Misi : Membangun Kekayaan Mental Manusia Indonesia Demi Kehidupan Yang Lebih Bernilai
Slogan : Bosan kita menderita ! Saatnya Bersama ! Bangun Indonesia !
   Tell A Friend  |  Contact Us  |  Sitemap
 
 
 
Talk Show: Andrie Wongso Smart Motivation Setiap Hari Senin. Jam 07.05 WIB - 08.00 WIB (Live Interaktif Motivation). Jam 15.05 WIB - 16.00 WIB (Siaran Ulang). Di Radio SMART FM: Jakarta 95.9 FM, Makasar 101.1 FM, Palembang 101.8 FM, Banjarmasin 101.1 FM, Balikpapan 97.8 FM, Medan 101.8 FM, Semarang 93.4 FM, Ral FM Manado 102,65 FM, Smart FM Surabaya 88,9 FM Jangan lupa dengarkan setiap hari kapsul-kapsul Wisdom & Motivation.
Kalender Oktober 2008
S M T W T F S
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31
Baca Juga
• Lenny Wongso
  Selasa, 14-Agustus-2007
  16:54:33 WIB
Selingkuh? Amit-amit, No Way Lah
• Lenny Wongso
  Selasa, 10-Juni-2008
  17:22:10 WIB
Era Keterbukaan Ortu Dengan Anak
• Lenny Wongso
  Senin, 29-Oktober-2007
  09:09:02 WIB
Dosen Juga Manusia
• Lenny Wongso
  Jumat, 27-Juni-2008
  16:29:06 WIB
Biar Tua Tetap Belajar
Shopping Product
Memo Album Motivasi
Semi Kulit
Memo Album Motivasi bertuliskan Success Is My Right
 
View Shopping Product
Family Corner
Sabtu, 22-Maret-2008; 10:30:18 WIB
Nilai Usia
( 1 Komentar )
Rating Artikel :
Oleh : Lenny Wongso

Di suatu pagi hari, saat turun dari lantai atas, tiba-tiba mata saya melihat serangkai mawar merah tergeletak di atas meja. Ehm, 14 Februari, Valentine Day. Siapa gerangan pemilik bunga mawar itu? Saya pun dengan serta merta menghampiri pembantu untuk bertanya. "Mbak, bunga siapa tuh?" "Punya Valdy Bu. Dari kemarin sudah nitip uang dan pesan minta dibeliin bunga mawar", jawab si pembantu. "Mau dikasih ke siapa bunganya?" tanya saya penasaran. "Nggak tau mau dikasih siapa. Harganya pas mahal lagi bu, kan hari ini valentine. Satu tangkai aja Rp......, Valdy minta dibeliin 8 tangkai." Urusan tanya jawab pun tidak berlanjut karena yang bersangkutan sudah pergi ke sekolah.
Siang hari, tiba-tiba telepon berbunyi dari Valdy, "Ma, aku minta ijin nggak pulang rumah ya, mau pergi ke rumah duka di....", "Siapa yang meninggal Val?" Tanya saya. "Papanya si anu, kasihan lho ma, umurnya baru 41 tahun," jawab Valdy. Setelah memberi ijin dan berpesan untuk hati-hati di jalan dan memberi kabar lebih lanjut, kami pun bertemu lagi saat malam hari.

Valdy bercerita tentang kesedihannya melihat teman dan keluarganya menangis dan berduka. Usaha teman-teman untuk menghibur pun sia-sia.

Tiba-tiba saya teringat bunga mawar tadi pagi dan dengan bercanda menanyakan kepada Valdy, "Val, minta mbak beli bunga mawar mau kasih siapa sih, mama boleh tahu nggak?" "Buat si anu ma, kan kasihan papanya meninggal," jawab Valdy dengan polos. "Pake uang tabunganku sendiri lho ma. Boleh ditukerin nggak ma? Biar besok aku bisa jajan kalau laper hehehe."

Menjelang tidur, ada perasaan lega, senang dan sedikit malu mengiringi. Prasangka bahwa anakku yang "masih" 12 tahun sudah berpikir mau "nembak" temen ceweknya ternyata salah. Keinginannya menghibur teman yang sedang berduka (walaupun harus menguras dompet) memberi gambaran bahwa anakku memiliki sensitivitas pada penderitaan orang lain, sungguh membanggakan dan luar biasa!

Tak dipungkiri, meninggal di usia yang relatif muda, mencerminkan bahwa usia manusia tidak dapat diprediksi. Entah seberapa pun panjang umur yang dapat kita nikmati, yang utama adalah seberapa bekal kita untuk pindah alam mempertanggungjawabkan semua tindakan kita di hadapan sang khalik?

Suatu pagi, datang ke rumah saya, ibu guru les mandarin anak-anak yang usianya sudah di atas 70 tahun tetapi masih tampak enerjik. Dia bercerita diminta memberikan testimoni oleh dokter jantungnya di Metro TV untuk berbagi kepada pemirsa dan sesama penderita (dia divonis dokter 30% jantungnya tidak lagi berfungsi dengan baik). Ibu guru tersebut menanyakan bagaimana tata cara muncul di TV karena dia tahu beberapa hari sebelumnya kami sekeluarga rekaman untuk acara Kick Andy di Metro TV. Walaupun tampak ada ketegangan karena hendak berbicara di stasiun TV, tetapi dia puas telah berjumpa dan mendengarkan pesan yang saya sampaikan kepadanya.

