Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Contact AW
 
Dengarkan talk show “Andrie Wongso - Success Wisdom & Motivation” di jaringan radio Sonora, setiap hari Selasa. pukul 07.05 WIB-08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jaringan radio Sonora: Jakarta - FM 92.0, Surabaya - FM 98.0, Yogyakarta - FM 97.4, Palembang - FM 102.6, Pontianak - FM 96.7, Bangka - FM 101.1, Semarang - 98.9 FM, Ria Solo - FM 98.8, Serambi Aceh – FM 90.6, Raka Bandung - FM 98.8,Eltira Yogyakarta – FM 102,1, bPost Banjarmasin – FM 97.2. Program ini juga dapat didengarkan melalui live streaming di Indovision Channel 506, kompas.com, dan andriewongso.com/radio.
Artikel Tetap
Penulis : Pitoyo Amrih
Rating Artikel :
Kamis, 23-Oktober-2008

Borobudur menyedihkan..begitu kata salah seorang kolega saya. Membuat saya berpikir dan merenung. Bukan karena bangunannya, bukan karena bentuk fisiknya, bukan karena perawatan bangunannya, tapi bagaimana pengelola di sana melayani para tamu-tamu pengunjung sebagai bentuk penghargaan terhadap aset Borobudur itu sendiri.

Kolega saya ini kebetulan seorang pengusaha, tinggal di Surabaya, tapi lebih banyak berada di kantornya di Jakarta. Sesekali datang ke Solo, mengunjungi perusahaan tempat saya bekerja karena kami adalah salah satu costumer-nya. Dan bila beliau datang, biasanya saya diminta untuk menemuinya. Kolega saya ini, dari kaca mata saya juga termasuk orang yang istimewa, caranya berbicara, bagaimana dia melihat suatu masalah dan gayanya yang selalu bersemangat, membuat saya melihat beliau ini mungkin lebih mirip seperti seorang motivator daripada seorang pengusaha.

Dan disela-sela pembicaraan kami, pagi itu, beberapa hari lalu, sampailah dia bercerita bahwa beberapa hari sebelumnya, dia duduk di pesawat bersebelahan dengan dengan seorang bule dalam penerbangan dari Yogya ke Surabaya. Omong punya omong, sampailah kemudian kolega saya ini bercerita, bagaimana sang bule itu kecewa atas kunjungannya ke Borobudur. “..Borobudurmenyedihkan!!”, begitu kata kolega saya menirukan sang bule.

Katanya, dengan ekspresi seperti seorang yang sangat kecewa dan marah, sang bule itu sampai mengkritik kolega saya itu (tentunya kritik itu juga tertuju pada kita semua bangsa Indonesia), bahwa Borobudur adalah sebuah keajaiban, Borobudur adalah sebuah aset berharga, tapi dia justru sangat menyayangkan kita bangsa Indonesia yang belum begitu paham arti untuk menghargai itu semua.

Menurut ceritanya, sang bule adalah orang Eropa, datang ke sini dengan sebuah ekpektasi besar tentang sebuah kespektakuleran Borobudur seperti yang dibacanya di sebuah situs. Tentunya dia juga berharap dalam menikmati dan mengagumi Borobudur, akan dilayani dengan baik oleh kita bangsa Indonesia, terutama pengelola Borobudur. Tapi apa yang dia dapat setelah sampai di Borobudur?Katanya sang bule bercerita tentang toilet yang jorok, tentang sampah dimana-mana, tentang tour-guide yang kurang menghargai karya Borobudur sendiri –katanya, sang tour-guide itu menjelaskan relief dengan cara memukul-mukulkan payung di gambar relief itu, justru dia (sang bule itu) yang sedih atas kondisi itu-, tentang bagaimana para penjaja dagangan menawarkan dagangan dengan cara memaksa-maksa. Ekspektasi besaritu langsung berubah kepada sebuah kekecewaaan besar.

Dari cerita komplain sang bule itu, kolega saya kemudian mengemukakan pendapatnya tentang bagaimana kita orang Indonesia kebanyakan ini, tipikalnya cenderung untuk kurang menghargai apa yang saat ini kita punya. Orang boleh berpikir untuk selalu maju, berpikir jauh ke depan, menyiapkan langkah-langkah untuk segalanya menjadi baik, tapi jangan lupa, bahwa itu semua dilakukan juga dengan cara selalu menghargai apa pun yang kita punya saat ini.

Kolega saya ini juga bercerita, bagaimana dia sebagai seorang pengusaha tetap berusaha selalu melayani semua costumer-nya tidak terkecuali. Costumer kecil, costumer besar semua diberi penghargaan dengan pelayanan yang sama, karena itu semua adalah yang dia punya saat ini.

Di akhir ceritanya yang bersemangat dan panjang lebar, dia kembali merasa sedih, ketika kita begitu gegap gempita mempromosikan agar orang datang dan berinvestasi ke negara kita, justru orang bule yang menyayangkan atas apa yang kita lakukan terhadap Borobudur. Bagaimana si bule itu lebih memiliki semangat untuk menghargai apa yang kita (bangsa Indonesia) punya.

Dan saya setuju dengan kolega saya ini…




23 Oktober 2008
Pitoyo Amrih
www.pitoyo.com
Bersama Memberdayakan Diri dan Keluarga
Komentar Anda
Pengirim : arijanto
Setuju ... saya rasa kita semua musti mulai dari hal-hal yg kecil. Dari rumah, apa saja yg telah kita miliki di rumah mari kita cintai dan kita rawat, niscaya karena setia pada hal kecil, kita juga akan setia kepada hal2 yang besar, sebesar borobudur ... Salam luar biasa
     1     
( View : 3799 | Refer : 1 | Print : 132 | Rate : 8.00 / 2 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Perbaiki Hubungan Dengan Kata Maaf (Artikel Tetap) - Jumat, 24-Oktober-2008
Suatu Hari Di Kelas Hypnotherapy (Artikel Tetap) - Sabtu, 25-Oktober-2008
Tips Kesuksesan Ala Socrates (Artikel Tetap) - Senin, 27-Oktober-2008
Hujan Di Balik Jendela (Artikel Tetap) - Selasa, 28-Oktober-2008
Are You Tgif Or Tgim Person (Artikel Tetap) - Rabu, 29-Oktober-2008
Artikel Sebelumnya :
Jangan Mau Jadi Pengusaha (Artikel Tetap) - Rabu, 22-Oktober-2008
Mengaku (Artikel Tetap) - Selasa, 21-Oktober-2008
Salah Satu Penghambat Kesuksesan (Artikel Tetap) - Jumat, 17-Oktober-2008
Buatan Indonesia (Artikel Tetap) - Kamis, 16-Oktober-2008
Saya Ingin Anda Sukses, Saya Harus Membuat Anda Sukses (Artikel Tetap) - Rabu, 15-Oktober-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi

Dapatkan segera koleksi CD Audio 10 Wisdom terbaru ini

...
Rp 30.000,00
Powered by:
Site Map - Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Motivation Motivate Motivational Semangat