| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender November 2008 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | ||||||
| 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 | 8 |
| 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 | 15 |
| 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 | 22 |
| 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 | 29 |
| 30 | ||||||
| • Final Prajnanta |
| Senin, 09-Juni-2008 |
| 08:25:07 WIB |
| The Power Of Open Mind |
| • Final Prajnanta |
| Kamis, 27-September-2007 |
| 11:00:08 WIB |
| The Power Of Change |
| • Final Prajnanta |
| Rabu, 12-Maret-2008 |
| 08:30:04 WIB |
| Faktor Luck Dalam Kesuksesan |
| • Final Prajnanta |
| Selasa, 05-Juni-2007 |
| 13:17:15 WIB |
| Belajar Dari Anak-anak |
| Keramik Bingkai |
| Ukuran Medium |
| Hidup adalah PROSES BELAJAR & BERJUANG tanpa batas |
View Shopping Product |
|
Never Ever Give-up ( 4 Komentar ) - Klik Profil Penulis Rating Artikel : Oleh : Final Prajnanta
"It is fatal to enter any war without the will to win it."
Dikisahkan oleh Bud Greenspan dalam bukunya "100 Greatest Moments in Olympic History" menjelaskan kisah menarik tentang atlet pria pada Olimpiade musim panas di Mexico tahun 1968. Pelari Ethiopia - Abebe Bikila yang difavoritkan merebut emas Olimpiade ke-3nya tersingkir karena cedera yang dialaminya. Rekannya, Mamo Wolde memenangkan medali emas, sementara Kenji Kimihara, pelari Jepang merebut medali perak. Pertandingan ini berlangsung pada tanggal 20 Oktober 1968 di stadion Olympic Mexico. Namun kisah menariknya ketika pertandingan sudah dinyatakan usai dan sudah banyak orang meninggalkan stadion, John Stephen Akhwari, pelari dari Tanzania tetap berlari memasuki stadion untuk menyelesaikan perlombaan. Yang menarik dari kisah ini - Akhwari berlari dengan kaki yang berdarah dan diperban! Dengan berlari kesakitan di setiap langkahnya, dia memasuki garis finish. Sementara penonton dan pelari lainnya terkesima untuk kemudian memberikan tepuk tangan dan teriakan meriah laksana dia seorang juara! Akhwari sangat kaget ketika ditanya wartawan mengapa dia tidak mundur saja daripada menahan rasa sakit padahal sudah tidak ada peluang lagi untuk menang. Tampaknya dia terkejut dengan pertanyaan tersebut, kemudian Akhwari menjawab : "I don't think you understand. My country did not send me to Mexico City to start the race. They sent me to finish the race." (Saya tidak yakin anda tahu. Negara saya tidak mengirim saya ke kota Meksiko hanya untuk mengikuti start pertandingan. Mereka mengirim saya untuk menyelesaikan pertandingan.). Coba kita perhatikan apa makna terdalam dari cerita ini? Akhwari menunjukkan bahwa menyerah karena cedera bukanlah pilihan seseorang yang bermental juara. Gagal menjadi juara ternyata bukan alasan bagi kita untuk harus menyerah dan mengakhiri pertandingan sebelum waktunya. Kepercayaan yang diberikan kepada kita harus kita pertanggungjawabkan meskipun kita mengalami kegagalan. Kita juga hidup dalam suatu pertandingan, pertandingan untuk memenangkan kehidupan. Kita memulai, kita ikut berlari, namun banyak di antara kita sudah menyerah sebelum menyelesaikan perlombaan. Kita hidup dan berkembang seperti lari maraton 40 km. Jika kita menyerah pada kilometer ke-30, kita tidak akan pernah merasakan nikmatnya sampai di garis finish! Maka janganlah cepat menyerah, kerahkan seoptimal mungkin kemampuan anda! Tips untuk Menjadi Pribadi yang Pantang Menyerah Manusia bisa berubah. Manusia yang tidak pernah menyadari kekeliruannya daan tidak mau berubah adalah pribadi yang tidak akan pernah sukses dalam hidupnya. Di bawah ini adalah tips-tips untuk menjadi pribadi tangguh yang pantang menyerah :
Nasib manusia akan ditentukan oleh Yang Maha Kuasa berdasarkan usaha yang telah dilakukannya. Tinggal anda yang memutuskan sekarang, mau menjadi pemenang atau pecundang?
Salam Never Give-up! Final Prajnanta Penulis dan pemerhati masalah motivasi dan marketing Penulis bisa dihubungi di f_prajnanta@yahoo.co.id
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| • | Tanggal Komentar: Rabu, 21-Mei-2008; 08:45:32 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : azka subhan ( azka@bi.go.id ) | |||||
| "Pak Final ini emang pribadi yang hebat dan motivator ulung, he always win what he really want to do in his life. Great article. Thanks for the tips, bro." | |||||
| • | Tanggal Komentar: Senin, 19-Mei-2008; 08:32:58 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : Taufiq RM ( taufiqridla@yahoo.co.id ) | |||||
| "Luar biasa, pak !!! ceritanya bisa jadi referansi untuk menyemangati mahasiswa saya di LP3I" | |||||
| • | Tanggal Komentar: Selasa, 13-Mei-2008; 08:01:03 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : Riyan ( araymaster@plasa.com ) | |||||
| "Artikel dahsyat pak Final...! TErus berkarya memotivasi anak bangsa...! Bravo!" | |||||
Komentar Lainnya | |||||
|
|||||
|
( View : 1778 | Refer : 12 | Print : 91 | Rate :
9.00 / 3 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Sikap Mental Juara - Senin, 12-Mei-2008; 08:39:22 | |||||
| Segelas Air Putih - Senin, 12-Mei-2008; 10:22:47 | |||||
| Mengatasi Rintangan - Selasa, 13-Mei-2008; 09:09:52 | |||||
| Jangan Dorong Menjadi Tua - Jumat, 16-Mei-2008; 09:45:25 | |||||
| Saatnya Bangkit!!! - Minggu, 18-Mei-2008; 22:51:02 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Becoming The Winning Team - Jumat, 09-Mei-2008; 09:49:11 | |||||
| Pemenang Sejati - Rabu, 07-Mei-2008; 13:19:46 | |||||
| Bicaralah Sesuai Golongan Darahnya - Selasa, 06-Mei-2008; 13:29:08 | |||||
| Barang-barang Di Rumahku - Senin, 05-Mei-2008; 10:00:50 | |||||
| Aturlah Energi Anda, Jangan Diboroskan! - Senin, 05-Mei-2008; 09:11:15 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3706 |
| Pengunjung Hari Ini | 319 |
| Online | 15 |