Ayo Berbagi motivasi dan semangat
Pusat Artikel Motivasi, Cerita Motivasi dan Kata Bijak
 
Home
Profile AW
Interaksi AW
Artikel AW
AW 4U
FREE Corner
AW Shop
Majalah LuarBiasa
 
Artikel Tetap
Penulis : Prie GS - Budayawan dan penulis SKETSA INDONESIA
Rating Artikel :
Rabu, 26-Maret-2008
Mumpung novel dan film Ayat-Ayat Cinta sedang menjadi fenomena, izinkan saya numpang terkenal. Bukan karena dua nama di balik proyek ini ada adalah orang yang  dekat dengan hidup saya, melainkan karena sebuah kerepotan  yang amat menganggu saya, sejak novel ini terkenal. Sebelum kerepotan itu lebih jauh  saya bicarakan, baiklah saya ceritakan lebih dahulu siapa dua orang penting itu.

          Pertama adalah Habiburrahman Al Shirazy, sang penulis dan kedua adalah Anif Sirsaeba, adik Habib. Anif adalah nama yang amat berjasa membawa novel kakaknya itu ke sana kemari, menawarkananya ke sana kemari, mencari endorsement ke sana- kemari, bernegosiasi ke sana kemari, sehingga Ayat-Ayat Cinta menjadi sebesar ini. Bentuk fisiknya memang tak seberapa. Orang malah cenderung salah sangka jika ketemu Anif untuk kali pertama. Tetapi dengarkan kalau ia sudah ngomong, seluruh anggota tubuhnya  akan bergerak  sedemikian rupa. Matanya akan melotot dan kalau perlu ludahnya akan muncrat kesana-kemari.

Ia adalah negosiator  ulung. Jangan coba-coba membuat negosiasi penting dengan Habib tanpa izin adiknya. Ini bisa membuatnya marah. Semula dia adalah mahasiswa  yang sering mendengar ceramah jurnalistik saya di kampusnya. Sebagai pendengar ia sering mencari perhatian saya dengan menjual keangkuhannya. Tapi ia belum tahu bahwa yang ia hadapi ini adalah Prie GS yang juga memiliki keangkuhan yang sama. Akhirnya orang yang sama-sama angkuh capek sendiri dan memutuskan menjadi kakak dan adik saja. Saya kakaknya, dia adik angkat saya. Jadi betapapun saya lebih tua darinya. Maka  kalaupun lebih pintar, ia harus punya tertip menghormati saya. Apa boleh buat!

          Pernah dua orang ini Habib dan Anif,  diundang ke Jakarta oleh sebuah PH yang tertarik utnuk menggarap proyek Ayat-Ayat Cinta. Diundang, tetapi menurut Anif tidak diperlakukan semestinya. Diminta menunggu terlalu lama. Diangap sebagai orang desa yang amat butuh pekerjaan. Anif mestinya sudah jagoan menangani keadaan ini, tetapi dari Jakarta ia memerlukan menelpon saya. ‘'Apa yang harus saya lakukan?'' tanyanya. ‘'Keluar dari ruangan itu. Segera! Kalau perlu tanpa pamit!'' kata saya. ‘'Kamu ini orang miskin. Jadi jangan mau dihina. Jangan miskin dua kali!'' tambah saya. Dan ia setuju dengan nasihat ini. Ya, dari awal, kami memang orang-orang yang mendidik diri sendiri untuk kuat di hadapan kemiskinan. Kami menjalaninya dengan gembira. Kepada orang-orang yang menghina dan  meremehkan kemiskinan, kami ganti akan memandang mereka dengan sebelah mata. Agak pendendam memang. Tapi teknik ini pasti ini adalah usaha yang cerdas untuk melawan tekanan.

          Lewat Anif inilah Novel Ayat-Ayat Cinta cetakan pertama dibawa ke rumah dan saya membacanya. Dalam soal menulis, saya merasa tidak kalah hebat dari Habib, maka jika bicara soal teori sastra, saya bisa lebih berbusa-busa dari Habib. Jadi saya tidak tertarik membicarakan novel Habib itu dari sudut kesusastraan. Tetapi novel ini rampung saya  baca dan di beberapa bagian saya terharu dibuatnya. Kesimpulan saya sederhana; inilah buku yang ditulis dengan ketulusan. Tumpah begitu saja. ‘'Kakakmu ini Hamka kecil,'' gumam saya saat itu. Cuma berguma memang. Tetapi kalimat itulah yang kini ada sebagai endorsement di novel Ayat-ayat Cinta cetakan berikutnya.

