Manusia adalah makhluk unik yang memiliki beragam pola laku yang berbeda-beda dari satu ke lainnya. Mereka bertindak secara variatif untuk sebuah umpan yang sama sekali pun. Ada yang suka melakukannya secara langsung. Ada pula yang justru menggunakan hal itu untuk memberikan pengaruh yang lebih luas terhadap pihak lain. Dan, ada juga tipe penghubung yang akan meneruskan hal itu kepada orang lain. Ciri-ciri orang seperti di atas perlu dipahami dengan baik, agar teknik komunikasi kita dapat disesuaikan secara lebih strategis dan berhasil guna. Ada beberapa karakter manusia berdasarkan pola laku ini, yakni: doer, influencer dan connector. Mari kita mulai dengan deskripsi tentang karakter dan gaya komunikasi yang harus diterapkan dengan orang tipe Doer.
Karakter Pelaku (Doer)
Orang-orang dengan karakter pelaku ini adalah mereka yang menyukai tindakan cepat dan dengan demikian akan mendapatkan hasil yang cepat pula. Mereka cenderung langsung ke permasalahan dan kurang menyukai formalitas. Mereka tidak suka dengan rincian dan lebih suka langsung ke jalan pintas (pendek). Jika mereka tidak menemukan itu, mereka akan menjadi bosan. Mereka suka kebebasan dan siap dengan segala risiko yang diakibatkannya. Mereka dapat memulai usaha sendiri, mereka adalah inovator. Mereka suka dengan pengakuan publik terhadap apa yang mereka karyakan sebagai sesuatu yang berbeda di dunia (atau setidak-tidaknya di dunia mereka). Dengan kata lain, mereka adalah orang yang tidak begitu memedulikan teori atau wacana. Yang mereka butuhkan adalah tindakan dan tindakan. Orang tipe ini tentu banyak juga kita lihat dalam masyarakat kita terutama dalam dunia usaha. Sering kita lihat bagaimana para pebisnis kelompok ini melakukan usaha tanpa perlu mencari referensi-nya terlebih dahulu di buku teks manajemen atau pemasaran misalnya. Mereka akan langsung ke sasaran tembaknya, yaitu: action.
Gaya Komunikasi dengan Pelaku (Doer)
Sudah jelas bahwa ciri-ciri orang dengan tipe pelaku ini tidak banyak basa-basi. Langsung ke persoalan. Tidak bertele-tele namun nyata dalam tindakan. Pedoman berikut dapat dijadikan sebagai referensi untuk berkomunikasi dengan mereka secara lebih efektif:
- Langsung ke permasalahan ketika memulai pembicaraan.
- Hindari cerita-cerita rumit.
- Perbanyak kalimat-kalimat pendek dan langsung.
- Jangan pakai terlalu banyak teori yang belum tentu berkaitan dengan dunia nyata.
- Puji mereka dengan tulus.
- Jangan berdebat dengan apa yang mereka sampaikan.
- Jangan memberikan jawaban terlalu lama.
Intinya, ketika berkomunikasi dengan tipe doers ini adalah jangan suka berbelit-belit ketika menyampaikan pokok-pokok pikiran. Apa lagi ditambah dengan fakta-fakta rumit yang sulit dicerna oleh akal sehat secara cepat. Berikan penghiburan dan apresiasi atas apa yang telah mereka lakukan. Reaksi harus cepat diberikan untuk tidak menimbulkan kebosanan orang tersebut.
---------------------------------------
Untuk referensi lebih lanjut, silahkan baca 2 buku penulis lainnya tentang komunikasi:
1. The Art of Communication that Works - Komunikasi yang Berhasil
2. Understanding Your Communication Styles - Memahami Gaya Komunikasi Anda
Untuk informasi & pelatihan, hubungi penulis di: ponijan@central.net.id