Masih ingat dengan mobil Knight Rider, sebuah serial film
tentang mobil canggih yang bisa bicara dan memberi anjuran pada pengendaranya?
Hal yang nampaknya dulu hanya ada dalam dunia khayalan, sepertinya akan segera
menjadi kenyataan. Sebab, mobil yang didesain dengan teknologi komputer mulai
banyak dikembangkan. Salah satunya, oleh pabrikan mobil asal Italia, Fiat.
Pabrikan yang dulu terkenal dengan produknya Fiat Uno itu
mengenalkan sebuah program yang dinamai dengan EcoDrive Blue&Me. Tak
tanggung-tanggung, mereka menggandeng perusahaan software terbesar Microsoft.
Lorenzo Sistino, CEO Fiat Automobiles SpA dalam ungkapannya
kepada Associated Press menyebut bahwa mobil ini mengadopsi konsep mobil balap
formula satu. "Ini pertamakalinya, sebuah mobil dikawinkan dengan
perangkat komputer. Ini merupakan era baru teknologi informasi yang
dikembangkan pada sektor automotif. Saat ini, baru mobil Formula I yang
menggunakan perangkat komunikasi antara mobil dan komputer," ujarnya.
Dengan teknologi EcoDrive Blue&Me ini, pengemudi bisa
"berkomunikasi" dengan komputer sehingga dapat mengetahui kondisi mobil secara
detail. Pengendara juga dapat memilih cara mengendalikan mobil sesuai selera
dengan menyetingnya terlebih dulu. Setingan dapat disimpan dalam sebuah chip
apabila ada pengendara lain yang menggunakan mobil yang sama.
Ada
lagi kehebatannya. Teknologi EcoDrive bisa merekam data perjalanan mobil serta
menyimpannya. Data tersebut dapat di-
download
langsung ke USB. Kemudian dapat di-
upload
ke program komputer untuk dianalisa oleh
software
khusus Fiat. Dari sini akan diketahui pola konsumsi bahan bakar serta emisi CO2
yang dilepaskan.
Selanjutnya, pihak Fiat akan memberikan rekomendasi pada
pengemudi jika cara mengemudinya dianggap memboroskan bahan bakar, seperti
waktu yang tepat untuk menginjak pedal rem saat jalan macet, atau mengganti
posisi
gear yang tepat. Dengan cara
seperti ini, pengemudi akan bisa selalu ter-
update
dengan semua masalah yang ada di
mobilnya. "Cara merubah gaya
berkendara dapat meningkatkan efisiensi cukup signifikan. Bahkan dapat
menghemat bahan bakar hingga 20 persen," sebut Lorenzo.
Kemajuan teknologi semacam ini memang diharapkan bisa
menjadi solusi berbagai masalah berkendara di masa mendatang. Misalnya,
meminimalisir kecelakaan. Tetapi, unsur paling utama tetaplah pada manusia yang
menjalankan. Bagaimana pendapat Anda?
Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
|
|
Baca juga artikel lainnya dari Team Andriewongso.com
|
 |
Internet Cegah Penurunan Fungsi Otak?
|
 |
Andrei Arshavin yang Luar Biasa
|
 |
Emas Luar Biasa dari Gulat
|
 |
Hewan Tertua
|
 |
Tangan Buatan Bisa Mengetik Dan Memegang Kartu Kredit
|
|
|
| Artikel Selanjutnya : |
 |
Kamera Tembus Baju
(AW Corner) -
Selasa, 18 Maret 2008
|
 |
Email Memperlambat Pekerjaan
(AW Corner) -
Rabu, 19 Maret 2008
|
 |
Idiamond
(AW Corner) -
Kamis, 20 Maret 2008
|
 |
Kacamata Pengingat
(AW Corner) -
Jumat, 21 Maret 2008
|
 |
Cincin Supermungil
(AW Corner) -
Sabtu, 22 Maret 2008
|
|
| Baca juga artikel sebelumnya : |
 |
Ponsel Bertangan Dan Berkaki
(AW Corner) -
Minggu, 16 Maret 2008
|
 |
Rusaknya Memori Otak Mengurangi Kecerdasan
(AW Corner) -
Sabtu, 15 Maret 2008
|
 |
Obsesi Arab Menjadi Supplier Energi
(AW Corner) -
Jumat, 14 Maret 2008
|
 |
Bir Peduli Lingkungan?
(AW Corner) -
Kamis, 13 Maret 2008
|
 |
Remote Kedipan Mata
(AW Corner) -
Rabu, 12 Maret 2008
|
|
|