Judul : 20
Wisdom&Success
Penulis : Andrie
Wongso
Penerbit : AW Publishing
Perdana : Oktober 2008
"Memang punya tekad
bukanlah segala-galanya, tetapi tanpa tekad tidak mungkin ada segalanya." -Andrie Wongso-
Kutipan di
atas menjadi pembuka yang cukup menggelitik dari buku 20 Wisdom&Success yang
ditulis oleh Andrie Wongso ini. Kutipan yang diambil dari cerita pertama
berjudul
Percikan Api tersebut memang
sedikit menggoda kala hinggap di kepala. Sebab, sentilan kecil itu seolah
langsung mengingatkan kita pada diri sendiri. Kadang tanpa kita sadari, sebuah
tekad, sekecil apapun itu, jika bertemu dengan waktu dan tempat yang pas, akan
jadi letupan semangat yang mampu membawa perubahan. Padahal, di sisi lain, kita
kadang meremehkan pentingnya tekad ini.
Sebuah ciri
khas tulisan gaya
Andrie Wongso kembali kita temui dari buku seri keempatnya ini. Sederhana,
lugas, ringkas, namun tepat langsung ke sasaran. Itulah kekuatan untaian kata
yang dirangkai dalam cerita dalam buku setebal total 200-an halaman ini. Memang, kata demi kata, yang diolah dalam
kalimat penuh makna selalu menjadi kekuatan dari buku yang sudah masuk pada
seri keempat. Sebelumnya, seri pertama berisi 15 cerita, 16 cerita, 18 cerita,
dan kini berisi 20 cerita.
Kali ini,
ada sedikit yang berbeda dari buku-buku sebelumnya. Cerita yang diuraikan pada
buku ini tanpa uraian dalam bahasa Inggris. Namun, itu semua tak mengurangi
kekuatan buku ini. Sebab, dari 20 cerita yang ada, masing-masing punya hikmah
dan nilai tersendiri yang sangat membumi.
Cobalah
tengok kisah
Rumah Pesanan Terakhir
sebagai contoh. Kisah itu seperti menyentil diri yang acap cepat puas (baca:
kerja seadanya) hanya karena kerja sudah menjadi rutinitas. Untuk satu hal ini,
di halaman 38, Andrie menyebut agar kerja harus dinikmati dengan hati bahagia,
bukan dianggap sebagai beban tapi berupa kesenangan. Berapa banyakkah dari kita
yang sudah menemukan kebahagiaan dari kerja yang dilakukan?
Nilai
wisdom memang sangat kental di semua
buku Andrie. Coba tengok pula apa yang diungkapnya dalam kisah penuh haru
berjudul
Cinta Sejati di halaman 49. Ia
menuturkan dengan lugas soal kehidupan keluarga yang mungkin dialami banyak
pasangan. Bahwa, kebahagiaan sebuah keluarga bisa didapat dengan memelihara
komitmen saling menghargai, komunikasi yang berimbang, dan curahan perhatian
satu sama lain. Sebuah resep sederhana, namun kadang justru dilupakan.
Baca pula
kisah yang menggugah pengertian kita tentang takdir dalam cerita
Takdir Ada di Tangan Sendiri. Dengan
cerdas, Andrie bicara soal takdir tanpa kesan menggurui melalui analogi kisah
burung dalam genggaman. Ia menuturkan, bahwa sejatinya kekuatan yang menentukan
masa depan sejatinya terletak dari kemampuan kita untuk memaksimalkan potensi
diri sendiri.
Pilihan cerita-cerita yang diambil dari materi
siaran Andrie Wongso di SMART FM setiap Senin-sebagaimana disebut di kata
pengantar-ini memang penuh nuansa pembelajaran. Hebatnya, semua disampaikan
dengan bahasa yang enak dan terasa mengalir, sehingga dibaca beberapa kali pun tak
kan terasa
membosankan. Memang, itulah kekuatan sebuah cerita. Mampu menginspirasi tanpa
menggurui, mampu menggugah tanpa bahasa perintah.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!