Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 

Kreatif. Energik. Dinamis

Hidup ini adalah sebuah karunia yang perlu kita sambutdengan kreativitas tinggi, energi yang besar, dan sikap penuh dinamis setiapwaktu. Di bidang apa pun, yang menjadi pemenang adalah mereka yang kreatif,penuh energi, dan dinamis.

Karena itulah, kami menetapkan “Kreatif, Energik, danDinamis” sebagai slogan ANDRIEWONGSO.COM

Kreatif. Ia adalahsumber inovasi. Yaitu sesuatu yang baru, bermanfaat, dan dapat diaplikasikan.

Energik. Sesuaihukum alam, hidup itu berarti bergerak, aktif, positif, segar. Kita harusmengkondisikan diri kita untuk selalu bersemangat dalam menjalani kehidupanini.

Dinamis. Perubahan adalah sesuatu yang pasti dalam hidup kita. Karena itu, kita harus selalu menyesuaikandiri mengikuti zaman dalam kondisi apa pun.

Dengan ”Kreatif,Energik, dan Dinamis”, kami akan selalu menyajikan sesuatu yang baru danbermanfaat sesuai dengan perkembangan zaman.

Kisah Seorang Guru Dan Dua Muridnya

Penulis : Djodi Ismanto
Minggu, 29 Juni 2008, Dibaca : 14636 kali | Dicetak : 225 kali | Cetak artikel ini
Alkisah di negeri hidup seorang guru silat yang sudah sangat tua.Ia mempunyai dua murid yang masing-masing memiliki tingkat keseriusan, semangat, dan keuletan belajar silat yang sama.


Untuk mewariskan perguruannya, ia harus memilih yang terbaik dari keduanya.


Pertandingan di antara mereka pun dilakukan. Namun, beberapa kali adu kekuatan selalu berakhir dengan seimbang. Mereka ternyata mampu menyerap ilmu yang sama dari si guru silat. Selain itu, keduanya juga sering berlatih bersama-sama sehingga masing-masing sudah mengetahui kelebihan dan kekurangannya.


Untuk mengetahui mana di antara mereka yang lebih baik dan lebih cerdik, guru tersebut terpaksa menggunakan cara lain.


Suatu tengah malam, guru tersebut memanggil kedua muridnya dan memberi mereka tugas,


"Besok pagi kalian pergilah ke hutan mencari ranting pohon. Siapa yang pulang dengan hasil yang terbanyak, dialah yang keluar sebagai pemenang."


Sambil menarik napas panjang sang guru memperhatikan kedua muridnya yang sedang mendengarkan dengan serius kemudian ia melanjutkan,


"Waktu yang tersedia untuk kalian adalah jam lima pagi sampai jam lima sore."
Kemudian guru tersebut mengambil sesuatu dari bawah meja dan berkata,


"Ini adalah dua bilah parang yang dapat kalian gunakan, ada pertanyaan?"


Karena merasa tugas yang diembankan kepada mereka mudah, mereka pun serempak menjawab,
"Tidak."
"Baiklah kalau begitu, sekarang, kalian cepatlah beristirahat dan besok bangun lebih pagi," Nasihat sang guru.


Mendapat tugas yang baru ini, di benak murid yang pertama langsung terbayang bahwa keesokan harinya ia harus bekerja lebih keras dan lebih serius karena waktunya terbatas. Ia terlalu terfokus pada waktu, yakni harus berangkat jam5 tepat , tidak boleh kurang satu detik pun dan pulang jam 5 sore , tidak boleh lebih. Setelah yakin dengan waktunya, ia pun pergi tidur.


Dengan tugas yang sama, murid kedua lebih terfokus pada pekerjaan yang harus dilakukannya. Ia langsung memeriksa parang yang disediakan oleh gurunya, dan ternyata parang tersebut adalah parang tua yang sudah tumpul.


Maka, ia pun memutuskan, besok sebelum berangkat ia akan mencari batu asah untuk mengasah parangnya agar menjadi tajam dan siap digunakan. Dengan parang yang lebih tajam, hasil yang sama dapat diperoleh dengan upaya yang lebih sedikit,pikirnya.


Tantangan kedua yang terbayang di benaknya adalah bagaimana cara membawa ranting pohon lebih banyak secara efisien dan efektif ? Sementara temannya sudah tertidur lelap, ia masih mondar-mandir di depan kamarnya, memikirkan cara terbaik untuk membawa ranting dengan jumlah lebih banyak. Setelah berpikir cukup lama dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan, ia memutuskanuntuk menyiapkan tali pengikat dan tongkat pikulan sebelum berangkat keesokan harinya.


