|
|||
|
Penulis : Agoeng Widyatmoko
Rabu, 09-April-2008
Dalam beberapa kali seminar soal kewirausahaan, saya sering
mendengar orang yang berkata bahwa modal utama usaha adalah keberanian alias
kenekadan. Karena mendapat masukan semacam itu, otak saya pun terpacu untuk
menjalankan berbagai usaha, dari sejak saya sekolah menengah atas (SMA),
kuliah, dan bahkan ketika bekerja pada sebuah institusi. Usaha saya kala itu
memang tergolong mikro. Skalanya memang tak besar. Tapi, modal yang saya
keluarkan untuk beberapa usaha tersebut, dari jualan jam tangan, jualan aneka
aksesoris, buka pengetikan komputer, broker cetakan, hingga event organizing
(EO) tetap saja ukurannya cukup besar untuk kantong saya saat itu.
Asal berani dan asal ada peluang, saya pasti akan langsung maju dengan modal yang saya miliki. Hasilnya? Secara hitung-hitungan angka sangat tidak memuaskan. Tapi, secara hitung-hitungan "modal masa depan", saya merasa tak rugi sama sekali. Tapi, sebagai manusia biasa, siapa sih yang tidak kecewa modal hilang begitu saja? Herannya, entah kenapa, suatu ketika seorang teman menawarkan sebuah peluang bisnis, karena di mata saya usaha itu cukup berprospek, tanpa memikir lagi saya invest modal saya. Dan, lagi-lagi saya kejeblos. Modal tak balik seperti harapan. Tapi, anehnya, keberanian membuka usaha itu tak pernah surut. Hanya saja, kali ini saya lebih memakai perhitungan berdasar pengalaman. Hasilnya beberapa memang mulai menunjukkan grafik kenaikan. Meskipun, proses jatuh bangun it uterus saya alami. Nah, berangkat dari pengalaman tersebut, saya hanya ingin berbagi. Jika setuju, silakan dipakai cara saya, kalaupun tidak, semua itu adalah hak Anda. Berbagai pengalaman tersebut membuat saya menyimpulkan beberapa hal berikut:
Sekali lagi, soal keberanian ini semata bukan hanya urusan nekad. Tapi, perlu juga menggunakan perhitungan yang matang. Jadi, masih nekadkah Anda? |
|||
|
Komentar Anda
Pengirim : Nyoman RPN
Saya setuju. Barangkali juga berani butuh persiapan. Terima kasih dan sukses.
|
|||
|
|||
| ( View : 3381 | Refer : 1 | Print : 162 | Rate : 0.00 / 0 Votes ) | |||
| Artikel Selanjutnya : | |||
| • | Bayi-bayi Bisnis (Entrepreneur Corner) - Rabu, 23-April-2008 | ||
| • | Dana Sos, Uang Penyelamat II (Entrepreneur Corner) - Selasa, 13-Mei-2008 | ||
| • | Positive Thinking Attitude (Entrepreneur Corner) - Kamis, 22-Mei-2008 | ||
| • | Menarilah Dan Menyanyilah Sesuka Hatimu.. (Entrepreneur Corner) - Rabu, 28-Mei-2008 | ||
| • | How To Run A New Business (Entrepreneur Corner) - Selasa, 03-Juni-2008 | ||
| Artikel Sebelumnya : | |||
| • | Good Investment (Entrepreneur Corner) - Senin, 24-Maret-2008 | ||
| • | BuatAction Plan Buat Diri Anda Sendiri (Entrepreneur Corner) - Sabtu, 15-Maret-2008 | ||
| • | Atur Doong Keuangan Kita... (Entrepreneur Corner) - Selasa, 11-Maret-2008 | ||
| • | Untung Besar Atau Untung Berlipat? (Entrepreneur Corner) - Selasa, 04-Maret-2008 | ||
| • | 15 Hari Lagi Menuju Full Tda (Entrepreneur Corner) - Jumat, 22-Pebruari-2008 | ||
| Menu Artikel | |
| Mau Berbagi ? | |
|
|



