Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Tetap
Penulis : Tommy Setiawan ( Profil Penulis )
Jumat, 22-Agustus-2008
Kesuksesan itu berada dalam ranah tindakan. Betapa banyak orang yang sarat dengan ide-ide cemerlang namun tidak pernah mencapai apapun, karena mereka tidak pernah memutuskan untuk SEGERA bertindak. (Mario Teguh dalam sebuah talkshow-nya).

            Kesuksesan memang berawal dari impian. Karena impian itu sejatinya merupakan doa, sedangkan Tuhan adalah Sang Maha Kaya, maka impian pun harus dicanangkan setinggi mungkin. Mekanisme ini adalah sebuah keniscayaan, sebuah hukum alam. Di dalam fisika dikenal adanya konsep Dualisme Materi-Energi. Materi (kesuksesan) sesungguhnya berasal dari energi (impian), dan demikian pula sebaliknya.

            Perubahan dari energi menjadi materi itu tidak akan terjadi dengan sendirinya. Konsekuensinya, impian sekecil apapun TIDAK akan pernah terwujud menjadi sebuah hasil selama TIDAK ada tindakan yang menyertainya. Mereka yang "sekedar" hanyut dalam ranah impian dan "mengesampingkan" tindakan nyata, sesungguhnya telah mengingkari hukum alam itu sendiri.

            Keinginan untuk berhasil merupakan naluri dasar manusia, karena merupakan bagian dari upaya untuk survive (bertahan). Bila demikian, lantas apa yang menyebabkan sebagian dari kita secara sengaja berusaha "menghalangi" dirinya sendiri untuk berhasil? Apa yang membuat sebagian dari kita memutuskan untuk "menunda" tindakan?

            Kebiasaan "menunda" tindakan merupakan cermin dari gagalnya pikiran untuk menerima DIRI ini dengan apa adanya. Hal ini terjadi karena diri ini berada "di sini - saat ini" namun pikiran sedang berada "di sana - besok, lusa atau bahkan kemarin dulu". Secara kongret, konflik ini akan terwujud dalam ungkapan seperti:

-          Besok saya akan mengerjakannya jika saja....

-          Nanti saya akan mempelajarinya kalau sudah...

-          Dulu saya pasti sudah melakukannya kalau saja saya tidak......

Ungkapan di atas adalah contoh pengingkaran diri (self denial). Bukankah pengingkaran tersebut nadanya "setara" atau "sejiwa" dengan ungkapan berikut ini:

-          Besok saya pasti akan berbahagia bila saya sudah berhasil meraih A, B, C,...

-          Dulu sebetulnya saya sudah bahagia, jika saja saya tidak mengalami A, B, C,...

Sekecil apapun talenta yang saat ini "melekat" dalam diri Anda, sesungguhnya sudah LEBIH dari sekedar cukup untuk memulai sebuah langkah awal. Dan syarat untuk bisa memulainya sangatlah sederhana: ber-BAHAGIA-lah dengan diri Anda SAAT INI.

            Bila kita sudah mampu berdamai dengan "saat ini", mata batin akan makin terbuka bahwa ternyata ada begitu banyak KEMUNGKINAN yang bisa diraih. Masa lalu bukan untuk disesali, karena masa lalu adalah PEMBELAJARAN yang telah mengantarkan kita pada kondisi "saat ini". Semakin kita mampu untuk bersyukur, semakin banyak pula keberlimpahan yang akan menghampiri. Ini adalah sebuah konsekuensi logis.

Secara spiritual digambarkan bahwa "Bila Anda mengenali DIRI, maka Anda akan mengenali Tuhan..." Ungkapan tersebut dapat dimaknai sebagai "Bila Anda ikhlas menerima DIRI Anda saat ini, maka Anda akan menjumpai Tuhan...." Ya, Tuhan ada dalam DIRI ini, di hati ini. Tapi karena pengingkaran terhadap "saat ini", kita kerap mengabaikan suara Tuhan dalam hati kita masing-masing. Sungguh ironis, Sang Maha Besar telah "dikecilkan" oleh pengingkaran yang sesungguhnya sangat rapuh...

Bila kita sudah merasakan "kehadiran" Tuhan dalam DIRI kita, maka akan tergambar jelas road map menuju sukses. Dalam batin kita akan ter-ILHAM-kan langkah-langkah apa yang harus ditempuh untuk mewujudkan impian. Dan tentunya, setiap langkah yang diambil menjadi sangat ringan, karena kita sadar, bahwa kita telah "terhubung" dengan Sumber Ilmu Yang Maha Luas, Kesadaran di atas segala kesadaran.

Para motivator pun kerap menyerukan, bahwa masa lalu tidak ada hubungannya dengan masa depan. Yang penting adalah apa tindakan kita saat ini. Tindakan nyata yang harus dikerjakan saat ini, dengan kondisi diri saat ini, dengan bakat yang ada saat ini. Bukan besok, bukan pula yang sudah lalu, tapi SEKARANG.

Kebahagiaan itu bukan terletak pada apa yang BELUM kita miliki. Bukan pula terletak pada apa yang PERNAH kita miliki. Kebahagian itu terletak di dalam diri ini, SAAT INI. Keikhlasan untuk menerima diri ini apa adanya, adalah kunci untuk memulai langkah awal menuju keberhasilan. Ditulis oleh Tommy Setiawan, seorang trainer, penulis dan pengamat industri MLM. Tommy dapat dihubungi melalui blowbytommy@yahoo.com atau melalui 0812 80 56772.

Komentar Anda
Pengirim : Imut2
Artikel om Tommy, benar2 sungguh dasyat membuat saya lebih lagi melihat lebih jelas.Dengan kata impian.Sekali lagi terima kasih.Sukses selalu
Pengirim : Yogi
Salut untuk kang Tommy. Berani membuka benang merah apa yang menjadi belenggu atau halangan bagi kehidupan saya.Sukses n bahagia selalu.
     1     
( View : 2738 | Refer : 4 | Print : 125 | Rate : 0.00 / 0 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Mindset Sukses: Melaju Di Tengah Badai (Artikel Tetap) - Minggu, 24-Agustus-2008
Bulu Angsa (Artikel Tetap) - Senin, 25-Agustus-2008
Tidak Dapat Memilah Ukuran Ubi Kayu (Artikel Tetap) - Selasa, 26-Agustus-2008
Antusiasme Berbicara Itu Menular (Artikel Tetap) - Rabu, 27-Agustus-2008
Sukses Spritual Saya (Artikel Tetap) - Kamis, 28-Agustus-2008
Artikel Sebelumnya :
Visualisasi Atau Melamun (Artikel Tetap) - Selasa, 19-Agustus-2008
Menembus Batas (Artikel Tetap) - Senin, 18-Agustus-2008
Komitmen (Artikel Tetap) - Minggu, 17-Agustus-2008
Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan (Artikel Tetap) - Jumat, 15-Agustus-2008
Berjuang Dengan Luar Biasa (Artikel Tetap) - Kamis, 14-Agustus-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Powered by:
Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat