#9. Gé àn guan huo (Cao Cao ~ Sam Kok) ~ Mengamati Api di Sebrang Pantai
Tangguh, Sang Raja
Tangguh adalah nama seorang raja yang disegani. Ketegasan dalam mengambil keputusan, keberanian dan komitmennya untuk keputusannya tidak diragukan, sehingga setiap orang di wilayahnya sangat menaruh hormat.
Datanglah sekelompok pendekar muda dan menetap di wilayahnya yang aman dan tentram. Kelima pendekar tersebut tampak hidup sangat makmur, namun kedatangan mereka membuat resah penduduk desa, karena mereka sering ribut satu sama lain dan pada akhirnya diketahui bahwa kelima pendekar tersebut adalah kelompok perampok ulung di ibu kota negara tetangga.
Suatu ketika, kelompok perampok ini kembali ribut satu sama lain soal pembagian hasil rampokan, hingga menimbulkan keonaran di tempat umum. Tangguh pun memerintahkan polisi untuk menangkap mereka, namun saat mereka akan ditangkap, mereka langsung menghentikan keributan berbalik bersatu menghadapi aparat yang akan menangkap mereka. Hal seperti ini telah terjadi berkali kali, sehingga penangkapan pun jadi mentah dan gagal.
Tangguh merubah strateginya dan menyuruh aparat untuk berhenti menyelidiki mereka, dia katakan bahwa mereka akan menyerahkan diri kepadanya. Dalam kebingungan, aparatnya pun mematuhi pemerintah sang bupati. Kelompok perampokpun senang, karena mereka menganggap, bahwa Tangguh sang bupatipun segan terhadap mereka.
Menjelang pagi hari di malam purnama, kelompok perampok pun ribut besar satu sama lain, hasil rampokan mereka tidak terbagi adil. Dari cekcok mulut kecil, berubah menjadi pertengkaran dan akhirnya perkelahian sengit satu sama lain. Keributan yang makin memanas, Tangguh tetap tidak bertindak apapun dan hanya memerintahkan sejumlah aparat yang bersenjata lengkap untuk berjaga di sekitar rumah para perampok tersebut untuk mengamankan lingkungan.
Seminggu hari berlalu, keributanpun telah reda. Terlihat perampok yang memenangkan perkelahian mengiring mereka yang kalah dan terikat tak berdaya untuk menghadap Tangguh sang Bupati. "Tuan Raja, saja telah menangkap sekelompok penjahat besar dari negri tetangga untuk membantu menjaga kentraman negara kita".
Tangguh pun tersenyun, memerintahkan hakimnya untuk menghukum yang setimpal. Kelompok perampok yang tersisa menjadi kecil jumlahnya, karena sebagian besar telah diserahkan oleh kelompoknya sendiri dan dihukum. Kelompok yang tersisa segera diberikan pengarahan dan pekerjaan dengan hasil yang memadai oleh Tangguh, sehingga kelompok merekapun bubar satu per satu meninggalkan pekerjaan lamanya menuju pekerjaan baru untuk kehidupan yang lebih tentram.
Pembaca yang budiman
Pesan moral strategi ini. Pada posisi musuh dalam perpecahan dan kita sadar posisi kita kuat, maka dengan menjadi pengamat di sebrang pantai tanpa ikut campur adalah tindakan yang paling bijaksana.
Pamerkan kekuatan kita, maka lingkungan akan akan berpihak kepada kita, karena mereka lemah setelah tercerai berai.
Kisah asli terjadi pada jaman Sam Kok. Keluarga Yu saling berebut kekuasaan hingga tercerai berai. Mereka meminta bantuan pada Kung Sun Kang. Kung Sun Kang lah yang menyerahkan sisa dari keluarga Yu kepada Cao Cao yang tangguh.
Riduan Goh ~ Wealth is Mine
021-7016.1800 / 0815.878.3886
Nantikan Strategy #10.
Xiào li cáng dao ~ Senyuman Maut
Hanya untuk :
www.andriewongso.com
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Riduan Goh ~ Wealth is Mine
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-16
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life Strategy Ke-27
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life Strategy Ke-23
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke - 20
|
 |
36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-13
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Komunikasi Berdasarkan Golongan Darah
(Artikel Tetap) -
Senin, 18 Desember 2006
|
 |
Hujan
(Artikel Tetap) -
Minggu, 21 Januari 2007
|
 |
Hukum Newton Ketiga
(Artikel Tetap) -
Kamis, 08 Februari 2007
|
 |
Cangkir
(Artikel Tetap) -
Minggu, 08 April 2007
|
 |
Saya Dan Bapak Saya
(Artikel Tetap) -
Senin, 09 April 2007
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Manusia Pribadi Yang Unik
(Artikel Tetap) -
Jumat, 18 Mei 2007
|
 |
Self-reflection
(Artikel Tetap) -
Selasa, 08 Mei 2007
|
 |
Kebenaran Sejati
(Artikel Tetap) -
Selasa, 03 April 2007
|
 |
Komunikasi Berdasarkan Sistem Representasional - Visual
(Artikel Tetap) -
Senin, 02 April 2007
|
 |
Diputar, Dijilat ....
(Artikel Tetap) -
Minggu, 01 April 2007
|
|
|