Anda sangat bahagia karena keinginan untuk memiliki sesuatu terkabul. Anda menjadi begitu telaten merawat dan menyimpan sesuatu itu. Dan pada akhirnya Anda menjadi sangat cemas takut jika sesuatu itu menjadi hilang … Anda menjadi sedemikian over protective untuknya. Puncaknya Anda menjadi sangat frustrasi karena sesuatu yang sangat Anda impi – impikan dan sayangi serta sangat Anda lindungi itu rusak, atau tidak sebagus saat pertama Anda memilikinya.
Jika Anda seperti itu, jangan menjadi sedih. Anda tidak sendiri, karena banyak teman Anda yang juga mengalaminya. Namun sangat dianjurkan agar Anda segera menyadarinya dan bangkit menjauh dari perilaku tersebut, karena itu berarti Anda sedang ditawan dan tersandera oleh pikiran Anda sendiri.
Kita begitu sering dibuai oleh kecintaan dan kemelekatan kepada sesuatu, sehingga kita begitu rela menghabiskan banyak waktu, tenaga dan investasi untuk sesuatu itu. Memang tidak salah, toh Tuhan telah memberikan hak mutlak kepada kita untuk mengupayakan setiap hasrat kita untuk menjadi bahagia.
Namun satu hal yang banyak orang lupa sadari yaitu karunia waktu yang Tuhan berikan kepada kita. Waktu memang tidak terbatas, tetapi waktu yang diberikan kepada kita itu terbatas. Waktu adalah misteri bagi setiap mahluk hidup, yang tidak terpecahkan. Dan Tuhan lebih menginginkan kita untuk mencintai waktu di setiap tarikan dan hembusan nafas kita. Tuhan telah mengajarkan kita cinta, sehingga Beliau tidak menghendaki seandainya kita menjadi terlalu melekat atas apa yang kita hasilkan. Karena hal itu akan semakin menjauhkan kita dari cinta yang sesungguhnya, yaitu mencintai kehidupan diri kita pribadi, orang – orang yang menyayangi kita, bahkan menjauhkan Tuhan dari kasih sayang kita.
Jika Anda dihinggapi perasaan ingin akan suatu materi yang menurut Anda akan membuat Anda dipandang lebih ketika memilikinya, hati – hatilah. Karena pikiran Anda itu, jika Anda tidak hati – hati dan bijak, pikiran Anda akan menjadi borgol baja yang sangat kuat yang menjadikan Anda tawanannya. Pikiran ingin itu akan terus mengikuti Anda dan merampas waktu Anda sampai Anda benar – benar memaksa diri Anda untuk memiliki apa yang Anda inginkan. Dan biasanya, bagi pribadi – pribadi yang pemaksa inilah, pikiran menjadi penjahat paling mematikan. Pikiran akan membuat korbannya menjadi pemuja materi dan sangat melekat akannya. Batinnya hanya akan dipenuhi oleh hasrat – hasrat yang menyiksa, yang sedikit demi sedikit tetapi pasti, siap mengantarkannya kepada kefrustrasian yang menyiksa.
Tuhan adalah hakekat cinta sejati, karenanya segala hal yang menyertai kehidupan kita, adalah tidak lepas dari campur tangan kasihNya. Dan jika Anda menyadari akan hal ini, maka betapa pun banyak anugerah yang terlepas dari Anda, tidak akan sedikitpun menyakiti Anda, karena Anda tidak memiliki kemelekatan atasnya.
Anda mempunyai waktu terbatas di dunia ini untuk mensyukuri segala cinta dan nikmat yang diberikanNya kepada Anda. Penuhilah waktu Anda hanya dengan upaya – upaya kebaikan yang membaikkan. Jangan pernah ijinkan diri Anda melekat kepada materi. Jika Anda menginginkan sesuatu maka berdoalah saja kepada Tuhan, selanjutnya berlakulah Anda adil dalam mencintai dan mengupayakan kebahagiaan itu kepada orang – orang yang Anda cintai dan mencintai Anda. Jika masa panen itu telah tiba, Anda akan mendapatkan keinginan Anda itu.
Peliharalah keinginan Anda untuk menjadikan Anda tetap baik, sehingga Anda dapat merasakan nikmatNya kasih saat mendapatkan apa yang Anda inginkan.
Salam gemilang,
Benedict Agung Widyatmoko
---
Penulis berlatar belakang pendidikan manajemen perusahaan, yang sangat concerns dengan pembelajaran kepribadian menyangkut pengembangan diri dan motivasi. Tulisan - tulisan inspirasional dan motivasional lainnya dari Penulis, dapat diperoleh dengan berkunjung ke blog : http://benedikawidyatmoko.wordpress.com atau http://benagewe.blogdetik.com. Saran dan masukan dapat dikirimkan melalui email : agung_widyatmoko@windowslive.com atau benedict.aw@gmail.com.
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Benedict Agung Widyatmoko
|
 |
Rahasia Itu Akan Membunuhmu
|
 |
Jadilah Seperti Ikan Di Air Bening Yang Tenang
|
 |
Aku Ditawan Oleh Pikiranku
|
 |
Siap Cepat Dia Dapat
|
 |
Menggambar Cita - Cita
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Antara Takut Gagal Dan Gagal
(Artikel Anda) -
Minggu, 20 Juli 2008
|
 |
Wu Zi Leadership With Love
(Artikel Anda) -
Senin, 21 Juli 2008
|
 |
Pathway To Success - Bagian 5
(Artikel Anda) -
Selasa, 22 Juli 2008
|
 |
Akui Kelemahanmu Dan Lakukan Sesuai Kemampuanmu!
(Artikel Anda) -
Rabu, 23 Juli 2008
|
 |
Semua Tergantung Bagaimana Sikapmu
(Artikel Anda) -
Jumat, 25 Juli 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Jampe-jampene Apa Mas
(Artikel Anda) -
Kamis, 17 Juli 2008
|
 |
High Pain , High Gain
(Artikel Anda) -
Rabu, 16 Juli 2008
|
 |
Belajar Kungfu Dari Panda Bagian I
(Artikel Anda) -
Senin, 14 Juli 2008
|
 |
Anda Begitu Sempurna
(Artikel Anda) -
Minggu, 13 Juli 2008
|
 |
Bertahan Hidup Dengan Kekurangan
(Artikel Anda) -
Sabtu, 12 Juli 2008
|
|
|