| Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai | ||
| Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia ! | ||
| Kalender Januari 2009 | ||||||
| S | M | T | W | T | F | S |
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
| • Tommy Setiawan |
| Senin, 15-September-2008 |
| 09:44:59 WIB |
| Kesuksesan Sama Dengan Ukuran Seberapa Besar Anda Menguntungkan |
| • Tommy Setiawan |
| Minggu, 09-November-2008 |
| 12:16:18 WIB |
| Membuat Alam Semesta Melayani Anda |
| • Tommy Setiawan |
| Rabu, 09-Juli-2008 |
| 08:39:59 WIB |
| Dalam Keheningan Peta Solusi Akan Tampak Lebih Jelas |
| • Tommy Setiawan |
| Kamis, 27-Maret-2008 |
| 09:16:56 WIB |
| Mewujudkan Kesuksesan Tanpa Batas |
| CD Audio - 10 Wisdom & Success #6 |
| Terdiri dari 1 CD |
| Dapatkan segera koleksi CD Audio 10 Wisdom terbaru ini |
View Shopping Product |
|
Kemuliaan Sifat Berbagi Dari Para Philanthropist ( 1 Komentar ) - Klik Profil Penulis Rating Artikel : Oleh : Tommy Setiawan Adalah sebuah keniscayaan bahwa kita hidup dalam dunia yang terikat pada serangkaian Hukum Alam. Hukum Tuhan ini akan mengikat setiap sendi kehidupan manusia, tidak terkecuali yang terkait dengan kesuksesan. Ada serangkaian aturan yang berlaku, salah satunya adalah bahwa pencapaian kesuksesan itu selalu membutuhkan hadirnya faktor "pengungkit" (leverage) dan faktor "pemungkin" (enabler). Di sini aturan mainnya adalah, kedua faktor tersebut, pengungkit dan pemungkin, tidak akan datang dengan sendirinya. Mereka haruslah "DI-" datangkan. Artinya, siapa pun yang secara sadar sedang berusaha membangun kesuksesan, ia haruslah mampu untuk mengundang hadirnya kedua faktor tersebut, atau dalam bahasa spiritualnya, "mengijinkan" dirinya dibantu oleh para pengungkit dan para pemungkin. Untuk memahami mengenai bagaimana cara terbaik untuk "mengijinkan" diri kita terbantu, kita bisa berkaca pada individu sukses yang secara konsisten sudah melakukannya. Bill Gates, founder dan chairman Microsoft, adalah figur yang ideal untuk kita jadikan sebagai bahan pembelajaran. Siaran pers BBC News melaporkan bahwa Bill & Melinda Gates Foundation sampai tahun 2005 saja telah mendonasikan dana sebesar total 27 Milyar Dollar ke lebih dari 100 negara. Semuanya untuk kegiatan nirlaba, seperti pemberantasan TBC, malaria dan penanggulangan HIV. Bahkan dalam World Economic Forum di Davos 2004, Bill Gates secara terbuka menyatakan,"...adalah menjadi tugas saya untuk memastikan bahwa kekayaan kami DIKEMBALIKAN kepada masyarakat..." Dengan donasi sedahsyat itu, menjadi bangkrutkah Bill Gates? Kenyataannya adalah, bisnis Microsoft justru tumbuh makin menggurita. Yang patut kita catat, program donasi itu bukan dimulai saat dia "telah" menjadi konglomerat. Sifat berbagi itu sudah lama dijalaninya. Bill & Melinda Gates Foundation merupakan gabungan dari 2 yayasan milik keluarga Bill Gates dan keluarga istrinya, Melinda, yang sudah lama beroperasi. Contoh lain yang bisa kita jadikan bahan pembelajaran adalah figur Oprah Winfrey. Melalui yayasan Oprah's Angel Network, Oprah telah menyalurkan dana sebesar 300 Juta Dollar. Jauh dari bangkrut, bahkan sebaliknya, popularitas dan jaringan bisnis Oprah bahkan telah menginspirasi jutaan pemirsa di seluruh dunia. Bill Gates dan Oprah tidaklah sendiri. Tak terhitung banyaknya dermawan di seluruh dunia yang secara ikhlas telah menunjukkan semangat berbagi yang luar biasa. Dalam kosa kata modern, mereka disebut sebagai para PHILANTHROPIST. Dari catatan media massa, para philanthropist ini justru merupakan pemimpin atau pun pebisnis yang sedang berada di puncak kesuksesannya. Mereka seakan-akan dikarunia faktor "pengungkit" dan faktor "pemungkin" yang tidak ada habis-habisnya. Dalam kamus Webster's