|
|||
|
Penulis : Team Andriewongso.com
Kamis, 10-April-2008
Selama ini, kematian yang disebabkan oleh penyakit kanker dan
aneka penyakit ganas lainnya cukup tinggi. Hal tersebut salah satunya karena
biasanya penderita terlambat mendeteksi penyakitnya. Saat terdeteksi, sang
pasien kebanyakan sudah mencapai stadium akut karena kekurangtahuan atau
ketidakadaan informasi yang mendukung. Hal ini juga menimpa anak-anak. Penyakit
kanker dan kronis pada anak menunjukkan peningkatan belakangan ini.
Masalah kurangnya informasi ini menggugah para peneliti dari University of Manitoba, Winnipeg, Canada. Mereka mencoba membuat sebuah game interaktif di dunia maya. Tujuannya, selain menghibur anak-anak, juga menyebarluaskan dan saling tukar informasi seputar penyakit ganas ini. Dengan game yang disesuaikan bagi anak-anak, diharapkan anak yang menderita sakit dan yang masih sehat bisa berinteraksi serta berbagi satu sama lain. Dr. Roberta Woodgate, peneliti dari University of Manitoba menyebutkan bahwa tujuan pembuatan game ini yakni untuk mengatasi masalah soal kanker dan penyakit lain dengan bahasa anak-anak "Kanker merupakan sesuatu yang menakutkan bagi anak-anak. Kami ingin membantu mereka mengatasi hal itu dengan cara yang paling sesuai untuk mereka," tuturnya. Karena itu, mereka juga melakukan wawancara dengan anak usia 7-17 tahun untuk menentukan konten game yang sesuai dengan karakter anak. Nantinya, game interaktif itu akan mengenalkan berbagai gejala penyakit melalui sebuah cerita yang tidak mengandung unsur kekerasan, misalnya perjalanan melalui hutan atau rumah berhantu dan menghadapi berbagai tantangan. Dikuti dari ITNews, Roberta Woodgate berharap game ini dapat mengajarkan kepada anak-anak bagaimana menyadari dan mengelola gejala-gejala sakit di kehidupan nyata, seperti rasa capek dan sakit. Tentunya, kita di Indonesia juga berharap game semacam ini bisa dinikmati oleh anak-anak Indonesia khususnya, dan orangtua pada umumnya. Dengan begitu, sharing pengalaman dan pengetahuan ini akan mengurangi ketidaktahuan soal penyakit ganas tersebut. Semoga. |
|||
|
Komentar Anda
Pengirim : raden Kusumarojo
Memang betul dengan bermain dan seni anak2 pasien penderita kanker bisa lebih mengerti tentang penyakit yang dideritanya dan menjaga dirinnya sendiri. ini pengalaman saya selama 2 tahun sebagai relawan psikologi di RS kanker Dharamis.
|
|||
|
|||
| ( View : 1415 | Refer : 0 | Print : 62 | Rate : 0.00 / 0 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Huruf Braille Di Ponsel (AW Corner) - Jumat, 11-April-2008 | ||
| • | Warnet Koin (AW Corner) - Sabtu, 12-April-2008 | ||
| • | Kurangi Konsumsi Coklat Dan Keju Berlebihan (AW Corner) - Minggu, 13-April-2008 | ||
| • | Kesulitan Mengeja Karena Sering Sms (AW Corner) - Senin, 14-April-2008 | ||
| • | Bukan Sembarang Payung (AW Corner) - Selasa, 15-April-2008 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Akses Internet Supercepat (AW Corner) - Rabu, 09-April-2008 | ||
| • | Robot Pengganti Babysitter (AW Corner) - Selasa, 08-April-2008 | ||
| • | Cinta Dimulai Dari Hidung (AW Corner) - Senin, 07-April-2008 | ||
| • | Software Penangkal Pornografi (AW Corner) - Minggu, 06-April-2008 | ||
| • | Omah Mlaku (AW Corner) - Sabtu, 05-April-2008 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



