majulah Einstein yang dikira supir menuju ke panggung dan menerangkan rumus tersebut dengan sejelas-jelasnya.

Semakin terkagumg-kagumlah para penonton terhadap Einstein. Ternyata, supirnya saja bisa diajari oleh Einstein menjadi lebih pintar dari pada profesor. Apalagi sang Einsteinnya?

Itulah sebabnya mengapa Einstein sampai saat ini dianggap orang yang paling jenius di dunia.

Mengenai kelanjutan dan lebih terinci bagaimana membuat prestasi melejit dalam situasi terjepit dan serba sulit dapat anda baca di buku "8 Langkah Ajaib Menuju ke Langit". "Buku Ajaib", demikian komentar banyak orang yang telah membacanya.

[Victor Asih, Founder Sekolah Bisnis Gratis USB, Mentor, Entrepreneur, Inspirator, Motivator, Software Engineer & Information Technology Consultant, Kolumnis, Penulis Buku Unik Bestseller "8 Langkah Ajaib Menuju ke Langit"]Penulis bisa dihubungi melalui email victorasih@yahoo.co.id atau website www.usbschool.com atau blog usbschool.blogspot.com  

Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Victor Asih

Bekicot...oh, Bekicot...!
Pilih Gincu Atau Apel
Kerja Ikhlas = Kerja Bodoh?
8 Langkah Ajaib Menuju Ke Langit
8 Langkah Ajaib Menuju Ke Langit
Artikel Selanjutnya :
Kekuatan Pikiran (Artikel Anda) - Kamis, 04 Desember 2008
Menyikapi Pesan Dengan Benar ! (Artikel Anda) - Rabu, 10 Desember 2008
Akibat Berpikiran Sempit (Artikel Anda) - Sabtu, 13 Desember 2008
Orang Yang Selalu Sukses (Artikel Anda) - Selasa, 16 Desember 2008
Berinvestasi Pada Kesalahan Dan Kegagalan (Artikel Anda) - Kamis, 18 Desember 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Keberanian Luar Biasa (Artikel Anda) - Selasa, 02 Desember 2008
Lukisan Hidup (Artikel Anda) - Senin, 01 Desember 2008
Quantum Positif (Artikel Anda) - Sabtu, 29 November 2008
Landasan Beraktifitas (Artikel Anda) - Jumat, 28 November 2008
Rubah Dan Anggur (Artikel Anda) - Rabu, 26 November 2008

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

Tidak ada kata "gagal". yang ada hanyalah orang yang berhenti mencoba

Pengirim: Andri So

TESTIMONIAL

Luar biasa bos, ternyata dengan membaca dan mendengar di radio smart fm pekanbaru motivasi saya selalu terbakar. untuk maju dan sukses ...kita tdk boleh menyerah..untuk mempersembahkan yang terbaik bagi hidup kita...bravo pak andri wongso

Pengirim: GUNAWAN

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?