          Waktu itu saya benar-benar berguman karena secara disiplin bercerita, bahkan sastrawan sebesar Hamka saya anggap begitu begitu saja. Saya merasa lebih bisa mengarang-ngarang plot yang dramatik, kalimat-kalimat yang kenes dan diksi yang gaya. Tetapi Hamka tidak. Ia lurus saja seperti layaknya gaya  orang tua. Tetapi membaca novelnya, air mata saya bisa berleleran. Habib di mata saya, memiliki konteks seperti ini. Oo, ternyata ada yang lebih tua umurnya dari apa yang saya pahami sebagai sastra itu. Ada sesuatu yang lebih bertenaga dari  sekadar teori sastra. Untuk sementara saya ingin menyebutnya sebagai jiwa yang menyeluruh. Tak peduli apapun kata-katamu, jalau jiwamu tumpah  seluruh, ia akan menjadi  gelombang yang luar biasa, pikirku. Tetapi aku tidak cukup puas dengan kata-kata sendiri ini. Aku membutuhkan  seorang seperti  Ignas Kleden untuk mau menjelaskan kepada khalayak dengan bahasa yang lebih sekolahan. Ignas adalah manusia sekolahan yang saya kagumi. Ia punya hutang pada saya untuk kejelasan ini.

          Oya, saya masih akan berceirta tentang  Habib dan Anif, tetapi terpaksa harsu bersambung di kolom berikutnya. Tunggu saja!

 

          Prie GS

Komentar Anda
Pengirim : adjie
pertama, saya makin kagum pada Mas Prie, utamanya kelincahan kalimat Anda. Ke dua, saya butuh pencerahan agar tulisan saya selincah karya Anda Ketiga, ada resep untuk bisa berkarya yang punya jiwa macam itu ?
     1     
( View : 9946 | Refer : 4 | Print : 122 | Rate : 9.00 / 2 Votes )
Artikel Selanjutnya :
Mewujudkan Kesuksesan Tanpa Batas (Artikel Tetap) - Kamis, 27-Maret-2008
Mau Menjual? Diamlah Sejenak! (Artikel Tetap) - Jumat, 28-Maret-2008
Software-nya Orangtua (Artikel Tetap) - Senin, 31-Maret-2008
Masalah Membuat Anda Menjadi Kuat (Artikel Tetap) - Selasa, 01-April-2008
Ilmu Yang Menerangi Hati (Artikel Tetap) - Rabu, 02-April-2008
Artikel Sebelumnya :
36 Ji (strategy) For Happy Life - Strategy Ke-31 (Artikel Tetap) - Selasa, 25-Maret-2008
Pecah Telor (Artikel Tetap) - Senin, 24-Maret-2008
Benarkah Ada Keberuntungan? (Artikel Tetap) - Minggu, 23-Maret-2008
Nilainya Melebihi Satu Milyar Rupiah (Artikel Tetap) - Rabu, 19-Maret-2008
Work-life Balance (Artikel Tetap) - Senin, 17-Maret-2008
Menu Artikel
»   Kumpulan Catatan Andrie Wongso
»   Kumpulan AW Artikel
»   Kumpulan Artikel Tetap
»   Kumpulan Artikel Anda
»   Kumpulan Ada Ada Saja
»   Kumpulan AW Corner
»   Kumpulan AW Inspirational Video
»   Kumpulan AW Jokes
»   Kumpulan Campus Corner
»   Kumpulan English Corner
»   Kumpulan Entrepreneur Corner
»   Kumpulan Family Corner
»   Kumpulan Health Corner
»   Kumpulan Info Terkini
»   Kumpulan Peristiwa Luar Biasa
»   Kumpulan Resensi Buku
»   Kumpulan Serba Serbi
»   Kumpulan Serba Serbi Olimpiade
»   Kumpulan Smartorial
»   Kumpulan SMS
»   Kumpulan Sports Corner
»   Kumpulan Success Story
»   Kumpulan Tahukah Anda
Mau Berbagi ?
Sahabat-sahabat yang LUAR BIASA... Cerita, Motivasi, Semangat ada tidak hanya untuk diri sendiri, tapi alangkah baiknya kita berbagi bersama.
Untuk itu mari kita bersama-sama saling berbagi cerita-cerita motivasi dengan menekan MAU BERBAGI? dipojok kanan atas atau klik Kirim Artikel
Produk Motivasi

15 cerita motivasi yang akan mengubah hidup Anda.

...
Powered by:
Profil Motivator nomor 1 Indonesia, Artikel, T.Motivasi, Testimoni, dan Share & Be Happy. Serta kunjungi AW Shop dan Galeri Foto
Copyright © 2006-2010 Andriewongso.com Action & Wisdom Motivation Training. All Rights Reserved
Motivation Motivator Motivational Bijaksana Kata Motivasi Motivasi Motivate Kata-kata Motivasi Kata Mutiara Kata Bijak Persahabatan Semangat