Dengan memikul ranting menggunakan tongkat pikulan. Paling tidak, ia bisa membawa dua ikat besar ranting-satu di depan dan satu lagi dibelakang , itu berarti dua kali lipat lebih banyak dibandingkan memanggulnya.Dengan perasaan puas, ia pun pergi tidur.


Keesokan harinya, murid pertama yang sudah berencana akan bekerja kera , ,bangun tepat waktu dan langsung berangkat ke hutan.


Sementara itu, murid kedua masih tidur karena terlambat tidur memikirkan strategi. Tepat jam enam pagi, murid kedua bangun. Sesuai rencana, ia segera mencari batu asah dan mengasah parangnya sampai benar-benar tajam.Kemudian ia mencari tali dan tongkat pikulan. Setelah semua perlengkapan siap, ia segera berangkat ke hutan, jam menunjukkan pukul tujuh lebih.


Ketika jam menunjukkan pukul satu siang, murid kedua sudah berhasil mengumpulkan ranting cukup banyak. Ia segera mengikatnya menjadi dua dan memikulnya pulang. Sesampainya di rumah, diserahkannya ranting-rantingtersebut kepada gurunya. Ia berhasil mendapat banyak ranting dan pulang lebih cepat.


Sementara itu, murid pertama, karena tidak mengasah parangnya, harus menggunakan waktu dan energi yang lebih besar untuk memotong ranting pohon.Dengan demikian ia juga memerlukan waktu yang lebih banyak untuk beristirahat karena kelelahan. Belum waktu yang ia gunakan untuk mencari tali pengikat. Selain itu, dengan caranya membawa ranting kayu yang dipanggul di pundaknya, jumlah yang bisa dibawanya juga terbatas.

Renungan :Terkadang kita terbelenggu oleh kerutinan kerja sehari - hari , sehingga lupa " mengasah parang " yang berupa belajar , ikut pelatihan , training , mengadakan meeting , briefieng pagi dan lain - lain.
Padahal kegiatan diatas yang menurut kita " buang waktu " tersebut justru merupakan sarana ampuh untuk meningkatkan dan mengembangkan Skill , Knowledge dan Attitude kita.
Pelatihan , training , meeting , briefieng , pengarahan atau belajar pada dasarnya adalah bertujuan untuk " memudahkan " pekerjaan kita sehari - hari.
Bukankah mengasah parang selama 3 menit sangat tidak berarti saat kita harus menebang pohon selama 3 jam . . . . . . . . . . . .



DJODI
www.djodiismanto.blogspot.com



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!


Baca juga artikel lainnya dari Djodi Ismanto

Penyu Atau Ayam ?
Kisah Seorang Guru Dan Dua Muridnya
Belajar Dari Penjual Koran
Arti Sebutir Beras
Lompatan Paus
Artikel Selanjutnya :
Mengapa Dan Mengapa - Renungan Untuk Sabahat Bagian 2 (Artikel Anda) - Senin, 30 Juni 2008
Fear Of Risks (Artikel Anda) - Selasa, 01 Juli 2008
Pathway To Success - Bagian 3 (Artikel Anda) - Kamis, 03 Juli 2008
Berikan Kail, Bukan Ikan (Artikel Anda) - Jumat, 04 Juli 2008
Memecahkan Masalah Ala Wright Bersaudara (Artikel Anda) - Sabtu, 05 Juli 2008
Baca juga artikel sebelumnya :
Tidak Perlu Analisa (Artikel Anda) - Jumat, 27 Juni 2008
Cara Kreatif Mendulang Profit (Artikel Anda) - Kamis, 26 Juni 2008
Air Mata Dan Tawa Riang Untuk Indonesia (Artikel Anda) - Rabu, 25 Juni 2008
Perahuku (Artikel Anda) - Selasa, 24 Juni 2008
Arti Sebuah Keluarga (Artikel Anda) - Minggu, 22 Juni 2008

Bagaimana menurut kalian?


SHARE & BE HAPPY

FREE!!
Teman-teman yang LUAR BIASA, melalui program ini kami akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi secara rutin langsung ke E-mail Anda!

Ajak teman-teman dan keluarga ya :)

TAMAN MOTIVASI

semangat dan kepercayaan diri kunci utama untuk meraih kesuksesan. tak ada kata putus asa untuk terus mencoba.pupuk terus kepercayaan dirimu, karena kesuksesan milik semua manusia, termasuk juga kamu.

Pengirim: Ary Edria

TESTIMONIAL

Sebenarnya sudah lama aku ingin sekali bertemu dengan sesosok motivator Indonesia nomor 1, Andrie Wongso. Tapi belum sempat dipertemukan Tuhan dengan beliau. Biarpun begitu, aku tidak langsung kecewa, karena aku bisa secara langsung mendengarkan motivasi-motivasi beliau meskipun lewat sebuah radio.