Netter yang berbahagia,

Ibu guru yang telah berusia lanjut, dengan penuh semangat, setiap hari memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya demi mengajar ilmu kepada anak didiknya. Walaupun saat ini, tenaga yang dipunyai sangatlah terbatas karena kondisi kesehatannya, tetapi dia tidak pernah berhenti dan menyerah! Maka untuk acara di TV, saya memberi masukan agar menularkan semangat hidup yang dipunyainya kepada para pemirsa yang menonton acara tersebut. Kondisi tubuh bisa melemah, penyakitpun bisa mendera, tetapi bukanlah alasan untuk patah semangat dalam mengisi sisa hidup yang kita punyai dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat.

Kita bisa berkaca dan belajar dari sikap dan semangat sang ibu guru.

Tentu kita patut bersyukur, dengan apa yang kita miliki saaat ini, kesehatan dan usia muda. Teman-teman dan keluarga, sepantasnya kita jaga dengan baik melalui memelihara pikiran positif dan  meluangkan waktu untuk berolah raga.

Salam sukses luar biasa! 



baca berita di lintas berita | Infogue.com
Stumbleupon.com  Digg.com  Mister-Wong.com  Reddit.com  Technorati.com  ma.gnolia.com  Newsvine.com  Plugim.com  Blinkbits.com  Co.mments.com  del.icio.us  Propeller.com  Scoopeo.com  Slashdot.org  Simpy.com 
Facebook.com  Fark.com  Furl.net  Google.com  Gwar.pl Spurl.net  Sphere.com  Taggly.com  Squidoo.com  Scuttle.org 
 
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA

Komentar Artikel :

Tanggal Komentar: Selasa, 25-Maret-2008; 14:09:12
  Nama Pengirim Komentar : MULYADI BUDI SANTOSA ( mulyadi.budisantosa@af.co.id )
  "Sebelumnya cuma pengin nanya, apakah Ibu Lenny Wongso ada hub. keluarga dg Bp. Andrie Wongso? maaf pengin tahu aja. Saya bersyukur karena sudah membaca tulisan Ibu dan dapat menyimpulkan maknanya, menurut saya kurang lebihnya ad. sbb : Hidup ini adalah menjalankan ibadah tetapi jgn lupa utk menuntut ilmu dan hidup ini adalah berkewajiban menuntut ilmu tapi harus didasari dengan ibadah, arti lainnya ad. hidup ini akan jauh lebih memiliki makna dengan segala keindahannya manakala kita bisa memiliki manfaat untuk orang lain dengan memberikan sebagian rizki, waktu dan kemampuan yang kita miliki. Jangan sampai kita merasa malu karena kalah dlm hal "rasa empati" dibanding dg adik Valdy yg msh 12th tetapi sensitiv'nya melebihi orang dewasa. Untuk itu mari kita manfaatkan kemampuan dan waktu karunia dari Tuhan dengan berbuat yang lebih baik dan lebih baik lagi. Salam Sukses dan tetap Semangat !"
 Komentar Lainnya
           
( View : 6221 | Refer : 3 | Print : 122 | Rate : 8.50 / 2 Votes )
Artikel Selanjutnya
Era Keterbukaan Ortu Dengan Anak - Selasa, 10-Juni-2008; 17:22:10
Biar Tua Tetap Belajar - Jumat, 27-Juni-2008; 16:29:06
Artikel Sebelumnya
Dosen Juga Manusia - Senin, 29-Oktober-2007; 09:09:02
Maaf Dan Lupakan!!! - Rabu, 10-Oktober-2007; 00:02:42
Selingkuh? Amit-amit, No Way Lah - Selasa, 14-Agustus-2007; 16:54:33
Toloooong - Rabu, 13-Juni-2007; 16:40:43
Skul Ke Luar Negeri? Gengsi Boo! - Kamis, 22-Pebruari-2007; 13:02:29
AW Jumlah Pengunjung
Pengunjung Kemarin 1532
Pengunjung Hari Ini 213
Online 8
Pengiriman Artikel dan AW Jokes
Jika Anda ingin mengirimkan Artikel, silahkan tekan tombol dibawah ini
Layanan Informasi

Layanan pelanggan - CSO 1

Layanan pelanggan - CSO 2
Bukan untuk konsultasi pribadi

Sitemap | Contact Us | Privacy Policy Copyright © 2007, Andriewongso.com - Action & Wisdom Motivation Training, All Rights Reserved

Profil | Artikel | AW Shop | AW Friends | AW Chat | Q & A | T.Motivasi | Testimoni | Galeri Foto | Download

Keywords: motivation | motivasi | andrie | wongso | andrie wongso | andre wongso | andri wongso | artikel | belajar | sukses | usaha | orang | bijaksana | komunitas | disiplin kerja | modal usaha | orang orang sukses | pembelajar | otodidak | luar biasa