Revised Unabridged Dictionary, kata philanthropist ditafsirkan sebagai: "mereka yang mencintai kemanusiaan dan selalu mengupayakan untuk berbuat kebaikan bagi sesamanya..." Inilah KUNCI sukses mereka. Dengan berbagi, mereka justru akan menerima lebih dan lebih lagi. Hasilnya, keberuntungan seolah-olah selalu menaungi setiap langkah mereka. Dalam ajaran agama, sudah berkali-kali ditegaskan bahwa jika kita berbagi dengan sesama, maka Tuhan akan membalasnya dengan berkali-lipat banyaknya. Para philanthropist ini adalah buktinya. Bahkan, fenomena tersebut bisa dijelaskan dengan sangat ilmiah untuk membantu kita memahaminya secara rasional. Dari sudut pandang Fisika Kuantum, setiap partikel sub-atomik disusun atas "pilinan" energi yang disebut QUARK. Maka quark adalah penyusun yang terkecil dari alam semesta. Partikel sub-atomik itulah yang akan menyusun inti atom dan elektron, dan kemudian menyusun molekul, dan seterusnya. Uniknya, quark dari semua mahluk di alam semesta ini adalah SERUPA. Saya, Anda, kita, pohon, tanah, air, udara, tersusun atas quark yang sama. Seolah-olah, alam semesta ini adalah sebuah organisme tunggal. Erbe Sentanu dalam bukunya, Quantum Ikhlas, mengatakan bahwa di level kuantum, apa yang disebut subyek, obyek atau predikat ternyata adalah SATU. Ini artinya, bila Anda berbagi dengan sesama, menolong orang lain, merawat lingkungan, sebenarnya Anda memberi kepada diri Anda sendiri. Di sinilah kemurahan "sistem akuntansi Tuhan", karena Anda akan menerima LEBIH dari yang telah Anda berikan. Berbagilah, ulurkanlah tangan Anda, tebarkanlah ilmu, maka niscaya Sang Maha Pemurah akan menghadirkan "pengungkit" dan "pemungkin" dalam kehidupan Anda. Sebagai penutup, ijinkan saya menyampaikan salam hormat pada segenap penulis di www.andriewongso.com, yang secara ikhlas telah berbagi ilmu dan saling menebar energi positif. Khususnya kepada Bapak Andrie Wongso, yang telah menstimulasi kami semua untuk terus berkarya. Teruslah BERBAGI dan yakinlah bahwa Tuhan menginginkan kita semua untuk SUKSES. Ditulis oleh Tommy Setiawan, seorang trainer, penulis dan pengamat industri MLM. Tommy dapat dihubungi melalui blowbytommy@yahoo.com atau melalui 0812 80 56772.
|
|||||
![]() | |||||
| Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA Komentar Artikel : | |||||
| • | Tanggal Komentar: Selasa, 29-April-2008; 16:02:28 | ||||
| Nama Pengirim Komentar : Andreas Saputro ( saputroa@yahoo.com ) | |||||
| "Pak Tommy benar sekali, kita semuanya sebenarnya terdiri dari partikel yang satu sehingga uang yang kita berikan akan memutar dan kembali kepada kita. Sebab itu memang perlu melatih diri untuk memberi setiap hari sebab kebiasaan memberi uang receh pun akan dianggap oleh otak kita bahwa kita lebih kaya dan akan menarik energi kekayaan itu kepada kita. " | |||||
Komentar Lainnya | |||||
|
|||||
|
( View : 2915 | Refer : 2 | Print : 84 | Rate :
9.00 / 1 Votes )
| |||||
| Artikel Selanjutnya | |||||
| Persainganku Dengan Bae Young Jun - Senin, 28-April-2008; 08:36:05 | |||||
| Cita-cita Yang Tertunda - Senin, 28-April-2008; 10:16:23 | |||||
| Tahyul - Rabu, 30-April-2008; 08:59:04 | |||||
| Aturlah Energi Anda, Jangan Diboroskan! - Senin, 05-Mei-2008; 09:11:15 | |||||
| Barang-barang Di Rumahku - Senin, 05-Mei-2008; 10:00:50 | |||||
| Artikel Sebelumnya | |||||
| Melaju Di Arah Yang Salah - Rabu, 23-April-2008; 08:36:31 | |||||
| Change Your Mantra - Selasa, 22-April-2008; 08:56:51 | |||||
| Makhluk Tuhan Paling Laris - Senin, 21-April-2008; 16:38:42 | |||||
| Bekerja Dengan Cerdas - Senin, 21-April-2008; 10:00:07 | |||||
| Koleksi Kalender - Senin, 21-April-2008; 09:28:45 | |||||
| Pengunjung Kemarin | 3143 |
| Pengunjung Hari Ini | 105 |
| Online | 13 |