| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Januari 2009 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
| • Djodi Ismanto |
| Kamis, 14-Pebruari-2008 |
| 09:42:53 WIB |
| Buah Pada Pohon Keberhasilan Anda |
| • Djodi Ismanto |
| Kamis, 19-Juni-2008 |
| 08:42:29 WIB |
| Lompatan Paus |
| • Djodi Ismanto |
| Minggu, 29-Juni-2008 |
| 09:48:41 WIB |
| Kisah Seorang Guru Dan Dua Muridnya |
| • Djodi Ismanto |
| Jumat, 01-Pebruari-2008 |
| 09:25:59 WIB |
| Belajar Dari Penjual Koran |
| Gelas Kaca Motivasi |
Lengkapi kesuksesan Anda dengan gelas eksklusif bertorehkan kata "Luar biasa!" ini
Maaf, Stok untuk produk ini sedang tidak ada |
View Shopping Product |
|
Ulat Dan Dedaunan ( 0 Komentar ) Oleh : Djodi Ismanto Kemarau telah berlalu dan beberapa hari ini musim penghujan sudah mulai dating. Pepohonan mulai menghijau karena dedaunan mulai tumbuh setelah lama meranggas. Ada seekor ulat merayap di antara dedaunan, bergoyang-goyang di terpa angin. "Apa kabar daun hijau," sapa ulat tersebut. Tersentak daun hijau menoleh kearah suara yang datang. "Ohh kamu ulat, mengapa badanmu keliatan kurus dan kecil begitu?" tanya daun hijau. "Aku hampir tidak mendapatkan dedaunan untuk makananku selama musim kemarau. Apakah engkau sudi membantuku sahabat?" kata ulat kurus tadi . "Tentu tentu, dekatlah kemari dan makanlah sebahagian daunku sepuasmu." Daun hijau berpikir, jika aku memberikan sedikit saja daunku ini untuk makanan si ulat, aku akan tetap hijau. Hanya saja aku akan keliatan berlobang-lobang. Tapi tak apalah... Perlahan-lahan ulat menggerakkan tubuhnya menuju ke daun hijau. Setelah makan dengan kenyang si ulat mengucapkan terima kasih kepada daun hijau yang telah merelakan sebagian tubuhnya menjadi makanan si ulat. Ketika ulat mengucapkan terima kasih kepada sahabat yang penuh kasih dan pengorbanan itu, ada rasa puas di dalam diri daun hijau. Sekali pun tubuhnya kini berlobang di sana-sini namun ia bahagia dapat melakukan sesuatu bagi ulat kecil yang lapar, dia menyadari bahwa kelak dia akan menjadi kering dan gugur.
Apa yang bisa kita petik dari cerita daun dan ulat di atas? Merelakan kesenangan dan kepentingan diri sendiri bagi orang lain memang tidak mudah, tetapi indah .Ketika berkorban diri kita sendiri menjadi seperti daun hijau yang berlobang namun sebenarnya itu tidak mempengaruhi kehidupan kita. Kita akan tetap hijau. Tuhan akan tetap memberkati dan memelihara kita.Bagi daun hijau berkorban merupakan sesuatu perkara yg mengesankan dan terasa indah serta memuaskan. Dia bahagia melihat sesamanya dapat tersenyum karena pengorbanan yang ia lakukan. Ia juga melakukannya karena menyadari bahwa ia tidak akan selamanya tinggal menjadi daun hijau, suatu hari ia akan kering dan jatuh. Jadikanlah berkorban itu sebagai sesuatu yg menyenangkan dan membawa sukacita tersendiri bagi Anda. Kita dapat berkorban dalam banyak perkara, mendahulukan kepentingan sesama, melakukan sesuatu bagi mereka, memberikan apa yang kita punyai dan masih banyak lagi pengorbanan yang dapat kita lakukan.
Yang mana yang sering kita lakukan? Menjadi ulat kecil atau menjadi daun hijau ? Jawabannya ada di dalam hati kita sendiri.
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| Belum Ada Komentar Untuk Artikel Diatas. Posting komentar Anda | |||||
|
|||||
|
( View : 2713 | Refer : 1 | Print : 57 | Rate :
0.00 / 0 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Rahasia Itu Akan Membunuhmu - Kamis, 29-Mei-2008; 08:34:39 | |||||
| Kekerasan Di Sekitar Kita... - Jumat, 30-Mei-2008; 09:44:46 | |||||
| Sekolah Kehidupan - Sabtu, 31-Mei-2008; 12:14:41 | |||||
| Pengusaha Pintar Vs Pengusaha Tidak Pintar - Senin, 02-Juni-2008; 08:21:43 | |||||
| Ilmu Besi - Selasa, 03-Juni-2008; 08:07:39 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| The Cheapest (and The Best!) Investment We Can Make - Selasa, 27-Mei-2008; 08:55:37 | |||||
| Membangun Hidup Yang Lebih Baik Di Awali Dari Sikap - Senin, 26-Mei-2008; 08:27:13 | |||||
| Putaran Roda Pedati - Senin, 26-Mei-2008; 07:32:19 | |||||
| Berapa Harga Secangkir Teh? - Sabtu, 24-Mei-2008; 10:48:04 | |||||
| Refleksi Dalam Satu Halaman - Jumat, 23-Mei-2008; 08:37:33 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3271 |
| Pengunjung Hari Ini | 2632 |
| Online | 43 |