|
|||
|
Penulis : Haryo Ardito - Ketua Harian AMA-DKI
Rating Artikel :
Selasa, 03-April-2007
Alkisah ada seorang pedagang yang mempunyai seorang istri jelita dan seorang anak laki-laki yang sangat dicintainya. Suatu hari istrinya jatuh sakit dan tak berapa lama meninggal. Betapa pedihnya hati pria tersebut. Sepeninggal istrinya, dia mencurahkan segenap perhatian dan kasih sayangnya kepada anak laki-laki semata wayangnya. Suatu ketika pedagang tersebut pergi ke luar kota untuk berdagang; anaknya ditinggal di rumah. Sekawanan bandit datang merampok desa tempat tinggal mereka. Para penjarah ini merampok habis harta benda, membakar rumah-rumah, dan bahkan menghabisi hidup penduduk yang mencoba melawan; rumah sang pedagang pun tak luput dari sasaran. Mereka bahkan menculik anak laki-laki sang pedagang untuk dijadikan budak. Betapa terperanjatnya sang pedagang ketika ia pulang dan mendapati rumahnya sudah jadi tumpukan arang. Dengan gundah hati, ia mencari-cari anak tunggalnya yang hilang. Ia menjadi frustrasi ketika mendapati banyak tetangganya yang terbantai dan mati terbakar.
Di tengah kepedihan dan keputusasaan, ia menemukan seonggok belulang dan abu di sekitar rumahnya, di dekat tumpukan abu itu tergolek boneka kayu kesayangan anaknya. Yakinlah sudah ia bahwa itu adalah abu jasad anaknya. Meledaklah raung tangisnya. ia menggelepar- gelepar di tanah sembari meraupi abu jasad itu ke wajahnya. Satu-satunya sumber kebahagiaan hidupnya telah terenggut.. Semenjak itu, pria tersebut selalu membawa-bawa abu anaknya dalam sebuah tas. Sampai setahun setelah itu ia suka mengucilkan diri, tenggelam dalam tangis sampai berjam-jam lamanya; kadang orang melihat ia tertawa sendiri, mungkin kala itu ia teringat masa-masa bahagia bersama keluarganya. Ia terus larut dalam kesedihan tak terperikan..
Sesampai di kediaman ayahnya, ia mengetuk pintu rumah sembari berteriak senang, "Ayah, ini aku pulang!" http://groups. yahoo.com/ group/bijaksana |
|||
|
|||
| ( View : 5008 | Refer : 5 | Print : 232 | Rate : 6.67 / 3 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Komunikasi Berdasarkan Golongan Darah (Artikel Tetap) - Senin, 18-Desember-2006 | ||
| • | Hujan (Artikel Tetap) - Minggu, 21-Januari-2007 | ||
| • | Hukum Newton Ketiga (Artikel Tetap) - Kamis, 08-Pebruari-2007 | ||
| • | 36 Ji (stratetgy) For Happy Life - Strategy Ke-9 (Artikel Tetap) - Kamis, 05-April-2007 | ||
| • | Cangkir (Artikel Tetap) - Minggu, 08-April-2007 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Manusia Pribadi Yang Unik (Artikel Tetap) - Jumat, 18-Mei-2007 | ||
| • | Self-reflection (Artikel Tetap) - Selasa, 08-Mei-2007 | ||
| • | Komunikasi Berdasarkan Sistem Representasional - Visual (Artikel Tetap) - Senin, 02-April-2007 | ||
| • | Diputar, Dijilat .... (Artikel Tetap) - Minggu, 01-April-2007 | ||
| • | 36 Ji (36 Stratetgy) For Happy Life #8 (Artikel Tetap) - Kamis, 29-Maret-2007 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