Yang jelas aku kagum dengan beliau, aku senang motivasi beliau, aku senang semangat beliau untuk memberikan petuah-petuah bijak kepada semua kalangan masyarakat.

Aku ingin sekali bertemu dengan beliau, aku ingin sekali bertanya langsung kepada beliau, aku ingin sekali berjabat tangan dengan beliau, jika Tuhan berkehendak. Saat ini aku berharap penuh bisa meniru semangat, kegigihan, kedisiplinan, kecerdasan, kearifan, keteladanan, dan ke ke yang lain dari beliau.

Aku harap dan sangat berharap, bisa bersemangat menghadapi masalah apapun dan bersikap bijak. Jayalah terus ANDRIE WONGSO untuk Indonesia tercinta. MeRdeKa...!!!!!!!!!


Pengirim: Hartono

RADIO SONORA - Live Streaming

ANDRIE WONGSO SUCCESS WISDOM & MOTIVATION Dengarkan siaran bapak Andrie Wongso setiap hari Senin, Pk. 07.00 - 08.00 WIB, Live di 18 station & 15 kota.
Get the Flash Player to see this player.

HUBUNGI KAMI

OUR PARTNER


Alkisah Di Negeri Hidup Seorang Guru Silat Yang Sudah Sangat Tua.Ia Mempunyai Dua Murid Yang Masing-masing Memiliki Tingkat Keseriusan, Semangat, Dan Keuletan Belajar Silat Yang Sama. Untuk Mewariskan Perguruannya, Ia Harus Memilih Yang Terbaik Dari Keduanya. Pertandingan Di Antara Mereka Pun Dilakukan. Namun, Beberapa Kali Adu Kekuatan Selalu Berakhir Dengan Seimbang. Mereka Ternyata Mampu Menyerap Ilmu Yang Sama Dari Si Guru Silat. Selain Itu, Keduanya Juga Sering Berlatih Bersama-sama Sehingga Masing-masing Sudah Mengetahui Kelebihan Dan Kekurangannya. Untuk Mengetahui Mana Di Antara Mereka Yang Lebih Baik Dan Lebih Cerdik, Guru Tersebut Terpaksa Menggunakan Cara Lain. Suatu Tengah Malam, Guru Tersebut Memanggil Kedua Muridnya Dan Memberi Mereka Tugas, "Besok Pagi Kalian Pergilah Ke Hutan Mencari Ranting Pohon. Siapa Yang Pulang Dengan Hasil Yang Terbanyak, Dialah Yang Keluar Sebagai Pemenang." Sambil Menarik Napas Panjang Sang Guru Memperhatikan Kedua Muridnya Yang Sedang Mendengarkan Dengan Serius Kemudian Ia Melanjutkan, "Waktu Yang Tersedia Untuk Kalian Adalah Jam Lima Pagi Sampai Jam Lima Sore." Kemudian Guru Tersebut Mengambil Sesuatu Dari Bawah Meja Dan Berkata, "Ini Adalah Dua Bilah Parang Yang Dapat Kalian Gunakan, Ada Pertanyaan?" Karena Merasa Tugas Yang Diembankan Kepada Mereka Mudah, Mereka Pun Serempak Menjawab, "Tidak." "Baiklah Kalau Begitu, Sekarang, Kalian Cepatlah Beristirahat Dan Besok Bangun Lebih Pagi," Nasihat Sang Guru. Mendapat Tugas Yang Baru Ini, Di Benak Murid Yang Pertama Langsung Terbayang Bahwa Keesokan Harinya Ia Harus Bekerja Lebih Keras Dan Lebih Serius Karena Waktunya Terbatas. Ia Terlalu Terfokus Pada Waktu, Yakni Harus Berangkat Jam5 Tepat , Tidak Boleh Kurang Satu Detik Pun Dan Pulang Jam 5 Sore , Tidak Boleh Lebih. Setelah Yakin Dengan Waktunya, Ia Pun Pergi Tidur. Dengan Tugas Yang Sama, Murid Kedua Lebih Terfokus Pada Pekerjaan Yang Harus Dilakukannya. Ia Langsung Memeriksa Parang Yang Disediakan Oleh Gurunya, Dan Ternyata Parang Tersebut Adalah Parang Tua Yang Sudah Tumpul. Maka, Ia Pun Memutuskan, Besok Sebelum Berangkat Ia Akan Mencari Batu Asah Untuk Mengasah Parangnya Agar Menjadi Tajam Dan Siap Digunakan. Dengan Parang Yang Lebih Tajam, Hasil Yang Sama Dapat Diperoleh Dengan Upaya Yang Lebih Sedikit,pikirnya. Tantangan Kedua Yang Terbayang Di Benaknya Adalah Bagaimana Cara Membawa Ranting Pohon Lebih Banyak Secara Efisien Dan Efektif ? Sementara Temannya Sudah Tertidur Lelap, Ia Masih Mondar-mandir Di Depan Kamarnya, Memikirkan Cara Terbaik Untuk Membawa Ranting Dengan Jumlah Lebih Banyak. Setelah Berpikir Cukup Lama Dan Mempertimbangkan Berbagai Kemungkinan, Ia Memutuskanuntuk Menyiapkan Tali Pengikat Dan Tongkat Pikulan Sebelum Berangkat Keesokan Harinya. Dengan Memikul Ranting Menggunakan Tongkat Pikulan. Paling Tidak, Ia Bisa Membawa Dua Ikat Besar Ranting-satu Di Depan Dan Satu Lagi Dibelakang , Itu Berarti Dua Kali Lipat Lebih Banyak Dibandingkan Memanggulnya.Dengan Perasaan Puas, Ia Pun Pergi Tidur. Keesokan Harinya, Murid Pertama Yang Sudah Berencana Akan Bekerja Kera , ,bangun Tepat Waktu Dan Langsung Berangkat Ke Hutan. Sementara Itu, Murid Kedua Masih Tidur Karena Terlambat Tidur Memikirkan Strategi. Tepat Jam Enam Pagi, Murid Kedua Bangun. Sesuai Rencana, Ia Segera Mencari Batu Asah Dan Mengasah Parangnya Sampai Benar-benar Tajam.Kemudian Ia Mencari Tali Dan Tongkat Pikulan. Setelah Semua Perlengkapan Siap, Ia Segera Berangkat Ke Hutan, Jam Menunjukkan Pukul Tujuh Lebih. Ketika Jam Menunjukkan Pukul Satu Siang, Murid Kedua Sudah Berhasil Mengumpulkan Ranting Cukup Banyak. Ia Segera Mengikatnya Menjadi Dua Dan Memikulnya Pulang. Sesampainya Di Rumah, Diserahkannya Ranting-rantingtersebut Kepada Gurunya. Ia Berhasil Mendapat Banyak Ranting Dan Pulang Lebih Cepat. Sementara Itu, Murid Pertama, Karena Tidak Mengasah Parangnya, Harus Menggunakan Waktu Dan Energi Yang Lebih Besar Untuk Memotong Ranting Pohon.Dengan Demikian Ia Juga Memerlukan Waktu Yang Lebih Banyak Untuk Beristirahat Karena Kelelahan. Belum Waktu Yang Ia Gunakan Untuk Mencari Tali Pengikat. Selain Itu, Dengan Caranya Membawa Ranting Kayu Yang Dipanggul Di Pundaknya, Jumlah Yang Bisa Dibawanya Juga Terbatas. Renungan :Terkadang Kita Terbelenggu Oleh Kerutinan Kerja Sehari - Hari , Sehingga Lupa " Mengasah Parang " Yang Berupa Belajar , Ikut Pelatihan , Training , Mengadakan Meeting , Briefieng Pagi Dan Lain - Lain. Padahal Kegiatan Diatas Yang Menurut Kita " Buang Waktu " Tersebut Justru Merupakan Sarana Ampuh Untuk Meningkatkan Dan Mengembangkan Skill , Knowledge Dan Attitude Kita. Pelatihan , Training , Meeting , Briefieng , Pengarahan Atau Belajar Pada Dasarnya Adalah Bertujuan Untuk " Memudahkan " Pekerjaan Kita Sehari - Hari. Bukankah Mengasah Parang Selama 3 Menit Sangat Tidak Berarti Saat Kita Harus Menebang Pohon Selama 3 Jam . . . . . . . . . . . . DJODI Www.djodiismanto.blogspot.com
Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2012 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved



Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat
Teman-teman yang LUAR BIASA,

Mari kita membangun KEKAYAAN MENTAL melalui program Share & Be Happy, demi kehidupan yang lebih bernilai!

Melalui program ini, Andrie Wongso dan tim akan membagikan wisdom, inspirasi, dan motivasi dalam berbagai bentuk:
  1. Audio
  2. Slides Show yang diiringi musik dan suara langsung dari Andrie Wongso
  3. Widget
  4. Greeting Card
  5. Wallpaper
  6. Bookmark
  7. Poster
  8. Photo Frame
  9. Kalender
  10. Newsletter
dan masih banyak lagi! Semuanya menarik, bermanfaat, gratis, dan boleh dibagikan ke keluarga, teman, dan rekan-rekan Anda.

Untuk ikut program ini, daftarkan diri Anda sekarang juga sebagai anggota (member) website AndrieWongso.com. Caranya: isi formulir di bawah ini. Mudah kan?