Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Tetap
Penulis : Ardian Syam ( Profil Penulis )
Rating Artikel :
Minggu, 17-Agustus-2008

Tidak perlulah kita diskusikan lagi definisi kata itu, ya? Rasanya semua yang ikut diskusi ini sudah tahu dengan tepat dan tidak ada ambiguitas akan makna dari kata itu. Saya hanya ingin menyatakan bahwa inilah metode pembelajaran yang paling efektif untuk banyak hal.Maaf, sebelum Anda salah menangkap efektifitas metode ini untuk banyak hal, mari kita lupakan dulu banyak hal kecuali definisi kata ini saja.

Nah, kita masuk ke perusahaan masing-masing. Pasti ada komitmen di sana. Antara atasan dan bawahan, juga antara perusahaan dan konsumen. Ada kalanya berbagai hal membuat Anda kesulitan memenuhi komitmen Anda, baik sebagai bawahan kepada atasan, maupun atas nama perusahaan kepada konsumen. Di sinilah pembelajaran yang saya maksud. Karena konsumen akan mengajarkan pada perusahaan. Atau atasan akan memberikan pelajaran pada bawahan. Pelajaran buruk! Mengapa bisa pelajaran buruk? Ya, iya lah. Ketika konsumen tidak meninggalkan perusahaan dengan memilih produk dari perusahaan lain, maka perusahaan menganggap, tidak ada masalah bila kualitas produk mereka menurut karena tidak memberikan komitmen. Begitu pula yang terjadi di benak bawahan.

Bila tidak ada punishment apapun dari atasan terhadap performansi kerja mereka, maka mereka belajar bahwa tidak ada masalah kalau kinerja mereka memburuk. Toh mereka tidak kehilangan jabatan, fasilitas tidak ditarik, dan banyak kemudahan lain yang selama ini mereka dapatkan masih tetap ada. Berarti bisa juga dilihat bahwa si atasan juga tidak punya komitmen terhadap performansi? Nah, itu baru cerdas! Benar sekali, dugaan Anda itu. Si atasan juga berarti memang tidak punya komitmen sedikitpun terhadap performansi. Karena ketika dia tahu bahwa bawahannya tidak perform, tetapi dia tidak melakukan punishment apapun, dia juga belajar bahwa performansi tersebut kemudian akan semakin melorot.

Nah, saya yakin Anda bukan atasan yang bodoh, yang tidak tahu bahwa performansi itu semakin lama semakin terlihat merosot. Tetapi, saya sebagai atasan tidak dapat serta merta memberikan punishment. Kan ada serangkaian aturan tentang memberi punishment di perusahaan kami. Oh ya? Serangkaian, kan? Dan benarkah Anda memang sudah mencermati seluruh rangkaian pemberian punishment? Benarkah Anda sudah membuka "kacamata kuda" Anda? Oh, mungkin maksudnya stick and carrot theory ya? Tepat sekali. Aduh, rasanya senang sekali bisa berdiskusi dengan orang secerdas Anda! Karena tadi teman Anda yang sempat berfikir bahwa punishment hanya dapat dicari di aturan tentang punishment jadi tercerahkan dengan pertanyaan Anda barusan. Kita memang sedang bicara tentang punishment tetapi tidak harus stick. Ada carrot yang kita ikat di ujung stick, dan ketika performansi menurun, mengapa tidak menjauhkan carrot tersebut dari jangkauan?

Ya, daripada kita semua berfikir bagaimana menghukum orang karena performansinya menurun, mengapa tidak menunda reward yang harusnya dia terima. Kalau perlu, batalkan! Bagi sebagian pegawai Anda, dipindahkan ke tempat yang tidak prestisius saja, sudah dianggap sebagai hukuman. Padahal di tempat yang tidak prestisius tersebut, dengan kompetensi utama ataupun kompetensi tambahan yang dia miliki, mungkin dia malah menjadi "bersinar". Sehingga ketika dia benar-benar "bersinar" dia bahkan bisa mendapatkan reward yang lebih besar daripada yang sebelumnya Anda batalkan. Pernah terfikir begitu? Benar juga ya? Apalagi kalau "bersinar" nya dia, malah memberikan tambahan keuntungan finansial bagi perusahaan!

Astaga, betapa menyenangkan diskusi kita kali ini. Anda memang benar-benar cerdas! Nah, sekarang kita balik lagi ke kata komitmen tadi. Ketika Anda menandatangani komitmen dengan bawahan Anda, dan ketika performansinya tidak sesuai dengan komitmen yang dia janjikan, maka dia akan menjawab, bahwa bagaimana dia bisa menjual bila barang dagangan tidak Anda siapkan di tempatnya. Ini juga komitmen Anda.Tapi, kan ketersediaan barang dagang di tempat penjualan juga melibatkan pihak lain? Ya iyalah. Tapi Anda punya kewenangan atau bisa meminjam kewenangan atasan untuk memastikan barang tersebut tersedia di tempat penjualan dan siap untuk dijual?

Oh, tentu. Saya punya posisi cukup tinggi untuk menggunakan kewenangan termasuk meminjam kewenangan atasan saya agar barang dagang tersedia di tempat penjualan. Apapun posisi Anda, bila Anda bukan pemilik perusahaan, maka masih ada atasan lagi, bukan? Karena Anda commit dengan performansi, dan memang ketersediaan barang dagang di tempat penjualanlah penyebabnya, komitmen Anda sedang dipertaruhkan! Jadi saya mengusulkan untuk menunda reward, bonus atau insentif saya? Saya percaya Anda cerdas, dan saya percaya Anda commit, serta saya percaya Anda berani melakukan itu. Karena saya percaya bahwa Anda sudah sangat paham bahwa komitmen Anda sekarang sedang dipertaruhkan.

Jadi? Anda bersedia kehilangan reputasi sebagai orang yang punya komitmen, sebagai orang yang cerdas dan berani? Anda juga rela kehilangan reputasi sebagai orang yang jujur? Saya yakin, Anda akan menjawab: Tidak!!!

Karena Tuhan tahu bahwa Anda orang yang punya komitmen, cerdas, berani dan jujur.

Medan - Agustus 2008 - bukakacamatakuda.blogspot.com

( View : 2729 | Refer : 3 | Print : 140 | Rate : 9.00 / 1 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Menembus Batas (Artikel Tetap) - Senin, 18-Agustus-2008
Visualisasi Atau Melamun (Artikel Tetap) - Selasa, 19-Agustus-2008
Bukannya Besok, Bukan Pula Kemarin, Tapi Sekarang (Artikel Tetap) - Jumat, 22-Agustus-2008
Mindset Sukses: Melaju Di Tengah Badai (Artikel Tetap) - Minggu, 24-Agustus-2008
Bulu Angsa (Artikel Tetap) - Senin, 25-Agustus-2008
Artikel Sebelumnya :
Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan (Artikel Tetap) - Jumat, 15-Agustus-2008
Berjuang Dengan Luar Biasa (Artikel Tetap) - Kamis, 14-Agustus-2008
Law OfLove (Artikel Tetap) - Rabu, 13-Agustus-2008
Harta Karun (Artikel Tetap) - Senin, 11-Agustus-2008
Diuji Dengan Kenyamanan (Artikel Tetap) - Jumat, 08-Agustus-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi

Tersedia dalam 4 pilihan tulisan : I Can, If Better...

Powered by:
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat